ADVERTISEMENT
Kamis, Februari 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kepolisian

Keluarga Korban Desak Polres Nabire Segera Umumkan Hasil Uji Lab Kematian Suster Perawat RSUD Deiyai

Keluarga mendesak agar hasil lab segera diumumkan Polres Nabire guna mencegah menimbulkan ketersinggungan keluarga atas peristiwa kematian tidak wajar Pekei.

12 Januari 2025
0
Keluarga Korban Desak Polres Nabire Segera Umumkan Hasil Uji Lab Kematian Suster Perawat RSUD Deiyai

Petugas kesehatan RSUD Deiyai Almarhum Suster Norlince Pekei yang meninggal akibat diduga mengalami keracunan usai mengkonsumsi makanan yang dibeli di Pasar Pagi Wonorejo, Kelurahan Bumi Wonorejo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis 2 Januari 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Keluarga korban mendesak pihak Kepolisian Resor (Polres) Nabire, Kepolisian Daerah Papua segera mengumumkan hasil uji laboratorium ihwal kematian Norlince Pekei.

Norlince Pekei merupakan suster perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

Diduga Norlince meninggal akibat keracunan makanan dan lauk yang dibeli di Pasar Pagi, Kelurahan Bumi Wonorejo, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Kamis 2 Januari 2025 lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sekembali dari pasar korban bersama anak-anaknya menyantap nasi goreng dan ikan yang baru saja dibeli.

Baca Juga

Pilot dan Co-Pilot Smart Air yang Tewas Ditembak di Korowai Dievakuasi ke Timika

Susi Air Mendarat di Bandara Bokondini, TNI–Polri Perketat Pengamanan

“Hari Kamis 2 Januari itu, setelah makan istri saya mengeluh sakit ulu hati lalu mencret hingga tak sadarkan diri,” ujar suami korban, Dr Ferdinant Pakage, MAP, MM kepada wartawan di Nabire, Papua Tengah, Minggu 12 Januari 2025.

Dikatakan, Norlince yang tidak sadarkan diri kemudian dilarikan ke IGD RS Nabire.

“Sampai di IGD saya minta segera dipasang oksigen karena istri sudah tak sadarkan diri,” kenangnya.

Namun sayang tidak berselang lama, Norlince menghembuskan nafas terakhir,” Istri saya meninggal di pangkuan saya dengan busa yang keluar dari mulut dan hidung. Kata petugas medis saat itu, istri saya keracunan,” ungkapnya.

Menurut Ferry Pakage, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Deiyai, saat itu juga kasus kematian tidak wajar sang istri langsung dilaporkan keluarga ke Polres Nabire dan Polda Papua Tengah.

Selain itu, kesepakatan keluarga korban dan Kepala Pasar Pagi Bumi Wonorejo, pasar ditutup sementara terhitung Senin-Sabtu (6-11/1) akibat kematian tak wajar itu.

“Pihak Polres Nabire juga menyampaikan kepada kami keluarga korban, akan berkomitmen mengungkap peristiwa kematian tak wajar istri saya yang diduga kuat meninggal akibat keracunan usai mengkonsumsi nasi goreng dan ikan yang baru dibeli di pasar,” ujar Ferry.

Menurutnya, hingga kini keluarga Almahrumah juga masih menunggu informasi dari pihak Polres hasil uji laboratorium sampel makanan yang sudah dikirim ke RS Bhayangkara Jayapura.

Keluarga mendesak agar hasil lab segera diumumkan Polres Nabire guna mencegah menimbulkan ketersinggungan keluarga atas peristiwa kematian tidak wajar Pekei.

Ferry menegaskan, hingga Minggu 12 Januari, ia dan keluarga besar baik di Deiyai maupun Nabire masih menunggu hasil sampel makanan RS Bhayangkara Jayapura pihak Polres Nabire.

Jika dalam waktu dekat belum ada kejelasan hasil uji laboratorium RS Bhayangkara Jayapura, pihaknya mendesak diambil alih rumah sakit lain agar segera dituntaskan kasus yang merenggut nyawa perawat RSUD Deiyai tersebut.

“Kalau sengaja dibuat molor pihak-pihak tertentu, kami akan adukan kasus kematian tak wajar ini agar dibuka ke publik. Saya tegaskan, kasus ini saya bersama keluarga adukan kepada Presiden Republik Indonesia, Mabes Polri atau Komnas HAM RI,” tegasnya.

Dikatakan, kematian tidak wajar tersebut membuat keluarga sangat marah dan terpukul. Keluarga juga masih memendam amarah hingga saat ini. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pilot dan Co-Pilot Smart Air yang Tewas Ditembak di Korowai Dievakuasi ke Timika

Pilot dan Co-Pilot Smart Air yang Tewas Ditembak di Korowai Dievakuasi ke Timika

12 Februari 2026
Susi Air Mendarat di Bandara Bokondini, TNI–Polri Perketat Pengamanan

Susi Air Mendarat di Bandara Bokondini, TNI–Polri Perketat Pengamanan

12 Februari 2026
Buruh Moker Freeport Tagih Keadilan, Beri Tenggat 21 Hari ke Pemkab Mimika

Buruh Moker Freeport Tagih Keadilan, Beri Tenggat 21 Hari ke Pemkab Mimika

12 Februari 2026
Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

11 Februari 2026
Kontak Tembak di KM 50 Areal Kerja Freeport, Satu Prajurit TNI Gugur

Kontak Tembak di KM 50 Areal Kerja Freeport, Satu Prajurit TNI Gugur

11 Februari 2026
Pendekatan Humanis TNI Berbuah Hasil, Dua Senjata Api Diamankan di Kampung Mosso

Pendekatan Humanis TNI Berbuah Hasil, Dua Senjata Api Diamankan di Kampung Mosso

11 Februari 2026

POPULER

  • Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    777 shares
    Bagikan 311 Tweet 194
  • Ngaku Istri Pejabat Papua Tengah, Wanita Ini Labrak Oknum ASN Berpakaian Dinas

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

    582 shares
    Bagikan 233 Tweet 146
  • Bupati Mimika Ultimatum ASN: Pangkat Tidak Sesuai Jabatan Siap Dinonaktifkan

    578 shares
    Bagikan 231 Tweet 145
  • Sejumlah Perwira Polres Mimika Bergeser Jabatan, Ini Pesan Kapolres

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
Next Post
Batas Usia Pensiun Karyawan Swasta 59 Tahun, Berbeda dengan PNS. Berikut Penjelasannya

Batas Usia Pensiun Karyawan Swasta 59 Tahun, Berbeda dengan PNS. Berikut Penjelasannya

Polisi Tangkap Empat Pelaku Pengedar Ribuan Obat Terlarang di Timika

Polisi Tangkap Empat Pelaku Pengedar Ribuan Obat Terlarang di Timika

Kapal Perintis Akhirnya Sandar di Dermaga Sipu-Sipu Jita, Harga Tiket Terjangkau Rp16.500

Kapal Perintis Akhirnya Sandar di Dermaga Sipu-Sipu Jita, Harga Tiket Terjangkau Rp16.500

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id