ADVERTISEMENT
Selasa, Juli 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Presiden Resmikan Kampung Nelayan Modern di Biak

Presiden menilai bahwa diperlukan pembangunan infrastruktur logistik yang mampu menyalurkan hasil laut tersebut langsung ke pasar global.

23 November 2023
0
Presiden Resmikan Kampung Nelayan Modern di Biak

Presiden Joko Widodo meresmikan Kampung Nelayan Modern di Desa Samber dan Binyeri, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Kamis (23/11/2023). (Foto: Ist/koran[papua.id))

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Presiden RI Joko Widodo  menyampaikan bahwa pembangunan maritim merupakan sebuah upaya yang kompleks dalam mengelola sumber daya serta potensi laut yang dimiliki.

Hal tersebut disampaikan Presiden usai meresmikan Kampung Nelayan Modern di Desa Samber dan Binyeri, Biak Numfor, Papua, Kamis 23 November 2023.

ADVERTISEMENT

“Pembangunan maritim ini tidak hanya urusan nelayan saja, karena yang namanya sumber daya alam laut kita ini kan bukan hanya urusan ikan,” kata Presiden dikutip dari Humas setkab.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Presiden menuturkan bahwa banyak potensi yang harus dikelola yang berkaitan dengan kelautan dan kemaritiman, di antaranya terumbu karang, biota laut, hingga gas serta minyak yang ada di dasar laut.

Baca Juga

Viral di Media Sosial: Kematian Pilot AMA Air Picu Sorotan, Warganet Pertanyakan Kesetaraan Nilai Nyawa OAP

Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat, Pasgat Nabire Salurkan Bantuan Sembako bagi Anak-anak Papua

“Saya kira sumber kekayaan alam laut kita kan gede sekali, belum nanti budi daya rumput laut kalau dikembangkan di seluruh pesisir yang kita miliki itu juga sebuah potensi yang besar,” sambungnya.

Kepala Negara menekankan bahwa untuk mengelola itu semua diperlukan tata kelola yang baik, dimulai dari meningkatkan kemampuan nelayan hingga menciptakan tata kelola modern dalam pengelolaan kekayaan alam laut Indonesia, salah satunya rumput laut.

“Sehingga bisa masuk ke supply chain nasional, bisa masuk ke supply chain global,” harapnya.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menanggapi mengenai potensi hasil laut yang ada di Kabupaten Biak Numfor.

Presiden menilai bahwa diperlukan pembangunan infrastruktur logistik yang mampu menyalurkan hasil laut tersebut langsung ke pasar global.

“Sehingga yang diminta oleh bupati ada penerbangan langsung misalnya ke Jepang, ada penerbangan langsung ke Amerika, ada penerbangan langsung (ke) China, yang itu adalah pasar-pasar tuna Indonesia, tidak usah lewat tangan kedua, tangan ketiga,” jelasnya.

Dengan begitu, Presiden Jokowi menilai, harga jual hasil laut tersebut dapat diperbaiki dan kesejahteraan nelayan juga dapat meningkat. Oleh karenanya, Presiden menyebut dirinya akan meminta kepada kementerian terkait untuk menindaklanjutinya. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Viral di Media Sosial: Kematian Pilot AMA Air Picu Sorotan, Warganet Pertanyakan Kesetaraan Nilai Nyawa OAP

Viral di Media Sosial: Kematian Pilot AMA Air Picu Sorotan, Warganet Pertanyakan Kesetaraan Nilai Nyawa OAP

6 Juli 2026
Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat, Pasgat Nabire Salurkan Bantuan Sembako bagi Anak-anak Papua

Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat, Pasgat Nabire Salurkan Bantuan Sembako bagi Anak-anak Papua

6 Juli 2026
Satgas ODC Salurkan Bantuan Prabowo untuk Pengungsi Konflik Intan Jaya, Disertai Trauma Healing

Satgas ODC Salurkan Bantuan Prabowo untuk Pengungsi Konflik Intan Jaya, Disertai Trauma Healing

6 Juli 2026
TNI Perketat Keamanan Bandara Perintis Usai OPM Bakar Pesawat dan Tewaskan Pilot di Yahukimo

Hasil Operasi Enam Bulan Kogabwilhan III: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita di Papua–Maluku

6 Juli 2026
TNI Perketat Keamanan Bandara Perintis Usai OPM Bakar Pesawat dan Tewaskan Pilot di Yahukimo

TNI Perketat Keamanan Bandara Perintis Usai OPM Bakar Pesawat dan Tewaskan Pilot di Yahukimo

6 Juli 2026
Deretan Dugaan Pelanggaran HAM di Intan Jaya Diungkap, Komnas HAM Diminta Turun Tangan

Deretan Dugaan Pelanggaran HAM di Intan Jaya Diungkap, Komnas HAM Diminta Turun Tangan

6 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Berkabung Atas Tewasnya Pilot Nicholas: AMA Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan di Papua

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pendeta GKI Tewas di Intan Jaya, Menham Minta Panglima TNI dan Kapolri Kendalikan Anggotanya

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pertamina Berlakukan Harga Terbaru BBM Non-Subsidi di Papua-Maluku, Berikut Daftarnya

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Ini Identitas Pilot Amerika yang Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Bupati Mimika Kritik Keras Kinerja Pejabat: “Sudah Dikasih Jabatan, Malas Masuk Kantor”

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Dr. Abraham Kateyau Ingatkan Kepala Kampung Jalankan Amanah dengan Baik, Tim Evaluasi Masih Bekerja

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Rapat koordinasi Pansus Beasisiswa Pokja Papua Tengah dengan Pemda Mimika di ruang rapat Bappeda Mimika, Selasa 21 November 2023. (Foto : Ist./ Koranpapua.id)

Pastikan Kelanjutan Pembiayaan, Pansus Beasiswa Pokja Papua Tengah Rakor dengan Pemda Mimika

Barisan para imam dan biarawan-biarawati serta umat Keuskupan Agung Ende berjalan menuju pintu keluar Gereja Katedral Ende usai misa requem mengantar jenazah Uskup Agung Ende Mgr Vincentius Sensi Potokota,Pr ke tempat pemakaman di Istana Keuskupan di Ndona, Kamis 23 November 2023. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

KAMIS KELABU, Air Mata Umat Buat Uskup Mgr Vincentius Sensi Potokota, Pr

Sabar P. Sormin, Kepala Regional (Kanreg) IX BKN Jayapura. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Prioritaskan Honorer, Peluang Lulusan Sarjana Baru Jadi ASN Semakin Sempit

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id