ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah membangun 14 unit rumah layak huni untuk warga Pomako, Distrik Mimika Timur.

26 Juli 2024
0
Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Dr. Ribka Haluk, Pj. Gubernur Papua Tengah.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Dr. Ribka Haluk, Pj. Gubernur Papua Tengah mengatakan, kesenjangan hidup masyarakat di Kabupaten Mimika sangat kentara antara yang mampu dan kurang mampu.

Padahal dengan anggaran daerah yang cukup besar, ditambah dengan berdirinya tambang emas terbesar di dunia, seharusnya kesejahteraan hidup masyarakat di atas rata-rata.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, dengan melihat kondisi kehidupan masyarakat banyak yang miskin, seharusnya menjadi pergumulan semua pihak, termasuk dirinya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita lihat saja jurang pemisah antara yang mampu dan tidak mampu. Ini sangat ironis. Orang hidup di atas emas, seharusnya kesejahteraan di atas standar rata-rata,” tegas Ribka.

Baca Juga

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

Ribka mengatakan hal ini ketika mendampingi Ny. Tri Tito Karnavian, Ketua PKK Pusat saat melakukan kunjungan kerja ke Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Jumat 26 Juli 2024.

Dikatakan, di wilayah Kabupaten Mimika terdapat perusahaan tambang emas terbesar di dunia beroperasi, seharusnya masyarakatnya hidup sejahtera dan tidak ada warga yang miskin.

Potret anak-anak usia sekolah yang tidak mengeyam pendidikan juga tidak boleh terjadi di Mimika. Termasuk rumah tinggal masyarakat yang tidak layak.

“Saya tidak menyinggung siapapun, namun dengan APBD yang besar ini seharusnya kesejahteraan masyarakat di atas rata-rata,” tandasnya.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah membangun 14 unit rumah layak huni untuk warga Pomako, Distrik Mimika Timur.

Jumlah rumah yang dibangun masih sedikit dan belum menjawab kebutuhan masyarakat secara keseluruan di wilayah itu, dikarenakan masih ada beberapa kendala.

Meski tidak menyebutkan secara pasti kapan dibangun tambahan perumahan warga, namun Ribka mengatakan, kedepan program tersebut akan dilanjutkan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

23 Mei 2026
Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

23 Mei 2026
Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

23 Mei 2026
Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Kawasan Mangrove di Papua Tengah Terbesar di Kabupaten Mimika

23 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Mayat yang Ditemukan di Kokonau Dievakuasi ke RSUD Mimika, Tidak Ada Identitas dan Sulit Dikenali

Mayat yang Ditemukan di Kokonau Dievakuasi ke RSUD Mimika, Tidak Ada Identitas dan Sulit Dikenali

Dekranas Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi UMKM Kriya di Papua Pegunungan, Tri Karnavian: Noken Perlu Dipertahankan

Dekranas Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi UMKM Kriya di Papua Pegunungan, Tri Karnavian: Noken Perlu Dipertahankan

Kapal LCT Cita XX dan 12 Penumpang Tidak Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Kapal LCT Cita XX dan 12 Penumpang Tidak Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id