ADVERTISEMENT
Kamis, Maret 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Kenaikan UMP 38 Provinsi di Indonesia, Papua Tengah 4,13 Persen, Baca Daftar Lengkap Terendah hingga Tertinggi

Apindo mendukung demokratisasi dalam pengupahan, karena pihak yang paling memahami kondisi perusahaan adalah bipartit internal, termasuk manajemen dan serikat pekerja.

4 November 2024
0
Kenaikan UMP 38 Provinsi di Indonesia, Papua Tengah 4,13 Persen, Baca Daftar Lengkap Terendah hingga Tertinggi

Ilustrasi uang. (foto:ilustrasi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah bersama pengusaha dan buruh sudah mulai membahas terkait kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025.

Buruh sudah meminta kenaikan UMP 2025 sebesar 8%-10%, namun para pengusaha meminta kenaikan UMP 2025 mengikuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2023 tentang Pengupahan.

ADVERTISEMENT

Nantinya, besaran kenaikan UMP 2025 akan diumumkan pada 21 November 2024

Advertisement. Scroll to continue reading.

Para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membahas UMP 2025.

Baca Juga

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

“Apindo adalah bagian dari tripartit bersama serikat pekerja dan pemerintah, terutama dalam siklus terkait dengan upah,” kata Airlangga saat konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, kemarin.

Dalam pertemuan itu, para pengusaha yang tergabung dalam Apindo berharap sistem upah dapat mencerminkan perkembangan ekonomi, berbasis regulasi serta mempertimbangkan produktivitas.

Kemudian, juga mencakup komitmen untuk tidak hanya fokus pada UMP, tetapi juga mempertimbangkan Struktur Upah dan Skala Upah (SUSU).

Menurutnya, UMP lebih bersifat sebagai jaring pengaman. Namun, yang sebenarnya berlaku adalah SUSU.

Skema pengupahan berbasis SUSU menetapkan kenaikan upah melalui hasil negosiasi bipartit antara pengusaha dan pekerja.

Untuk pekerja dengan masa kerja lebih dari 1 tahun, kenaikan upah ditetapkan berdasarkan produktivitas pekerja dan perusahaan.

“Jadi, di atas UMP, sebaiknya diserahkan kepada pelaku usaha masing-masing, karena ini tentu saja kondisinya juga berbeda-beda,” ujarnya.

Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Bob Azam berharap perdebatan mengenai upah tiap tahunnya tidak hanya terjebak dengan persoalan upah minimum, tetapi juga memperhatikan upah di atasnya yang mencerminkan produktivitas pekerja dan perusahaan.

Apindo mendukung demokratisasi dalam pengupahan, karena pihak yang paling memahami kondisi perusahaan adalah bipartit internal, termasuk manajemen dan serikat pekerja.

“Upah minimum tetap ada, tapi lebih dari itu sebaiknya diakomodasi melalui struktur upah masing-masing perusahaan. Karena yang paling tau maju mundurnya perusahaan itu adalah bipartit perusahaan itu. Spirit itu yang kami sampaikan,” tutur dia.

Daftar Lengkap UMP 2024 di 38 Provinsi Indonesia:

  1. Aceh dari Rp3.413.666 menjadi Rp3.460.672 (naik 1,38 persen)
  2. Sumatera Utara dari Rp2.710.493 menjadi Rp2.809.915 (naik 3,67 persen)
  3. Sumatera Barat dari Rp2.742.476 menjadi Rp2.811.449 (naik 2,74 persen)
  4. Kepulauan Riau dari Rp3.279.194 menjadi Rp 3.402.492 (naik 3,76 persen)
  5. Bangka Belitung dari Rp3.498.479 menjadi Rp3.640.000 (naik 4,04 persen)
  6. Riau dari Rp3.191.662 menjadi Rp3.294.625 (naik 3,2 persen)
  7. Bengkulu dari Rp2.418.280 menjadi Rp2.507.079 (naik 3,38 persen)
  8. Sumatera Selatan dari Rp3.404.177 menjadi Rp3.456.874 (naik 1,55 persen)
  9. Jambi dari Rp2.943.000 menjadi Rp3.037.121 (naik 3,2 persen)
  10. Lampung dari Rp2.633.284 menjadi Rp2.716.497 (naik 3,16 persen)
  11. Banten dari Rp2.661.280 menjadi Rp2.727.812 (naik 2,5 persen)
  12. DKI Jakarta dari Rp4.900.798 menjadi Rp5.067.381 (naik 3,8 persen)
  13. Jawa Barat dari Rp1.986.670 menjadi Rp2.057.495 (naik 3,57 persen)
  14. Jawa Tengah dari Rp1.958.169 menjadi Rp2.036.947 (naik 4,02 persen)
  15. Daerah Istimewa Yogyakarta dari Rp1.981.782 menjadi Rp2.125.897 (naik 7,27 persen)
  16. Jawa Timur dari Rp2.040.244 menjadi Rp2.165.244 (naik 6,13 persen)
  17. Bali dari Rp2.713.672 menjadi Rp2.813.672 (naik 3,68 persen)
  18. Nusa Tenggara Barat dari Rp2.371.407 menjadi Rp2.444.067 (naik 3,06 persen)
  19. Nusa Tenggara Timur dari Rp2.123.994 menjadi Rp2.186.826 (naik 2,96 persen)
  20. Kalimantan Barat dari Rp2.608.601 menjadi Rp2.702.616 (naik 3,6 persen)
  21. Kalimantan Tengah dari Rp3.181.013 menjadi Rp3.261.616 (naik 2,53 persen)
  22. Kalimantan Selatan dari Rp3.149.977 menjadi Rp3.282.812 (naik 4,22 persen)
  23. Kalimantan Timur dari Rp3.201.396 menjadi Rp3.360.858 (naik 4,98 persen)
  24. Kalimantan Utara dari Rp3.251.702 menjadi Rp 3.361.653 (naik 3,38 persen)
  25. Sulawesi Tengah dari Rp2.599.546 menjadi Rp2.736.698 (naik 5,28 persen)
  26. Sulawesi Tenggara dari Rp2.758.984 menjadi Rp2.885.964 (naik 4,6 persen)
  27. Sulawesi Utara dari Rp3.485.000 menjadi Rp 3.545.000 (naik 1,67 persen)
  28. Sulawesi Selatan dari Rp3.385.145 menjadi Rp3.434.298 (naik 1,45 persen)
  29. Gorontalo dari Rp2.989.350 menjadi Rp3.025.100 (naik 1,19 persen)
  30. Sulawesi Barat dari Rp2.871.794 menjadi Rp2.914.958 (naik 1,5 persen)
  31. Maluku dari Rp2.812.827 menjadi Rp2.949.953 (naik 4,88 persen)
  32. Maluku Utara dari Rp2.976.720 menjadi Rp3.200.000 (naik 7,5 persen)
  33. Papua dari Rp3.864.696 menjadi Rp4.024.270 (naik 4,14 persen)
  34. Papua Barat dari Rp3.282.000 menjadi Rp3.393.000 (naik 3,38 persen)
  35. Papua Tengah dari Rp3.864.700 menjadi Rp4.024.270 (naik 4,13 persen)
  36. Papua Pegunungan dari Rp3.864.696 menjadi Rp4.024.270 (naik 4,14 persen)
  37. Papua Barat Daya dari Rp3.864.696 menjadi Rp4.024.270 (naik 4,14 persen)
  38. Papua Selatan dari Rp3.864.696 menjadi Rp4.024.270 (naik 4,14 persen) (Redaksi)

 

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

12 Maret 2026
YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

12 Maret 2026
Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

12 Maret 2026
Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

12 Maret 2026
Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

12 Maret 2026
Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

Wakil Panglima TNI Kunjungi Pos Satgas Yon Parako 466 Pasgat di Sinak, Tekankan Rasa Aman untuk Papua

12 Maret 2026

POPULER

  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    630 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nekat yang Nyata! Wanita Muda Bakar Kekasihnya di Kamar Hotel

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Masuk Akhir Tahun Serapan APBD 2024 Masih Dibawah 50 Persen, Pj Bupati: Pihak Ketiga Disiplin Lakukan Pencairan

Mengukur Kinerja ASN di Mimika, Pj Bupati Valentinus Akan Terapkan Aplikasi ‘Sikerja’

Kemenpora Gandeng Disbudpora Mimika Gelar Turnamen Tarkam Mempertandingkan Empat Cabor

Kemenpora Gandeng Disbudpora Mimika Gelar Turnamen Tarkam Mempertandingkan Empat Cabor

Perkuat Tim Pemenangan Daerah, Paslon JWW-AA Lakukan Konsolidasi di Timika

Perkuat Tim Pemenangan Daerah, Paslon JWW-AA Lakukan Konsolidasi di Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id