ADVERTISEMENT
Senin, Juni 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Ribuan Massa Hadiri Kampanye Terbuka Partai Buruh di Timika, Said Iqbal: Buruh Siap Perjuangkan Ketimpangan Sosial

Partai Buruh merupakan partai yang mencalonkan putra daerah terbanyak. Di hadapan massa pendukung, Sirhan mendorong orang Kamoro dan Amungme memilih Caleg asal Kamoro dan Amungme menjadi wakil rakyat di daerahnya.

26 Januari 2024
0
Ribuan Massa Hadiri Kampanye Terbuka Partai Buruh di Timika, Said Iqbal: Buruh Siap Perjuangkan Ketimpangan Sosial

Sirhan Salilama, Ketua Buruh Mimika didampingi Said Iqbal, Presiden Buruh memperkenalkan Caleg di hadapan massa dalam kampanye perdana di Lapangan eks Pasar Swadaya, Jumat 26 Januari 2024. (Foto : Redaksi / Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kampanye terbuka Partai Buruh di Timika yang dipusatkan di lapangan eks Pasar Swadaya, Jumat 26 Januari 2024 dihadiri ribuan massa yang berasal dari enam Daerah Pemilihan (Dapil) di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Para pendukung setia Partai Buruh ini menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat mendatangi lokasi kampanye dengan melakukan konvoi dari Jalan Cenderawasih sekitar pukul 12.00 WIT.

ADVERTISEMENT

Baju warna oranye sebagai identitas sambil membentangkan bendera Partai Buruh membuat sejumlah ruas jalan yang dilewati penuh sesak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pukul 13.30 WIT Presiden Buruh Said Iqbal didampingi Ketua Exco Buruh Mimika Sirhan Salilama bersama para Caleg DPRD Mimika, Papua Tengah dan DPR RI tiba di lapangan kampanye.

Baca Juga

Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

PUPR Mimika Targetkan Lima Proyek Strategis Daerah Mulai Kontrak Awal Agustus, Berikut Daftarnya

Rombongan disambut dengan pengalungan tas noken ayaman Kamoro dan pemakaian topi khas Papua. Selanjutnya diarak dengan tarian Seka Kamoro menuju panggung kampanye.

Di atas panggung, Said Iqbal menyalami para simpatisan. Sementara Sirhan memperkenalkan masing-masing Caleg yang tersebar di enam Dapil.

Sirhan mengatakan 70 persen Caleg Buruh putra-putri anak daerah Kamoro dan Amungme serta lima suku kekerabatan dan sisanya 30 persen anak-anak Nusantara.

Sirhan menegaskan Partai Buruh merupakan partai yang mencalonkan putra daerah terbanyak. Di hadapan massa pendukung, Sirhan mendorong orang Kamoro dan Amungme memilih Caleg asal Kamoro dan Amungme menjadi wakil rakyat di daerahnya.

Said Iqbal, Presiden Buruh Indonesia menjelaskan Partai Buruh secara Nasional melakukan kampanye akbar perdana di Timika Papua Tengah.

Partai Buruh dalam kampanye ini memperjuangkan penghapusan ketimpangan sosial. Dimana yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.

Oleh karena itu, Partai Buruh akan berjuang memperkecil angka ketimpangan sosial sehingga antara orang kaya dan miskin tidak terlalu jauh berbeda.

Partai Buruh memperjuangkan kenaikan upah buruh yang layak sebesar 15 persen berlaku di seluruh Indonesia, memperjuangkan memberikan jaminan sosial, jaminan makanan, pendidikan dan kesehatan, perumahan dan air bersih serta jaminan pengangguran.

Hal lain memperkecil ketimpangan sosial adalah mengembalikan hak tanah ulayat kepada pemangku kepentingan adat.

Papua katanya milik orang Papua, Papua adalah bagian dari Indonesia harus lebih sejahtera masyarakatnya sejajar dengan masyarakat di daerah lain.

Partai Buruh akan memperjuangkan lapangan kerja, jangan dikuasi pekerja asing terutama tambang di Papua, Morowali maupun tambang-tambang lainnya.

Dalam merekrut tenaga kerja harus mengutamakan tenaga lokal atau orang Indonesia lebih banyak menempati posisi penting.

“Tenaga kerja buruh kasar asing tidak boleh ada karena pekerjaan tersebut bisa dikerjakan oleh pekerja lokal,” katanya.

Selain itu dalam melakukan eksplorasi tambang tanah adat harus wajib hukumnya mendapat ijin dari rakyat maupun tokoh adat di Indonesia.

Tidak boleh ada lagi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), tidak boleh ada kekerasan negara terhadap rakyat. Rakyat yang sedang berjuang harus mendapatkan ruang yang sama untuk menyuarakan tentang kemiskinan.

Lingkungan hidup tidak boleh dirusaki karena penambangan-penambangan dan hak ulayat adat harus dijunjung tinggi. Tidak boleh dilakukan kelicikan-kelicikan untuk singkirkan orang yang mempunyai hak ulayatnya ke tempat lain.

Ia mengatakan dalam parlemen Partai Buruh berdasarkan survey internal buruh kelas pekerja menempati angka 4,778 persen. Partai Buruh lolos ke Senayan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

15 Juni 2026
PUPR Mimika Targetkan Lima Proyek Strategis Daerah Mulai Kontrak Awal Agustus, Berikut Daftarnya

PUPR Mimika Targetkan Lima Proyek Strategis Daerah Mulai Kontrak Awal Agustus, Berikut Daftarnya

15 Juni 2026
UNISBA Bantu Pemkab Mimika Olah Tailing Freefort Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

UNISBA Bantu Pemkab Mimika Olah Tailing Freefort Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

15 Juni 2026
Perkuat Kompetensi: ASN Mimika Ikuti Diklat Penguatan Pranata Komputer di Pusdiklat BPS RI

Perkuat Kompetensi: ASN Mimika Ikuti Diklat Penguatan Pranata Komputer di Pusdiklat BPS RI

15 Juni 2026
Pengembangan Wilayah Distrik Mmika Barat Jauh, UNIBOS Makassar dan BRIDA Mimika Susun Kajian Strategis

Pengembangan Wilayah Distrik Mmika Barat Jauh, UNIBOS Makassar dan BRIDA Mimika Susun Kajian Strategis

15 Juni 2026
Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

15 Juni 2026

POPULER

  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Leonardus Tumuka Berharap Caleg Terpilih Harus Mampu Menjadi Garam dan Terang untuk Masyarakat

Leonardus Tumuka Berharap Caleg Terpilih Harus Mampu Menjadi Garam dan Terang untuk Masyarakat

Komcab Mimika Rapat Kerja Perdana, Milianus Aso Titipkan Lima Pesan untuk Pemuda Katolik

Komcab Mimika Rapat Kerja Perdana, Milianus Aso Titipkan Lima Pesan untuk Pemuda Katolik

Pemilu Tinggal 16 Hari, Panwas TPS 17 Distrik di Mimika Belum Dilantik

Pemilu Tinggal 16 Hari, Panwas TPS 17 Distrik di Mimika Belum Dilantik

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id