ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Tahun 2025, Dinkes Mimika Jalankan Pelayanan Puskesmas Jalan Kaki di Wilayah Gunung

“Delapan Nakes yang sempat disandera oleh KKB, mereka saat ini masih berada di Timika dan tetap melaksanakan tugas membantu di beberapa Puskesmas dalam kota”.

16 Desember 2024
0
Tim Kerja Malaria Dinkes Mimika Bersama Tim Ahli Kemenkes Evaluasi Inovasi Daerah Tempo Kas Tuntas

Reynold Ubra, Kepala Dinkes Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, mulai Januari 2025 akan melaksanakan program inovasi pelayanan Puskesmas Jalan Kaki (Pusjaki) untuk wilayah gunung dan kunjungan rumah untuk di wilayah kota.

Reynold Ubra, Kepala Dinkes Mimika kepada koranpapua.id di salah satu hotel di Timika mengatakan, program Pusjaki dan kunjungan rumah bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

Ujicoba model pelayanan ini sudah dilakukan petugas Puskesmas Kwamki Narama, Puskesmas Mapurujaya dan Puskesmas Wania sejak Mei 2024 lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Petugas kesehatan wajib berkunjung ke rumah warga untuk memantau kondisi kesehatan anggota keluarga,” ujar Reynold.

Baca Juga

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

Dikatakan, pelayanan Pusjaki di wilayah gunung sangat diharapkan oleh Valentinus S. Sumito, Pj Bupati Mimika, agar masyarakat di kampung-kampung juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama seperti di kota.

“Kami memastikan penerapan model pelayanan ini akan dijalankan ke 26 Puskesmas berlaku pada Januari 2025,” pungkasnya.

Pasca Penembakan Pilot, Nakes Kembali Bertugas

Reynold menambahkan Tenaga Kesehatan (Nakes) sudah kembali bertugas di sejumlah wilayah pedalaman pasca penembakan Mr. Glen Malcolm Conning, pilot helikopter di Distrik Alama, 15 Agustus 2024 lalu.

Adapun tiga wilayah di pegunungan yang sudah mulai dilayani kembali yakni, Jila, Tsinga dan Hoya.

Ia berharap mulai Januari 2025, pelayanan kesehatan di tiga wilayah itu sudah berjalan normal.

Kembalinya Nakes ke tempat tugas, setelah Dinkes melakukan rapat koordinasi dan menerima masukan dari tokoh masyarakat setempat.

Termasuk mendapatkan jaminan keamanan dari Kapolres Mimika dan Dandim 1710 Mimika.

Dikatakan, untuk saat ini Nakes yang melaksanakan tugas di tiga wilayah itu masih menerapkan sistem shift.

Khusus untuk delapan Nakes yang sempat disandera oleh KKB, mereka saat ini masih berada di Timika, dan tetap melaksanakan tugas membantu di beberapa Puskesmas dalam kota.

“Petugas yang naik diroling, setelah satu bulan di atas mereka kita jemput turun ganti dengan yang lain. Sebenarnya hanya dua minggu kita roling. Tapi setelah dievaluasi kurang efisien dari sisi anggaran,” katanya.

Dikatakan seluruh biaya transportasi pulang pergi setiap pergantian shift ditanggung oleh Dinas Kesehatan dari pos anggaran Otsus.

Untuk transportasi udara, Dinkes bekerjasama dengan salah satu maskapai penerbangan sipil yang beroperasi di Timika.

Dan untuk transportasi laut bagi petugas di pesisir bekerjasama dengan salah satu pengusaha speedboat.

“Kerjasama dengan pengusaha transportasi udara dan laut bertujuan supaya memudahkan mobilisasi petugas kesehatan secara berkala,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, mantan Sekretaris Komisi Perlindungan HIV-Aids Mimika ini juga mengucapkan terima kasih kepada media yang senantiasa menjalankan fungsi kontrol sosialnya.

Dimana setiap menuliskan informasi mengenai keluhan masyarakat, Dinas Kesehatan langsung merespons memperbaiki sistem pelayanan.

Menurutnya, berbicara mutu pelayanan seharusnya tidak perlu muluk-muluk. Paling penting masyarakat mudah mengakses pelayanan atau tidak.

“Kalau mudah mengakses, pasien menunggu lama atau tidak, bertemu dengan dokter atau tidak. Pelayanan cepat atau tidak,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

15 Juni 2026
Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

15 Juni 2026
Prajurit TNI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil di Medan Ekstrem Puncak Jaya

Prajurit TNI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil di Medan Ekstrem Puncak Jaya

15 Juni 2026
Sentuhan Peduli Satgas Pasgat: Merawat Luka Warga Digigit Anjing Liar di Bomakia Boven Digoel

Sentuhan Peduli Satgas Pasgat: Merawat Luka Warga Digigit Anjing Liar di Bomakia Boven Digoel

15 Juni 2026
Polres Mimika Musnahkan Lebih dari 3.000 Liter Miras Ilegal, Hasil Operasi Enam Bulan

Polres Mimika Musnahkan Lebih dari 3.000 Liter Miras Ilegal, Hasil Operasi Enam Bulan

15 Juni 2026
Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

15 Juni 2026

POPULER

  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Antrian Panjang Pengisian BBM: Viktor Kabey: Apa Artinya Barcode Jika Manajemen SPBU Tidak Konsisten

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Guru asal Flores Meninggal di Mappi, Mama Mina Ingin Memeluk Anaknya untuk Terakhir Kali

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Lokasi Gerakan Pangan Murah di Pelataran Gereja Diaspora Dipadati Ribuan Warga, DKP Potong 11 Ekor Babi

Lokasi Gerakan Pangan Murah di Pelataran Gereja Diaspora Dipadati Ribuan Warga, DKP Potong 11 Ekor Babi

Biro Pelayanan Kaum Bapak Perkarya Kingmi Klasis Mimika Laksanakan Natal Bersama Hari Ini

Biro Pelayanan Kaum Bapak Perkarya Kingmi Klasis Mimika Laksanakan Natal Bersama Hari Ini

Pantauan TPID Mimika, Ketersediaan Pangan, Gas Elpiji dan BBM Mencukupi Hingga Januari 2025

Pantauan TPID Mimika, Ketersediaan Pangan, Gas Elpiji dan BBM Mencukupi Hingga Januari 2025

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id