ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Sosialisasi Pre TAS Filariasis, Dinkes Mimika Tetapkan Koperapoka dan Limau Asri sebagai Titik Survey Pengambilan Sampel

Kecacatan ini bisa ditangani pada laki-laki kecuali pada area kemaluan dengan cara operasi. Sementara yang mengalami pembengkakan pada kaki, tangan maupun di payudara pada perempuan tidak dapat dibantu melalui operasi.

5 November 2024
0
Sosialisasi Pre TAS Filariasis, Dinkes Mimika Tetapkan Koperapoka dan Limau Asri sebagai Titik Survey Pengambilan Sampel

Obeth Tekege, Kabid P2P dan Kamal, Kasie P2P Dinkes Mimika foto bersama Sunardi, dari NTDS Kemenkes l, Irawati Wike dari Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Papua dan peserta usai pembukaan, Selasa 5 November 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah memberikan sosialisasi Pre Transmission Assesment Survey (TAS) Filariasis atau kaki gajah, Selasa 5 November 2024.

Sosialisasi yang berlangsung di salah satu hotel di Timika melibatkan petugas kesehatan dari Puskesmas dan Babinsa serta Babinkamtibmas Kampung Limau Asri Timur dan Limau Asri Barat.

Reynold Ubra Kepala Dinas Kesehatan Mimika melalui Obeth Tekege, Kabid P2P menjelaskan, dalam program Pre TAS Filariasis, Dinkes menetapkan tiga kampung menjadi titik survey pengambilan sample.

Tiga titik itu yakni, Kampung Limau Asri Timur dan Kampung Limau Asri Barat yang masuk wilayah pelayanan Puskesmas Limau Asri, Distrik Iwaka dan Kelurahan Koperapoka, wilayah BLUD Puskesmas Timika, Distrik Mimika Baru.

Baca Juga

Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

Dipilihnya tiga titik itu, dikarenakan pada tahun sebelumnya sudah mempunyai kasus Filariasis. Pengambilan sampel darah berlangsung selama empat hari, dimulai Rabu 6 November sampai Sabtu 9 November 2024.

Adapun sasaran pengambilan sampel adalah anak berusia 18 tahun keatas. “Setelah sosialisasi ini tim langsung turun ke lapangan untuk survey dan pengambilan sampel di tiga titik,” kata Obeth.

Ia berharap melalui TAS ini memperoleh hasil yang baik, supaya bisa ditangani agar tidak ada kasus penularan baru kepada masyarakat lain.

Sunardi, Tim NTDS Kemenkes mengungkapkan, kaki gajah merupakan salah satu penyakit menular yang disebar melalui gigitan nyamuk.

Dan untuk Provinsi Papua Tengah, Mimika menjadi salah satu kabupaten yang masuk daerah endemis penyakit ini.

“Selama ini kita tahu penularan melalui nyamuk hanya malaria atau Demam Berdarah Dengue. Ternyata Filariasis yang menyebabkan kematian penyebarannya juga lewat nyamuk,” jelasnya.

Sunardi menuturkan, Filariasis selain berujung kematian, pasien juga mengalami kecacatan seumur hidup atau permanen.

Kecacatan ini bisa ditangani pada laki-laki kecuali pada area kemaluan dengan cara operasi.

Sementara yang mengalami pembengkakan pada kaki, tangan maupun di payudara pada perempuan tidak dapat dibantu melalui operasi.

Dijelaskan, Mimika mempunyai sejarah panjang kasus filariasis sejak ditemukan tahun 2012. Pada saat itu endemisnya diatas satu persen berdasarkan hasil survey.

Berdasarkan kasus itu, Dinkes Mimika mengadakan Program Obat Pencegahan Massal (POPM) selama lebih dari lima tahun. Ini dilakukan mengingat satu tahun awal cakupannya masih sebesar 1,5 persen.

Setelah lima tahun, POPM saat ini kembali melakukan Transmission Assesment Survey di lapangan untuk mengetahui apakah masih ada kasus penularan atau sudah bebas.

Mendukung suksesnya TAS ini, Sunardi mengajak pihak Babikamtibmas dan Babinsa, kepala kampung dan lurah di tiga wilayah itu, untuk turut mendukung petugas di lapangan, dengan cara mengajak masyarakat untuk menerima pelayanan.

Pada tahap awal ini, pengambilan sampel darah menggunakan metode rapit tes cepat pada siang hari. Untuk mendapatkan hasilnya hanya membutuhkan waktu lima sampai 10 menit.

Bagi yang reaktif dijadwalkan pengambilan sampel darahnya pada pukul 22.00 WIT secara door to door untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

“Pemeriksaan laboratorium bertujuan untuk mencocokan mikro filariasisnya benar ada atau tidak,” pungkasnya.

Irawati Wike dari Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Papua menjelaskan, eliminasi Filariasis di Mimika sudah dimulai dengan tahap pre TAS Filariasis.

Kemudian dilanjutkan TAS satu dan TAS dua dan masuk TAS tiga baru Mimika dinyatakan bebas Filariasis.

Dalam kegiatan ini, ia mengharapkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak untuk mengumpulkan masyarakat.

“Jika memang tidak memungkinkan mengumpulkan warga bisa memberitahu bahwa petugas akan datang ke rumah-rumah warga,” harapnya.

Kamal, Kepala Seksi P2P Dinkes Mimika menjelaskan pengambilan sampel untuk tiga titik sasarannya sebanyak 300 orang.

Kepada setiap warga yang sudah diambil sampel darahnya, petugas akan memberikan bahan kontak berupa perlengkapan kesehatan, berupa sabun mandi sebagai bentuk ucapan terima kasih sudah meluangkan waktu diperiksa.

Perlu diketahui filariasis atau penyakit kaki gajah disebabkan oleh tiga spesies cacing filaria, yaitu Wucheria Bancrofti, Brugia Malayi, dan Brugia Timori, yang ditularkan dengan perantaraan nyamuk sebagai vektornya.

Pencegahan Filariasis dapat dilakukan dengan cara membersihkan tempat-tempat perindukan nyamuk, menutup barang-barang bekas, menguras tempat-tempat penampungan air dan penyemprotan secara massal.

Selain itu menggunakan pelindung diri saat bekerja di luar rumah, menggunakan baju lengan panjang dan menggunakan obat anti nyamuk.

Kemudian cara mencegah dengan minum obat Ivermectin, Diethylcarbamazine (DEC) dan Albendazole. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

16 Oktober 2026
26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

16 Oktober 2026
Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

16 Oktober 2026
Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

16 Oktober 2026
Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

16 Oktober 2026
Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

16 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    804 shares
    Bagikan 322 Tweet 201
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Besok SK PPPK Tenaga Kesehatan Mimika Tahun 2023 Dibagikan

Besok SK PPPK Tenaga Kesehatan Mimika Tahun 2023 Dibagikan

Ratusan Kendaraan Roda Dua yang Menumpuk di Halaman Satlantas Mimika Akan Dilelang

Ratusan Kendaraan Roda Dua yang Menumpuk di Halaman Satlantas Mimika Akan Dilelang

Pelipatan 230 Ribu Surat Suara Mulai Dilakukan, KPU Mimika Pekerjakan 60 Warga

Pelipatan 230 Ribu Surat Suara Mulai Dilakukan, KPU Mimika Pekerjakan 60 Warga

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id