ADVERTISEMENT
Senin, Mei 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

65 Pasutri Nikah Massal, Apa yang Sudah Dipersatukan Allah Tidak Boleh Diceraikan Manusia

Mulai sekarang ini harus tinggalkan sambil menyadari bahwa satu-satunya pasangan yang saya cintai adalah dia yang ada di samping saya.

18 April 2024
0
65 Pasutri Nikah Massal, Apa yang Sudah Dipersatukan Allah Tidak Boleh Diceraikan Manusia

Sejumlah pasangan suami istri yang mengikuti pernikahan masal di gereja Santo Petrus SP 1 Mimika (foto: redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- “Demikian mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu apa yang sudah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia”.

Demikian Injil Matius 19:6 yang disampaikan Pastor Teo, OFM ketika memberikan pemberkatan nikah kepada 65 Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Gereja Santo Petrus, SP1, Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah, Kamis 18 April 2024.

ADVERTISEMENT

Pemberkatan pernikahan yang merupakan program Gereja Santo Petrus Stasi SP1 ini, dilalui dengan ibadah yang pimpin oleh Pastor Teo, OFM.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jika pemberkatan nikahnya oleh Pastor Teo, namun untuk khotbahnya disampaikan Pastor Gabriel, OFM.

Baca Juga

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

Pastor Gabriel mengingatkan pasangan suami isteri untuk wajib menjaga hubungan rumah tangga.

Membangun suatu cinta seperti yang Yesus Kristus kehendaki untuk saling mengasihi.

Saling mencintai satu terhadap yang lain, maka percayalah pasangan akan memiliki kebahagiaan.

Dikatakan, pasangan suami isteri harus menjadi contoh bagi anak-anak dan keluarga. Karenanya harus saling peduli dan memperhatikan satu sama lain.

“Anak-anak juga harus dibina dengan baik, agar mejadi keluarga yang baik,” pesan Pastor Gabriel.

Ia juga berpesan kepada pasangan yang baru dinikahkan untuk mengurangi kesenangan-kesenangan pribadi seperti minuman keras dan kenikmatan lain.

“Mulai sekarang ini harus tinggalkan sambil menyadari bahwa satu-satunya pasangan yang saya cintai adalah dia yang di samping saya,” timpalnya.

Dikatakan kalau kesadaran itu ada, maka apa yang dikatakan Yesus, apa yang ditetapkan oleh Allah tidak dapat dipisahkan.

Sebagai pimpinan gereja, Pastor Gabriel mengharapkan bahwa ikatan suci yang dilangsungkan pada hari ini, tidak boleh lepas hanya karena kelemahan dan kekurangan pasangan.

“Membangun keluarga sebagai gereja kecil dimana Yesus selalu menjadi kita. Panggilan hidup keluarga ini jangan disia-siakan tetapi harus dirawat, diperhatikan yang mana Yesus sendiri selalu didalam iman,” jelasnya

Setelah melangsungkan pernikahan 65 pasang suami istri yang baru ini, melakukan tanda tangan akta nikah di hadapan saksi dan umat yang hadir. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

Pesta Babi, Papua, dan Paradoks Pembangunan Modern

10 Mei 2026
Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

10 Mei 2026
Pemberian yang Tulus Bapak Paulus untuk Satgas TMMD di Kekwa-Mimika

Pemberian yang Tulus Bapak Paulus untuk Satgas TMMD di Kekwa-Mimika

10 Mei 2026
Kabel Laut Pukpuk: Perkuat Kolaborasi Bilateral Indonesia- Papua Nugini

Kabel Laut Pukpuk: Perkuat Kolaborasi Bilateral Indonesia- Papua Nugini

10 Mei 2026
Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

10 Mei 2026
Hingga Mei 2026: 11 WK Migas di Papua Tahap Produksi, Hasilkan 14 Ribu Barel Minyak per Hari

Hingga Mei 2026: 11 WK Migas di Papua Tahap Produksi, Hasilkan 14 Ribu Barel Minyak per Hari

10 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    884 shares
    Bagikan 354 Tweet 221
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    668 shares
    Bagikan 267 Tweet 167
  • Belum Ada Hasil Evaluasi, 133 Kepala Kampung di Mimika Diminta Tetap Aktif Bekerja

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Jalan Poros Timika-Mapurujaya Kembali Memakan Korban, Seorang Wiraswasta Tewas di TKP

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Pejabat BPKAD Terlibat: Komisi Yudisial Pantau Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan ATK Rp4,1 Miliar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Sukseskan MTQ Ke-XXX Se-Tanah Papua 2024, LPTQ Mimika Adakan Rapat Koordinasi

Sukseskan MTQ Ke-XXX Se-Tanah Papua 2024, LPTQ Mimika Adakan Rapat Koordinasi

TransNusa Buka Rute Baru Hubungkan Timika dengan Sejumlah Kota di Indonesia Timur

TransNusa Buka Rute Baru Hubungkan Timika dengan Sejumlah Kota di Indonesia Timur

MDS Rijalul Ansor Mimika Gelar Doa Bersama Mempererat Silahturahmi

MDS Rijalul Ansor Mimika Gelar Doa Bersama Mempererat Silahturahmi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id