ADVERTISEMENT
Minggu, November 1, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

1.848 Ekor Babi Mati Pasca Merebaknya Virus ASF di Timika

Kepada peternak diharapkan untuk tetap menjaga bio sekuriti kandang. Dengan cara selalu membersihkan lantai kandang yang disikat menggunakan bayclean, sabun dan disemprot dengan disinfektan.

22 Februari 2024
0
1.848 Ekor Babi Mati Pasca Merebaknya Virus ASF di Timika

Petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika menyemprot disfektan terhadap ternak babi yang diturunkan pemiliknya di lokasi penguburan massal babi milik Pemkab Mimika beberapa waktu lalu. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Memasuki minggu ketiga, Rabu 22 Februari 2024, jumlah ternak babi milik masyarakat Kabupaten Mimika, Papua Tengah yang mati akibat terserang virus African Swine Fever (ASF) sudah mencapai 1.848 ekor.

Jumlah ini berdasarkan data yang dirilis Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Kabupaten Mimika, pasca merebaknya virus ASF di Timika tanggal 10 Januari sampai dengan 15 Februari 2024.

Sementara peta persebaran kematian ribuan ekor babi ini terdapat di enam distrik yakni, Distrik Mimika Baru 642 ekor, Distrik Kuala Kencana 47 ekor, Distrik Wania 439 ekor, Distrik Iwaka enam ekor, tanpa alamat 35 ekor dan Distrik Kwamki Narama tujuh ekor.

Ternak babi yang mati dikuburkan di lahan milik Pemerintah Kabupaten Mimika yang letaknya jauh dari pemukiman warga. Sedangkan yang tidak dilaporkan ke Disnak-Keswan dikuburkan sendiri oleh pemiliknya.

Baca Juga

Drainase 138 Meter Rampung, Mawokauw Jaya Masih Butuh Pembangunan Jalan

Pengurus Tak Aktif, BUMDes Mawokauw Jaya Berupaya Bangkit

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Bakti Erma Surfani menjelaskan, penyakit ASF hampir sama dengan Covid-19. Apabila satu ekor sudah tertular, maka secara otomatis akan menyebar ke semua babi yang ada di kandang.

Sebelumnya drh. Sabelina Fitriani, M.Si, Kadisnak-Keswan mengatakan, virus ASF mampu bertahan hidup dalam suhu panas 65 derajat atau kondisi dingin sekalipun.

Sabelina menuturkan, sampai saat ini pihaknya belum memiliki vaksin. Karenanya kepada peternak, ia menyarankan untuk tetap menjaga bio sekuriti kandang.

Dengan cara selalu membersihkan lantai kandang yang disikat menggunakan bayclean, sabun dan disemprot dengan disinfektan.

Peternak diminta untuk menjaga lalulintas ternak babi, jangan keluar masuk secara bebas atau memindahkan babi ke kandang yang lain.

Tips lain untuk mencegah meluasnya virus ASF ini yakni, daging babi yang tidak habis dimakan jangan dibuang, tetapi harus dikubur supaya tidak dihinggap lalat atau dimakan tikus dan burung. Karena lalat, tikus dan burung merupakan media penyebaran ASF.

Sedangkan kepada peternak yang hendak melanjutkan usahanya, Sabelina menganjurkan agar membuat kandang di lokasi baru jauh dari kandang yang lama. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

Transfer Pusat ke Mimika Tersalur Rp1,08 Triliun hingga Oktober 2026

31 Oktober 2026
Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap, FK Nusantara Apresiasi Aparat

31 Oktober 2026
Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

Dipicu Kesalahpahaman, Massa Serang Pos Keamanan dan Bakar Mobil di Kwamki Narama

31 Oktober 2026
Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

Bahasa Kamoro Terancam Dilupakan, Rumah Transit Iwaka Diharapkan Jadi Ruang Belajar

31 Oktober 2026
YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

YPMAK Dukung Pembangunan Rumah Transit untuk Anak-anak di Iwaka

31 Oktober 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Jaring Pemain Usia Dini, Disparbudpora Mimika Segera Selenggarakan Pertandingan Sepakbola Tingkat SMP

Mimika Akan Miliki Asrama Sekolah Sepakbola Usia Dini, Dibangun Dua Lantai, Dilengkapi Fasilitas

Asisten 2 Setda Mimika, Willem Na'a bersama Kepala Dinas PUPR, Robert Mayaut Dan Pimpinan OPD di Horison Diana Kamis 22/02 (Foto: Redaksi/ Koranpapua.id)

LPBJ Lakukan pendampingan RUP Aplikasi SIPD-RI ke SIRUP-LKPP di Lingkup Pemda Mimika

Ketua KPU Mimika, Dete Abugai dan Ketua Bawaslu bersama Ketua Lemasa, Karel Kum dan Ketua Lemasko, Fredy Sony Atiamona dalam aksi demo damai di depan Graha Eme Neme Yauware, Kamis 22 Februari 2024. (foto koranpapua id)

Lembaga Adat Lantang Bersuara, Dinilai Banyak Kecurangan, Desak KPU Mimika Batalkan Perhitungan Suara

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id