ADVERTISEMENT
Kamis, April 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Upaya Pemerintah Tangani Stunting Belum Berhasil, John Rettob Ajak Semua OPD Lakukan Inovasi

Prevalensi stunting di Kabupaten Mimika berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) di tahun 2023 sebesar 24,7 persen.

21 Juni 2024
0
Upaya Pemerintah Tangani Stunting Belum Berhasil, John Rettob Ajak Semua OPD Lakukan Inovasi

Plt. Bupati, Johannes Rettob didampingi Pj Sekda Mimika, Ida Wahyuni foto bersama pimpinan OPD Mimika dalam kegiatan rembug stunting, Jumat 21 Juni 2024 .(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Upaya pemerintah untuk menangani persoalan stunting nampaknya hingga saat ini belum berhasil maksimal.

Karena itu semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika diminta  melakukan inovasi dan mencari solusi untuk menekan angka stunting di Indonesia termasuk Kabupaten Mimika.

ADVERTISEMENT

Hal ini disampaikan Jhon Rettob, Plt. Bupati Mimika pada kegiatan aksi konvergensi dan koordinasi terpadu inventaris penurunan stunting yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Jumat 21 Juni 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam kegiatan yang digagas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) itu, juga sekaligus dilakukan pengukuhan bapak dan bunda asuh anak stunting tahun 2024.

Baca Juga

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

Hadir juga dalam kegiatan itu, Ida Wahyuni Pj Sekda Mimika bersama sejumlah pimpinan OPD, kepala distrik serta kepala Puskesmas di lingkup Pemkab Mimika.

“Di tahun lalu kita hanya bisa menekan stunting 0,1 persen sepertinya tidak berhasil padahal gerakan terus dilakukan, makanya sekarang kita mencari inovasi, strategi apa yang bisa kita lakukan untuk menekan stunting ini,” ajak John Rettob.

John Rettob mengatakan setiap OPD diharapkan bisa jadi bapak stunting atau ibu stunting juga secara personal, supaya bisa berusaha agar kesehatan di Kabupaten Mimika betul-betul membaik.

“Harus ada komitmen dari semua pimpinan OPD dalam menangani stunting di Kabupaten Mimika,” harap John Rettob.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan pengukuhan bapak dan bunda asuh anak stunting Kabupaten Mimika tahun 2024 bagi semua pimpinan OPD, Forkopimda dan mitra kerja.

Dengan harapan program ini akan ditindaklanjuti dengan melaksanakan intervensi secara mandiri.

Dan juga melalui masing-masing instansi dapat melakukan intervensi secara langsung atau melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) di setiap distrik, kelurahan dan kampung.

“Melalui program ini, intervensi yang dilakukan akan tepat sasaran pada anak beresiko dan anak stunting di Mimika bekerjasama dengan Puskesmas,” tandasnya.

Sementara Hermalina W Imbiri, Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Mimika, mengawali sambutan mengungkapkan, aksi ini merupakan program prioritas Nasional dan juga menjadi program prioritas Pemkab Mimika.

Disebutkan, prevalensi stunting di Kabupaten Mimika berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) di tahun 2023 sebesar 24,7 persen.

Dan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) Tahun 2023 sebesar 10,11 persen atau 2.473 kasus stunting dari total Balita yang ditimbang 24.450 orang. Sementara target Nasional tahun 2024 yaitu sebesar 14 persen.

Dikatakan, Pemkab Mimika telah melaksanakan empat aksi konvergensi untuk percepatan penurunan stunting di tahun 2024.

  1. Analisis situasi yang sudah menyepakati kampung lokus untuk intervensi tahun 2025 yang terdiri dari 51 kampung/kelurahan.
    Sedangkan kampung lokus untuk tahun berjalan 2024 adalah 68 kampung dan pemetaan program yang bersumber dari DPA masing-masing OPD pengampu yaitu 16 OPD.
  2. Penyusunan rencana kegiatan untuk tahun berjalan 2024 dan tahun rencana 2025
  3. kegiatan rembuk stunting yang merupakan komitmen bersama antara Pemkab Mimika, Forkopimda dan mitra kerja untuk mensukseskan pelaksanaan pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Mimika tahun 2024.
  4. Kegiatan intervensi untuk percepatan penurunan stunting tahun 2024 diantaranya pendampingan calon pengantin, pembagian tablet tambah darah bagi remaja putri.

Termasuk pembagian PMT bagi bayi, ibu hamil, pembangunan MCK, air bersih pemanfaatan pekarangan dalam program dapur sehat.  (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

2 April 2026
Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

2 April 2026
Disnakkeswan Targetkan Tahun 2025 Populasi Babi di Mimika Capai 6.000 Ekor

Pertamina Pastikan Harga BBM di Papua Stabil, Sabelina: Persediaan di Mimika Mencukupi

2 April 2026
Pemberlakuan WFH ASN, Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat, Internet Masih Menjadi Kendala

Dampak Efisiensi Anggaran, Seluruh Cleaning Service di Lingkungan Pemprov Papua Diberhentikan

2 April 2026
Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

2 April 2026
Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

2 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Polisi Data 145 Warga Tembagapura yang Melayat Almarhum Junius Magai

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Gallery Foto Pemdis Miru Sosialisasi Kamtibmas Melibatkan Lurah, Linmas, perwakilan TNI-Polri

Gallery Foto Pemdis Miru Sosialisasi Kamtibmas Melibatkan Lurah, Linmas, perwakilan TNI-Polri

Brimob Batalyon B Gandeng Puskesmas Karang Senang Lakukan Pemantauan Jentik Nyamuk DBD

Brimob Batalyon B Gandeng Puskesmas Karang Senang Lakukan Pemantauan Jentik Nyamuk DBD

Kebakaran Rumah di Jalan Kelimutu Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta

Kebakaran Rumah di Jalan Kelimutu Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id