ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Kelaparan yang Melanda Yahukimo, 23 Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Bencana kelaparan tersebut membuat Pemerintah Pusat bereaksi. Wakil Presiden Ma’ruf Amin berjanji pemerintah akan segera mengirim bantuan untuk mengatasi bencana kelaparan di sana.

26 Oktober 2023
0
Kelaparan yang Melanda Yahukimo, 23 Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Esau Miram,S.IP, Wakil Bupati Yahukimo (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Musibah kelaparan yang melanda Distrik Amuma, Yahukimo, Papua Pegunungan telah mengakibatkan 23 warga kampung itu meninggal dunia. 

Informasi terbaru dalam pekan ini, satu warga lagi meninggal pada Senin 23 Oktober 2023. Dengan bertambahnya satu warga lagi sehingga total menjadi 23 orang. 

ADVERTISEMENT

Kabar duka ini dilaporkan Kepala Distrik Amuma, Zakeus Lagowan. Menurutnya, musibah kelaparan yang melanda wilayah itu sudah terjadi sejak Agustus 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Data lengkapnya warga yang meninggal belum bisa kami sampaikan karena komunikasi hanya dilakukan dengan handy talky,” kata Zakeus, kemarin.

Baca Juga

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Zakeus mengatakan, terdapat 12 ribu warga di distriknya yang terdampak bencana kelaparan tersebut. 

Sementara itu, Wakil Bupati Yahukimo, Esau Miram mengungkapkan, pihaknya masih menunggu data resmi dari perwakilan kampung atau Distrik Amuma.

Esau Miram  menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah sejumlah warga itu meninggal akibat kelaparan atau hal yang lain. 

Mengingat belum adanya laporan resmi. