ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah membangun 14 unit rumah layak huni untuk warga Pomako, Distrik Mimika Timur.

26 Juli 2024
0
Dr. Ribka Haluk: Hidup di Atas Emas, Seharusnya Masyarakat Sejahtera

Dr. Ribka Haluk, Pj. Gubernur Papua Tengah.(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Dr. Ribka Haluk, Pj. Gubernur Papua Tengah mengatakan, kesenjangan hidup masyarakat di Kabupaten Mimika sangat kentara antara yang mampu dan kurang mampu.

Padahal dengan anggaran daerah yang cukup besar, ditambah dengan berdirinya tambang emas terbesar di dunia, seharusnya kesejahteraan hidup masyarakat di atas rata-rata.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, dengan melihat kondisi kehidupan masyarakat banyak yang miskin, seharusnya menjadi pergumulan semua pihak, termasuk dirinya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita lihat saja jurang pemisah antara yang mampu dan tidak mampu. Ini sangat ironis. Orang hidup di atas emas, seharusnya kesejahteraan di atas standar rata-rata,” tegas Ribka.

Baca Juga

PPDB Hanya Melalui Empat Jalur Resmi, Kadis Pendidikan Mimika Instruksikan Tolak Titipan

Kapolda Papua Tengah: Semua Pihak Perlu Perkuat Sinergi Berantas Miras Ilegal di Mimika

Ribka mengatakan hal ini ketika mendampingi Ny. Tri Tito Karnavian, Ketua PKK Pusat saat melakukan kunjungan kerja ke Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Jumat 26 Juli 2024.

Dikatakan, di wilayah Kabupaten Mimika terdapat perusahaan tambang emas terbesar di dunia beroperasi, seharusnya masyarakatnya hidup sejahtera dan tidak ada warga yang miskin.

Potret anak-anak usia sekolah yang tidak mengeyam pendidikan juga tidak boleh terjadi di Mimika. Termasuk rumah tinggal masyarakat yang tidak layak.

“Saya tidak menyinggung siapapun, namun dengan APBD yang besar ini seharusnya kesejahteraan masyarakat di atas rata-rata,” tandasnya.

Menurutnya, untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah membangun 14 unit rumah layak huni untuk warga Pomako, Distrik Mimika Timur.

Jumlah rumah yang dibangun masih sedikit dan belum menjawab kebutuhan masyarakat secara keseluruan di wilayah itu, dikarenakan masih ada beberapa kendala.

Meski tidak menyebutkan secara pasti kapan dibangun tambahan perumahan warga, namun Ribka mengatakan, kedepan program tersebut akan dilanjutkan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PPDB Hanya Melalui Empat Jalur Resmi, Kadis Pendidikan Mimika Instruksikan Tolak Titipan

PPDB Hanya Melalui Empat Jalur Resmi, Kadis Pendidikan Mimika Instruksikan Tolak Titipan

16 Juni 2026
PPDB Hanya Melalui Empat Jalur Resmi, Kadis Pendidikan Mimika Instruksikan Tolak Titipan

Kapolda Papua Tengah: Semua Pihak Perlu Perkuat Sinergi Berantas Miras Ilegal di Mimika

16 Juni 2026
Mencatat Sejarah Baru: Papua Tengah Kirim 300 Peserta ke Pesparawi Nasional XIV

Mencatat Sejarah Baru: Papua Tengah Kirim 300 Peserta ke Pesparawi Nasional XIV

16 Juni 2026
SMK PK Negeri 1 Timika Teknologi dan Rekayasa Ciptakan Lulusan Berkarakter, Buka Sembilan Kompetensi Keahlian

SMK PK Negeri 1 Timika Teknologi dan Rekayasa Ciptakan Lulusan Berkarakter, Buka Sembilan Kompetensi Keahlian

16 Juni 2026
Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

Demam Piala Dunia: Sekda Papua Tengah Ingatkan ASN Tidak Boleh Abaikan Jam Kerja

16 Juni 2026
Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

15 Juni 2026

POPULER

  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Antrian Panjang Pengisian BBM: Viktor Kabey: Apa Artinya Barcode Jika Manajemen SPBU Tidak Konsisten

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Guru asal Flores Meninggal di Mappi, Mama Mina Ingin Memeluk Anaknya untuk Terakhir Kali

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Mayat yang Ditemukan di Kokonau Dievakuasi ke RSUD Mimika, Tidak Ada Identitas dan Sulit Dikenali

Mayat yang Ditemukan di Kokonau Dievakuasi ke RSUD Mimika, Tidak Ada Identitas dan Sulit Dikenali

Dekranas Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi UMKM Kriya di Papua Pegunungan, Tri Karnavian: Noken Perlu Dipertahankan

Dekranas Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi UMKM Kriya di Papua Pegunungan, Tri Karnavian: Noken Perlu Dipertahankan

Kapal LCT Cita XX dan 12 Penumpang Tidak Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Kapal LCT Cita XX dan 12 Penumpang Tidak Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id