ADVERTISEMENT
Selasa, September 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Momen Hardiknas 2024, Meki Fritz Nawipa Sebut Pendidikan Fondasi Utama Kemajuan SDM OAP

Birokrat selalu berpikir menghabiskan anggaran, politisi selalu berpikir membagi uang. Lebih baik anggaran yang ada digunakan untuk membiayai orang-orang ahli untuk meletakan dasar yang kuat di bidang pendidikan.

2 Mei 2024
0
Momen Hardiknas 2024, Meki Fritz Nawipa Sebut Pendidikan Fondasi Utama Kemajuan SDM OAP

Meki Fritz Nawipa (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Hari ini tanggal 2 Mei masyarakat Indonesia merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke 77 tahun 2024.

Pada peringatan tahun ini Kementerian Pendidikan Riset, Teknologi dan Kebudayaan mengusung tema ‘Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar’.

ADVERTISEMENT

Bertepatan dengan momen bersejarah ini Koranpapua.id berkesempatan mewawancarai Meki Fritz Nawipa, salah satu kader PDI Perjuangan yang saat ini sedang menyiapkan diri maju pada bursa pencalonan Gubernur Papua Tengah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam wawancara di salah satu cafe di Timika, Meki Fritz Nawipa mengatakan beberapa alasan yang mendorong dirinya untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilkada November mendatang.

Baca Juga

Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Dokter Cilik, Guru SD YPPK Waonaripi: “Sangat Bermakna bagi Siswa

Diantaranya, Papua Tengah sebagai provinsi baru memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang begitu luar biasa kaya, jangan sampai dipimpin oleh orang yang salah.

Selain alasan sebagai provinsi yang baru, Meki yang biasa disapa Mepa ini menekankan bukan tentang siapa yang harus menjadi gubernur definitif pertama di Papua Tengah.

Tetapi yang paling penting dalam pertarungan menjadi seorang pemimpin adalah bagaimana menunjukan suatu nilai dalam meletakan fondasi-fondasi awal yang kuat untuk anak cucu masyarakat Papua Tengah 50 tahun mendatang.

Mantan Bupati Paniai periode 2018-2023 ini maju dalam Pilkada Gubernur Papua Tengah juga bukan melihat siapa yang mempunyai banyak uang.

Melainkan seorang pemimpin harus mampu memperjuangkan nilai-nilai luhur di bidang pendidikan dalam membangun dan menyiapkan sumber Daya Manusia (SDM) orang Papua untuk mengelola kekayaan SDA.

Selain meletakan fondasi pendidikan yang kuat juga ada nilai di bidang ekonomi, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat yang perlu diperbaiki.

Pria yang menempuh pendidikan di Deraya Flying School, Jakarta Timur dari tahun 2000 dan memperoleh sertifikat Private Pilot Licence (PPL) mengakui, nilai-nilai yang akan diperjuangkan itu sudah terbukti banyak. Khususnya di Paniai yang saat ini mulai memetik hasilnya.

Nilai lain yang tidak kalah penting, bagaimana memperjuangkan apa yang menjadi hak-hak OAP.

Pria yang meniti karir di dunia penerbangan hampir 15 tahun ini sesungguhnya ingin istirahat untuk menjadi kepala daerah di daerah konflik.

Namun dengan berbagai pertimbangan yang matang serta merasa ini suatu panggilan pelayanan, tidak rela apabila Daerah Otonomi Baru (DOB) dipimpin oleh orang yang salah.

Sebagai mantan Bupati Paniai, Meki dalam membangun Papua Tengah dengan wilayah pelayanan tersebar di delapan kabupaten akan berkomitmen meletakan dasar yang kuat terutama di bidang pendidikan.

Bahkan, Meki tidak akan membuat program yang muluk-muluk, cukup program sederhana yang mudah dilaksanakan serta diterima secara rasional.

Salah satu program prioritas yang akan dilakukan di bidang pendidikan yakni membangun sekolah satu atap. Mulai tingkat Paud, TK, SD, SMP dan SMA di Kabupaten Nabire dan Mimika.

Meki yang menyelesaikan sekolah penerbangan tahun 2007 di Bible College of Victoria (BCV) Melbourne, Australia ini memilih membangun sekolah satu atap di Nabire dan Mimika dengan alasan, karena kedua kabupaten ini dari sisi keamanan sangat mendukung.

Begitupun dengan ketersediaan akses yang lainnya seperti infrastruktur transportasi udara dan darat, ekonomi, kesehatan dan telekomunikasi.

Menurutnya, untuk membangun Papua Tengah supaya bisa bersaing dengan wilayah lain hanya melalui pintu pendidikan tidak dengan cara lain.

“Orang yang sekolahnya pintar belum tentu bisa membangun negeri ini. Hanya orang pintar, berkarakter dan takut akan Tuhan baru bisa menolong orang-orang di negeri ini,” katanya.

Untuk memajukan dunia pendidikan di Papua Tengah selain membuka sekolah satu atap, Meki memiliki planing mendatangkan guru-guru terbaik dan profesional dari luar.

Di samping itu pemerintah menyiapkan tenaga guru sekolah minggu orang Papua untuk melanjutkan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang dibiayai pemerintah.

Mereka selanjutnya ditempatkan di sekolah-sekolah rawan konflik. Tujuan supaya aktivitas pendidikan tetap berjalan.

Strategi program semacam ini Meki sudah menerapkan di Kabupaten Paniai. Langkah ini dilakukan karena hingga saat ini OAP belum mendapatkan pendidikan yang layak.

Dengan demikian sebagai pemimpin harus bisa memastikan pendidikan berjalan baik, supaya masyarakatnya lepas dari ketertinggalan disegala aspek.

Meki menuturkan, kemajuan pendidikan di Paniai saat ini sudah sangat jauh lebih baik bila dibandingkan dengan Wamena sebagai kabupaten tertua di wilayah pegunungan.

“Sekarang kita punya listrik menyala 24 jam, pelayanan jaringan forgi, kita punya akses pembangunan infrastruktur, ekonomi petani kopi bertumbuh, petani ikan dan sekolah juga jalan,” paparnya.

Kemudian sebagai bentuk pemberdayaan orang Papua, di Paniai, Meki mempekerjakan ibu rumah tangga untuk membersihkan kota dan diberikan upah yang layak.

Dengan memberikan mama-mama pekerjaan, pemerintah juga ikut membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Meki berkomitmen apabila terpilih sebagai Gubernur Papua Tengah akan menerapkan program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan.

Dikatakan, untuk mengelola kekayaan SDA akan berhadapan dengan peralatan berteknologi serba canggih, karena itu membutuhkan orang-orang berpendidikan.

“Makanya Anda tidak bisa mengklaim ini gunung kita punya, tapi anda sendiri tidak bisa bekerja. Kita harus buka balai latihan kerja, sekolah keterampilan. Kita musti berpikir yang realistis,” pesannya.

Meki memastikan apabila terpilih sebagai gubernur akan menjalankan mandotori undang-undang 20 persen APBD Papua Tengah untuk pendidikan.

“Uang cukup banyak sementara orangnya sedikit. Kita tinggal menyewa guru-guru yang bagus untuk meletakan fondasi pendidikan yang baik,” tandasnya.

Birokrat selalu berpikir menghabiskan anggaran, politisi selalu berpikir membagi uang. Lebih baik anggaran yang ada digunakan untuk membiayai orang-orang ahli untuk meletakan dasar yang kuat di bidang pendidikan.

Di Paniai, Meki mempersiapkan tenaga guru tamatan PGSD diberikan gaji yang besar, ditempatkan di daerah-daerah konflik sehingga aktivitas belajar mengajar tetap aktif.

Dengan demikian roda pendidikan dipastikan tetap berjalan sampai di pelosok maupun di dalam kota dan pinggiran kota. Sebab pendidikan  tidak boleh ada yang ketinggalan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Speed Boat Rombongan KSDA Tenggelam di Perairan Kaimana, Tujuh Orang Selamat

Speed Boat Rombongan KSDA Tenggelam di Perairan Kaimana, Tujuh Orang Selamat

21 September 2026
Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

21 September 2026
Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Dokter Cilik, Guru SD YPPK Waonaripi: “Sangat Bermakna bagi Siswa

Dinkes Mimika Gelar Pelatihan Dokter Cilik, Guru SD YPPK Waonaripi: “Sangat Bermakna bagi Siswa

21 September 2026
Horison Diana Timika Tawarkan Konsep One Stop Service, Hotel hingga Hiburan

Horison Diana Timika Tawarkan Konsep One Stop Service, Hotel hingga Hiburan

21 September 2026
Wakil Komandan OPM Kodap 35 Ditangkap TNI di Bandara Dekai Yahukimo

Wakil Komandan OPM Kodap 35 Ditangkap TNI di Bandara Dekai Yahukimo

21 September 2026
Tersisa Tiga Bulan, Serapan APBD Mimika Baru 48 Persen, Target 90 Persen Diburu

Tersisa Tiga Bulan, Serapan APBD Mimika Baru 48 Persen, Target 90 Persen Diburu

21 September 2026

POPULER

  • Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    Kecelakaan Tunggal di Depan Katedral Tiga Raja Timika, Pengendara Motor Tewas

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ketua Lemasa Sem Bukaleng Soroti Eksekusi Tanah SP 2, Minta Mediasi Dibuka Kembali

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Diburu Berbulan-bulan, TN Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Kali Wania Ditangkap Polisi

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Pengemudi Lajuran Aris Sanda Tewas, Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • PN Timika Eksekusi Lahan Sengketa di SP 2, Bangunan di Atas Tanah Dibongkar

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Dinas Pendidikan Kelola Rp1,38 Triliun, Ruang Kelas SMP Negeri 3 Mimika Dijadikan Tempat BAB

Dinas Pendidikan Kelola Rp1,38 Triliun, Ruang Kelas SMP Negeri 3 Mimika Dijadikan Tempat BAB

Tindaklanjut Kesepakatan Timika, Asosiasi MRP Susun Naskah Akademik Aspirasi OAP di Manokwari

Tindaklanjut Kesepakatan Timika, Asosiasi MRP Susun Naskah Akademik Aspirasi OAP di Manokwari

RAT Tahun Buku 2023, Koperasi Produsen Amungme Gold Coffee Bukukan Laba Rp250 Juta

RAT Tahun Buku 2023, Koperasi Produsen Amungme Gold Coffee Bukukan Laba Rp250 Juta

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id