ADVERTISEMENT
Kamis, September 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Nusantara

Semua Paslon Capres dan Cawapres adalah Orang-orang Terpilih Bangsa Ini

(Bagian-1)

5 Januari 2024
0
Refleksi Reformasi dari Pinggiran Jalan

Ignatius Iryanto, Dr. Ing.(Foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KITA kini memiliki tiga pasangan Capres Cawapres yang akan kita pilih di tanggal 14 February 2024 nanti.

Pasangan no urut 1, Prof. Dr. Anis Rasyid Baswedan dan Dr.hc Muhaimin Iskandar, pasangan no urut 02: Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dan Pasangan 03: Ganjar Pranowo dan Prof Dr. Mahfud MD.

ADVERTISEMENT

Apapun yang terjadi dalam proses pencapresan mereka, status mereka sebagai paslon sudah sah, legal dan final. Rakyat tinggal memilih mana yang menurut rakyat terbaik buat masa depan negeri ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saat ini masih ada yang mencoba menyuarakan bahwa Prabowo Subianto adalah penjahat HAM yang menculik dan menghilangkan nyawa aktivis Reformasi 1998, pembantai rakyat di Timtim juga pembantai rakyat di Papua.

Baca Juga

PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

Polres Mimika Serahkan Rp78,6 Juta dan 10 Koli Bantuan untuk Korban Bencana Flores

Penulis mengingatkan bahwa peristiwa di timtim itu terjadi sekitar tahun 1976 hingga tahun 1992, peristiwa Mapenduma dan sandera taman Lorentz terjadi di tahun 1996 dan penculikan aktivis itu terjadi di tahun 1998.

Setelah itu, Prabowo Subianto telah mengikuti berbagai konstestasi Pilpres: mengikuti konvensi Capres Partai Golkar di tahun 2003, menjadi Cawapres Megawati Sukarnoputri di tahun 2009, menjadi Capres di tahun 2014 dan 2019.

Selain itu Prabowo Subianto juga mendirikan Partai Gerindra pada tahun 2008 yang kini menjadi salah satu partai besar di negeri ini. Semua peristiwa tersebut adalah peristiwa politik yang dipenuhi dengan berbagai persyaratan legal formal.

Negara telah menerima beliau dengan peran sentral dalam perisiwa peristiwa politik tersebut secara sah, baik sebagai peserta konvensi Golkar, sebagai cawapres maupun sebagai capres.

Rakyatpun menerimanya dan banyak juga yang memberikan suara mendukung Prabowo Subianto dalam berbagai peristiwa politik tersebut.

Oleh karena itu adalah tidak wajar dan bahkan tidak konsisten jika saat ini masih saja mengangkat isu- isu lama tersebut dan menuntut agar Prabowo Subianto tidak diikutkan dalam konstestasi Pilpres tahun 2024 ini, atau jangan dipilih hanya akarena berbagai isu HAM tersebut.

Tuntutan itu tidak bisa diterima sama sekali. Peristiwa peristiwa tersebut tentu tidak bisa dihapus dalam catatan hidup Prabowo Subianto namun sudah tidak bisa diangkat sebagai unsur yang memberatkan pencalonan Prabowo.

Beliau sah menjadi Capres dan memiliki hak yang sama dengan para Capres lainnya untuk dipilih rakyat. Titik, tidak ada lagi perdebatan soal ini.

Walaupun sudah mulai menghilang saat ini, namun di awal awal pencalonannya Prof Dr. Anies rasyid Baswedan juga mengalami penolakan dari para penentangnya dengan tuduhan terindikasi sebagai bagian dari kelompok Radikal dan anti toleransi.

Tuduhan itu dikaitkan dengan peristiwa politik Pilkada DKI 2017 Ketika Prof Anies berhadapan dengan Basuki Tjahya purnama. Namun sejujurnya jika kita melihat rekam jejaknya selama 5 tahun memimpin DKI tuduhan itu sama sekali tdak terbukti.

Bahkan kebijakan yang diambilnya selama menjabat sebagai gubernur DKI adalah kebijakan- kebijakan yang inklusif dan terbuka serta sangat supportif terhadap seluruh kelompok agama dan Suku. Prof Dr. Anis Rasyid Baswedan jelas bukan pribadi yang radikalis agama dan anti toleransi.

Beliau sah sebagai Capres negeri ini dan memiliki hak yang sama dan sejajar dengan Capres lainnya untuk dipilih rakyat sebagai Presiden negeri ini. Fakta ini tidak perlu diperdebatkan lagi.

