ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Mimika Akan Miliki Asrama Sekolah Sepakbola Usia Dini, Dibangun Dua Lantai, Dilengkapi Fasilitas

Sekolah bola usia dini berpola asrama bertujuan agar anak-anak tetap menjalani pendidikan formal di sekolah sambil berolahraga.

22 Februari 2024
0
Jaring Pemain Usia Dini, Disparbudpora Mimika Segera Selenggarakan Pertandingan Sepakbola Tingkat SMP

Jacob Toysuta, Kadisparbudpora Mimika. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada tahun 2024 akan memiliki asrama yang dikhususkan untuk sekolah sepak bola usia dini.

Asrama tersebut nantinya dibangun oleh Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Dispordabud) Mimika, dengan konstruksi dua lantai dan dilengkapi fasilitas penunjang.

ADVERTISEMENT

Sementara lokasi asrama terletak bersampingan dengan Stadion Wania Imipi, SP 1, Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini disampaikan Jacob Toisuta, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan kepada Koranpapua.id, Kamis 22 Februari 2024.

Baca Juga

Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

Jacob tidak menyampaikan berapa besar pagu dana yang digelontorkan untuk pembangunan proyek tersebut.

Namun asrama tersebut nantinya akan difungsikan sebagai tempat tinggal pemain putra sepakbola usia dini bersama para pelatih.

Lantai atas untuk kamar pemain dan pelatih, sedangkan lantai dasar digunakan untuk ruang makan dan ruang multifungsi seperti tempat belajar dan tempat sharing.

Di lantai dasar juga akan ada ruang doa, ruang kantor dan tempat penyimpanan fasilitas olahraga.

Mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Mimika ini menyebutkan saat ini sudah ada 18 pemain dari target 20 orang. Mereka merupakan hasil seleksi pelajar kelas VII-IX SMP se- Kabupaten Mimika.

“Latihan di Stadion Wania Imipi setiap hari mulai Senin-Sabtu pukul 15.30 sampai 18.00 WIT. Karena belum ada asrama pemain dan pelatih masih tinggal di rumahnya masing-masing. Kami antar jemput,” kata Jacob.

Menurut Jacob, proses seleksi sepenuh diserahkan kepada pelatih tanpa ada intervensi. Dalam seleksi tersebut juga diberikan kuota untuk anak-anak asli Papua, namun apabila dalam seleksi belum memenuhi syarat, tidak bisa dipaksakan.

Karena rata-rata yang dipilih sudah memiliki kemampuan bermain bola kurang lebih 50 persen, bukan baru mulai belajar menendang bola.

“Pada dasarnya pada saat seleksi pelatih sudah mengetahui potensi anak dalam bermain bola,” katanya sambari menambahkan para pelatih yang ada saat ini benar-benar memiliki keterampilan bermain bola.

Yacob menuturkan, meskipun sudah dinyatakan lolos seleksi, namun selama menjalani pendidikan para pemain tetap dievaluasi. Dan apabila selama setahun berlatih tidak ada peningkatan kualitas dan performennya maka diganti dengan pemain yang baru.

Aturan ini juga berlaku untuk pelatih, jika selama setahun tidak ada perubahan maka diganti. Kebijakan tegas ini sudah tertuang dalam perjanjian kerjasama antara dinas dengan pemain dan pelatih.

Ia menambahkan sekolah bola usia dini berpola asrama ini bertujuan agar anak-anak tetap menjalani pendidikan formal di sekolah sambil berolahraga.

Grand desain ini menyiapkan masa depan anak-anak, setelah tamat sekolah mengantongi ijazah juga memiliki skiil di bidang olahraga sepakbola.

Apalagi olahraga saat ini tidak semata-mata sebatas hobi, tetapi mengarah pada industri yang bisa memberikan penghasilan untuk membantu ekonomi diri sendiri dan keluarga. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

23 Mei 2026
Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

23 Mei 2026
Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

23 Mei 2026
Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Kawasan Mangrove di Papua Tengah Terbesar di Kabupaten Mimika

23 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Asisten 2 Setda Mimika, Willem Na'a bersama Kepala Dinas PUPR, Robert Mayaut Dan Pimpinan OPD di Horison Diana Kamis 22/02 (Foto: Redaksi/ Koranpapua.id)

LPBJ Lakukan pendampingan RUP Aplikasi SIPD-RI ke SIRUP-LKPP di Lingkup Pemda Mimika

Ketua KPU Mimika, Dete Abugai dan Ketua Bawaslu bersama Ketua Lemasa, Karel Kum dan Ketua Lemasko, Fredy Sony Atiamona dalam aksi demo damai di depan Graha Eme Neme Yauware, Kamis 22 Februari 2024. (foto koranpapua id)

Lembaga Adat Lantang Bersuara, Dinilai Banyak Kecurangan, Desak KPU Mimika Batalkan Perhitungan Suara

Alenus Tabuni didampingi anggota Satreskrim Polres Puncak hendak menumpang pesawat dari Ilaga ke Timika, Kamis 22 Februari 2024. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Jalani Proses Hukum, Alenus Tabuni Anggota KKB Puncak Dipindahkan ke Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id