ADVERTISEMENT
Selasa, Oktober 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

1.848 Ekor Babi Mati Pasca Merebaknya Virus ASF di Timika

Kepada peternak diharapkan untuk tetap menjaga bio sekuriti kandang. Dengan cara selalu membersihkan lantai kandang yang disikat menggunakan bayclean, sabun dan disemprot dengan disinfektan.

22 Februari 2024
0
1.848 Ekor Babi Mati Pasca Merebaknya Virus ASF di Timika

Petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika menyemprot disfektan terhadap ternak babi yang diturunkan pemiliknya di lokasi penguburan massal babi milik Pemkab Mimika beberapa waktu lalu. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Memasuki minggu ketiga, Rabu 22 Februari 2024, jumlah ternak babi milik masyarakat Kabupaten Mimika, Papua Tengah yang mati akibat terserang virus African Swine Fever (ASF) sudah mencapai 1.848 ekor.

Jumlah ini berdasarkan data yang dirilis Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Kabupaten Mimika, pasca merebaknya virus ASF di Timika tanggal 10 Januari sampai dengan 15 Februari 2024.

Sementara peta persebaran kematian ribuan ekor babi ini terdapat di enam distrik yakni, Distrik Mimika Baru 642 ekor, Distrik Kuala Kencana 47 ekor, Distrik Wania 439 ekor, Distrik Iwaka enam ekor, tanpa alamat 35 ekor dan Distrik Kwamki Narama tujuh ekor.

Ternak babi yang mati dikuburkan di lahan milik Pemerintah Kabupaten Mimika yang letaknya jauh dari pemukiman warga. Sedangkan yang tidak dilaporkan ke Disnak-Keswan dikuburkan sendiri oleh pemiliknya.

Baca Juga

Pemkab Mimika Perkuat P4GN, Generasi Muda Jadi Sasaran Pencegahan Narkoba

Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Bakti Erma Surfani menjelaskan, penyakit ASF hampir sama dengan Covid-19. Apabila satu ekor sudah tertular, maka secara otomatis akan menyebar ke semua babi yang ada di kandang.

Sebelumnya drh. Sabelina Fitriani, M.Si, Kadisnak-Keswan mengatakan, virus ASF mampu bertahan hidup dalam suhu panas 65 derajat atau kondisi dingin sekalipun.

Sabelina menuturkan, sampai saat ini pihaknya belum memiliki vaksin. Karenanya kepada peternak, ia menyarankan untuk tetap menjaga bio sekuriti kandang.

Dengan cara selalu membersihkan lantai kandang yang disikat menggunakan bayclean, sabun dan disemprot dengan disinfektan.

Peternak diminta untuk menjaga lalulintas ternak babi, jangan keluar masuk secara bebas atau memindahkan babi ke kandang yang lain.

Tips lain untuk mencegah meluasnya virus ASF ini yakni, daging babi yang tidak habis dimakan jangan dibuang, tetapi harus dikubur supaya tidak dihinggap lalat atau dimakan tikus dan burung. Karena lalat, tikus dan burung merupakan media penyebaran ASF.

Sedangkan kepada peternak yang hendak melanjutkan usahanya, Sabelina menganjurkan agar membuat kandang di lokasi baru jauh dari kandang yang lama. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

BNN Mimika Ajak Pengguna Narkoba Berani Jalani Rehabilitasi

BNN Mimika Ajak Pengguna Narkoba Berani Jalani Rehabilitasi

27 Oktober 2026
Dukcapil Mimika Sosialisasikan Perda Administrasi Kependudukan

Dukcapil Mimika Sosialisasikan Perda Administrasi Kependudukan

27 Oktober 2026
DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

27 Oktober 2026
BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

27 Oktober 2026
Operasi Sarang Narkoba, Polda Papua Amankan 10 Orang Positif Ganja di Jayapura

Operasi Sarang Narkoba, Polda Papua Amankan 10 Orang Positif Ganja di Jayapura

26 Oktober 2026
Satgas Pasgat Berbagi Sembako dengan Warga di Sekitar Situs Sejarah Boven Digoel

Satgas Pasgat Berbagi Sembako dengan Warga di Sekitar Situs Sejarah Boven Digoel

26 Oktober 2026

POPULER

  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Monev Malam Hari di Puskesmas Ipaya, Dinkes Mimika Tekankan Inovasi dan Disiplin Pelayanan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dinsos Mimika Sosialisasikan Kampung Siaga Bencana

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Jaring Pemain Usia Dini, Disparbudpora Mimika Segera Selenggarakan Pertandingan Sepakbola Tingkat SMP

Mimika Akan Miliki Asrama Sekolah Sepakbola Usia Dini, Dibangun Dua Lantai, Dilengkapi Fasilitas

Asisten 2 Setda Mimika, Willem Na'a bersama Kepala Dinas PUPR, Robert Mayaut Dan Pimpinan OPD di Horison Diana Kamis 22/02 (Foto: Redaksi/ Koranpapua.id)

LPBJ Lakukan pendampingan RUP Aplikasi SIPD-RI ke SIRUP-LKPP di Lingkup Pemda Mimika

Ketua KPU Mimika, Dete Abugai dan Ketua Bawaslu bersama Ketua Lemasa, Karel Kum dan Ketua Lemasko, Fredy Sony Atiamona dalam aksi demo damai di depan Graha Eme Neme Yauware, Kamis 22 Februari 2024. (foto koranpapua id)

Lembaga Adat Lantang Bersuara, Dinilai Banyak Kecurangan, Desak KPU Mimika Batalkan Perhitungan Suara

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id