Capres no 03, Ganjar Pranowo tidak memiliki catatan negative apapun yang signifikan yang bisa menjadi dasar penolakan keabsahannya sebagai Capres.

Memang pada awal sekali, sebagian kecil dari penggila sepak bola marah kepada Ganjar Pranowo karena pernyataannya yang menolak pelaksanaan piala dunia U20 karena kehadiran kesebelasan  Israel.

Saat ini mayoritas dari para penolak tersebut sudah menyadari bahwa tidak ada bukti yang jelas bahwa pembatalan pelaksanaan Pildun U20 itu disebabkan secara langsung oleh pernyataan Ganjar Pranowo.

Banyak alasan lain yang jauh lebih logis seperti alasan keamanan atau kesiapan infrastruktur. Para penggila bola tersebut juga sudah cukup terhibur dengan pelaksanaan Pildun U17 dimana Indonesia di daulat sebagai tuan rumah terbaik.

Juga kekejaman Israel pada rakyat Palestina dalam perang dengan Hamas di Gaza saat ini juga menunjukkan bahwa penolakan kehadiran kesebelasan Israel justru sesuai dengan aspirasi mayoritas warga Indonesia yang sangat memihak rakyat palestina. Isu piala dunia U20, sudah basi jika diangkat sebagai basis penolakan atas Ganjar Pranowo.

Adapun mengenai cawapres hanya pencalonan Gibran Rakabuming yang sempat menimbulkan pro kontra soal keputusan di MK, pencalonan Dr.Hc Muhaimin Iskandar sempat menarik perhatian karena drama yang dimainkan oleh salah satu Parpol yang merasa dikhianati oleh rekan koalisinya.

Sementara pencalonan Prof Mahfud praktis bersih dari gejolak apapun. Rakyat Indonesia saat ini memiliki 3 Capres yang merupakan kader terbaik bangsa ini dengan pasangan masing masing untuk dipilih pada tanggal 14 pebrury 2024 dengan damai, riang dan rasional.

Masih tersisa 1 bulan lagi, kita akan menuju TPS dan memberikan hak suara kita. Semoga semuanya berlangsung lancar, damai, gembira dan membawa optimisme bangsa. (bersambung)

BCU, 3 January 2023.

Ignas Iryanto.

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Bayi hingga Lansia, Lomba Posyandu Mimika Uji Kemampuan Kader

Dari Bayi hingga Lansia, Lomba Posyandu Mimika Uji Kemampuan Kader

2 September 2026
Putus Siklus Balas Dendam, Mimika Bentuk Tim Terpadu Tangani Konflik Kwamki Narama

Putus Siklus Balas Dendam, Mimika Bentuk Tim Terpadu Tangani Konflik Kwamki Narama

2 September 2026
160 Personel TNI-Polri Sweeping Kwamki Narama, Sasar Senjata dan Alat Perang

160 Personel TNI-Polri Sweeping Kwamki Narama, Sasar Senjata dan Alat Perang

2 September 2026
PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

2 September 2026
Bahas Konflik Kwamki Narama, Forkopimda Mimika Sepakat Perkuat Penegakan Hukum

Bahas Konflik Kwamki Narama, Forkopimda Mimika Sepakat Perkuat Penegakan Hukum

2 September 2026
Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

80 Persen Ekonomi Mimika Ditopang Tambang, Ditjen IKMA Dorong Industri Pengolahan

2 September 2026

POPULER

  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Tradisi Passing In dan Out Parade Warnai Lepas Sambut Danlanut YKu, Letkol Kamto Adi Selamat Berdinas di Timika

Tradisi Passing In dan Out Parade Warnai Lepas Sambut Danlanut YKu, Letkol Kamto Adi Selamat Berdinas di Timika

Disnakertrans Mencatat 9 Ribu Orang Mimika Masih Nganggur, 1.652 Berijasah Sarjana

Disnakertrans Mencatat 9 Ribu Orang Mimika Masih Nganggur, 1.652 Berijasah Sarjana

Tersisa Satu Warga Belum Sepakat Ganti Untung Pembelian Lahan Jalan Petrosea Tembus Bandara Mozes Kilangin

Tersisa Satu Warga Belum Sepakat Ganti Untung Pembelian Lahan Jalan Petrosea Tembus Bandara Mozes Kilangin

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id