ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Yulius Wakum Ditemukan Tidak Bernyawa di Pantai Holtekamp

Korban sebelum tenggelam sempat mengkonsumsi minuman beralkohol, kemudian melompat ke laut untuk berenang ke arah tiang pondasi Jembatan Youtefa bagian tengah.

23 Agustus 2024
0
Yulius Wakum Ditemukan Tidak Bernyawa di Pantai Holtekamp

Jenazah Yulius Wakum saat dievakuasi Tim SAR Gabungan ke RS Bhayangkara Jayapura. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id- Yulius Wakum (40) warga Abepura yang dilaporkan hilang setelah melompat di Jembatan Youtefa, Rabu sore 21 Agustus 2024 akhirnya ditemukan sudah tidak bernyawa, Kamis 22 Agustus.

Korban ditemukan oleh Neles (21) yang saat itu sedang membersihkan lokasi di sekitar Pantai Holtekamp.

ADVERTISEMENT

Neles mendapatkan korban di bibir pantai setelah terseret arus ombak sekitar pukul 16.24 WIT.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Neles kemudian menuju jalan besar untuk mencari bantuan, dan kemudian memberhentikan mobil patroli polisi yang kebetulan melintas di tempat itu.

Baca Juga

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

Setelah mendengar laporan Neles, polisi langsung menghubungi piket Satuan Polair Polresta Jayapura Kota di Pos Terpadu Jembatan Youtefa.

Polisi kemudian menghubungi Polsek Abepura, karena lokasi penemuan jenasah masuk dalam wilayah hukum Polsek Abepura.

Kompol Komarul Huda, S.H, Kapolsek Abepura membenarkan peristiwa ditemukannya korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.

“Benar ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan terseret arus ombak,” ungkap Kapolsek.

Dikatakan, tim gabungan Basarnas dan Satuan Polair Polresta Jayapura Kota yang mendatangi TKP langsung mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II.

“Menurut keterangan dari pihak keluarga, korban sebelum tenggelam sempat mengkonsumsi minuman beralkohol, kemudian melompat ke laut untuk berenang ke arah tiang pondasi Jembatan Youtefa bagian tengah,” jelas Kapolsek.

Namun karena saat itu sedang arus pasang, maka korban kemudian terseret dan tenggelam.

Terkait dengan peristiwa ini, Kapolsek menghimbau kepada masyarakat yang sering nongkrong di atas maupun di bawah Jembatan Youtefa untuk tidak mengkonsumsi minuman keras.

Karena kecelakaan yang sering terjadi di lokasi tersebut kebanyakan dilatarbelakangi oleh pengaruh alkohol.

“Biasanya sudah Miras tapi mau berenang, sementara arus laut cukup kuat, akhirnya terjadi seperti ini,” pesannya. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

15 Juni 2026
Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

15 Juni 2026
Prajurit TNI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil di Medan Ekstrem Puncak Jaya

Prajurit TNI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil di Medan Ekstrem Puncak Jaya

15 Juni 2026
Sentuhan Peduli Satgas Pasgat: Merawat Luka Warga Digigit Anjing Liar di Bomakia Boven Digoel

Sentuhan Peduli Satgas Pasgat: Merawat Luka Warga Digigit Anjing Liar di Bomakia Boven Digoel

15 Juni 2026
Polres Mimika Musnahkan Lebih dari 3.000 Liter Miras Ilegal, Hasil Operasi Enam Bulan

Polres Mimika Musnahkan Lebih dari 3.000 Liter Miras Ilegal, Hasil Operasi Enam Bulan

15 Juni 2026
Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

15 Juni 2026

POPULER

  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Antrian Panjang Pengisian BBM: Viktor Kabey: Apa Artinya Barcode Jika Manajemen SPBU Tidak Konsisten

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Guru asal Flores Meninggal di Mappi, Mama Mina Ingin Memeluk Anaknya untuk Terakhir Kali

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Kasus yang Menewaskan Tobias Silak Dilakukan OTK, Bunyi Tembakan dari Pasar Lama ke Arah Mako Polres Yahukimo

Kasus yang Menewaskan Tobias Silak Dilakukan OTK, Bunyi Tembakan dari Pasar Lama ke Arah Mako Polres Yahukimo

Gapensi Mimika Launching Tempat Uji Kompetensi, Ronald Kambu: Menjawab Kebutuhan Pengurusan SKK dan SBU

Gapensi Mimika Launching Tempat Uji Kompetensi, Ronald Kambu: Menjawab Kebutuhan Pengurusan SKK dan SBU

Gallery Foto Gapensi Launching Tempat Uji Kompetensi Mimika Membangun

Gallery Foto Gapensi Launching Tempat Uji Kompetensi Mimika Membangun

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id