ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

1.848 Ekor Babi Mati Pasca Merebaknya Virus ASF di Timika

Kepada peternak diharapkan untuk tetap menjaga bio sekuriti kandang. Dengan cara selalu membersihkan lantai kandang yang disikat menggunakan bayclean, sabun dan disemprot dengan disinfektan.

22 Februari 2024
0
1.848 Ekor Babi Mati Pasca Merebaknya Virus ASF di Timika

Petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika menyemprot disfektan terhadap ternak babi yang diturunkan pemiliknya di lokasi penguburan massal babi milik Pemkab Mimika beberapa waktu lalu. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Memasuki minggu ketiga, Rabu 22 Februari 2024, jumlah ternak babi milik masyarakat Kabupaten Mimika, Papua Tengah yang mati akibat terserang virus African Swine Fever (ASF) sudah mencapai 1.848 ekor.

Jumlah ini berdasarkan data yang dirilis Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak-Keswan) Kabupaten Mimika, pasca merebaknya virus ASF di Timika tanggal 10 Januari sampai dengan 15 Februari 2024.

ADVERTISEMENT

Sementara peta persebaran kematian ribuan ekor babi ini terdapat di enam distrik yakni, Distrik Mimika Baru 642 ekor, Distrik Kuala Kencana 47 ekor, Distrik Wania 439 ekor, Distrik Iwaka enam ekor, tanpa alamat 35 ekor dan Distrik Kwamki Narama tujuh ekor.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ternak babi yang mati dikuburkan di lahan milik Pemerintah Kabupaten Mimika yang letaknya jauh dari pemukiman warga. Sedangkan yang tidak dilaporkan ke Disnak-Keswan dikuburkan sendiri oleh pemiliknya.

Baca Juga

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Kenaikan Harga Material dan BBM, Pemkab Mimika Evaluasi Menyeluruh Struktur Nilai Proyek 2026

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Bakti Erma Surfani menjelaskan, penyakit ASF hampir sama dengan Covid-19. Apabila satu ekor sudah tertular, maka secara otomatis akan menyebar ke semua babi yang ada di kandang.

Sebelumnya drh. Sabelina Fitriani, M.Si, Kadisnak-Keswan mengatakan, virus ASF mampu bertahan hidup dalam suhu panas 65 derajat atau kondisi dingin sekalipun.

Sabelina menuturkan, sampai saat ini pihaknya belum memiliki vaksin. Karenanya kepada peternak, ia menyarankan untuk tetap menjaga bio sekuriti kandang.

Dengan cara selalu membersihkan lantai kandang yang disikat menggunakan bayclean, sabun dan disemprot dengan disinfektan.

Peternak diminta untuk menjaga lalulintas ternak babi, jangan keluar masuk secara bebas atau memindahkan babi ke kandang yang lain.

Tips lain untuk mencegah meluasnya virus ASF ini yakni, daging babi yang tidak habis dimakan jangan dibuang, tetapi harus dikubur supaya tidak dihinggap lalat atau dimakan tikus dan burung. Karena lalat, tikus dan burung merupakan media penyebaran ASF.

Sedangkan kepada peternak yang hendak melanjutkan usahanya, Sabelina menganjurkan agar membuat kandang di lokasi baru jauh dari kandang yang lama. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

1 Juni 2026
Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

1 Juni 2026
Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

1 Juni 2026
Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

Kenaikan Harga Material dan BBM, Pemkab Mimika Evaluasi Menyeluruh Struktur Nilai Proyek 2026

1 Juni 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

1 Juni 2026
Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

1 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    818 shares
    Bagikan 327 Tweet 205
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Paulus Waterpauw Desak Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Adat Lebih Aktif

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Film Pesta Babi dan Teman Tagar Maira Hadirkan Narasi Kemanusiaan yang Jujur di Tanah Papua

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Jaring Pemain Usia Dini, Disparbudpora Mimika Segera Selenggarakan Pertandingan Sepakbola Tingkat SMP

Mimika Akan Miliki Asrama Sekolah Sepakbola Usia Dini, Dibangun Dua Lantai, Dilengkapi Fasilitas

Asisten 2 Setda Mimika, Willem Na'a bersama Kepala Dinas PUPR, Robert Mayaut Dan Pimpinan OPD di Horison Diana Kamis 22/02 (Foto: Redaksi/ Koranpapua.id)

LPBJ Lakukan pendampingan RUP Aplikasi SIPD-RI ke SIRUP-LKPP di Lingkup Pemda Mimika

Ketua KPU Mimika, Dete Abugai dan Ketua Bawaslu bersama Ketua Lemasa, Karel Kum dan Ketua Lemasko, Fredy Sony Atiamona dalam aksi demo damai di depan Graha Eme Neme Yauware, Kamis 22 Februari 2024. (foto koranpapua id)

Lembaga Adat Lantang Bersuara, Dinilai Banyak Kecurangan, Desak KPU Mimika Batalkan Perhitungan Suara

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id