ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah membangun 14 unit rumah layak huni untuk warga Pomako, Distrik Mimika Timur.

26 Juli 2024
0
Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Dr. Ribka Haluk, Pj. Gubernur Papua Tengah.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Dr. Ribka Haluk, Pj. Gubernur Papua Tengah mengatakan, kesenjangan hidup masyarakat di Kabupaten Mimika sangat kentara antara yang mampu dan kurang mampu.

Padahal dengan anggaran daerah yang cukup besar, ditambah dengan berdirinya tambang emas terbesar di dunia, seharusnya kesejahteraan hidup masyarakat di atas rata-rata.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, dengan melihat kondisi kehidupan masyarakat banyak yang miskin, seharusnya menjadi pergumulan semua pihak, termasuk dirinya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita lihat saja jurang pemisah antara yang mampu dan tidak mampu. Ini sangat ironis. Orang hidup di atas emas, seharusnya kesejahteraan di atas standar rata-rata,” tegas Ribka.

Baca Juga

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Karya Anak Perdamaian

Dinkes Mimika Siapkan Pembangunan Puskesmas Baru di Kelurahan Perintis dan Koperapoka

Ribka mengatakan hal ini ketika mendampingi Ny. Tri Tito Karnavian, Ketua PKK Pusat saat melakukan kunjungan kerja ke Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Jumat 26 Juli 2024.

Dikatakan, di wilayah Kabupaten Mimika terdapat perusahaan tambang emas terbesar di dunia beroperasi, seharusnya masyarakatnya hidup sejahtera dan tidak ada warga yang miskin.

Potret anak-anak usia sekolah yang tidak mengeyam pendidikan juga tidak boleh terjadi di Mimika. Termasuk rumah tinggal masyarakat yang tidak layak.

“Saya tidak menyinggung siapapun, namun dengan APBD yang besar ini seharusnya kesejahteraan masyarakat di atas rata-rata,” tandasnya.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah membangun 14 unit rumah layak huni untuk warga Pomako, Distrik Mimika Timur.

Jumlah rumah yang dibangun masih sedikit dan belum menjawab kebutuhan masyarakat secara keseluruan di wilayah itu, dikarenakan masih ada beberapa kendala.

Meski tidak menyebutkan secara pasti kapan dibangun tambahan perumahan warga, namun Ribka mengatakan, kedepan program tersebut akan dilanjutkan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Karya Anak Perdamaian

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Karya Anak Perdamaian

20 Mei 2026
Dinkes Mimika Siapkan Pembangunan Puskesmas Baru di Kelurahan Perintis dan Koperapoka

Dinkes Mimika Siapkan Pembangunan Puskesmas Baru di Kelurahan Perintis dan Koperapoka

20 Mei 2026
Kemenkum RI: Putra-Putri Asli Papua Diberikan Akses Masuk Sekolah Kedinasan Hingga Peluang Menjadi ASN

Kemenkum RI: Putra-Putri Asli Papua Diberikan Akses Masuk Sekolah Kedinasan Hingga Peluang Menjadi ASN

20 Mei 2026
BPKP Papua Tengah Uji Efektivitas dan Tata Kelola Integrasi Layanan Primer di Mimika

BPKP Papua Tengah Uji Efektivitas dan Tata Kelola Integrasi Layanan Primer di Mimika

20 Mei 2026
Perempuan di Mimika Diciduk Polisi, 36 Paket Sabu Siap Edar Disita

Perempuan di Mimika Diciduk Polisi, 36 Paket Sabu Siap Edar Disita

20 Mei 2026
Bupati Johannes Rettob Segera Evaluasi Besar-besaran Kinerja Seluruh Kepala Distrik

Serapan APBD Mimika Rendah, Bupati Mimika Sebut Kenaikan Harga Material Jadi Kendala

20 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Mayat yang Ditemukan di Kokonau Dievakuasi ke RSUD Mimika, Tidak Ada Identitas dan Sulit Dikenali

Mayat yang Ditemukan di Kokonau Dievakuasi ke RSUD Mimika, Tidak Ada Identitas dan Sulit Dikenali

Dekranas Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi UMKM Kriya di Papua Pegunungan, Tri Karnavian: Noken Perlu Dipertahankan

Dekranas Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi UMKM Kriya di Papua Pegunungan, Tri Karnavian: Noken Perlu Dipertahankan

Kapal LCT Cita XX dan 12 Penumpang Tidak Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Kapal LCT Cita XX dan 12 Penumpang Tidak Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id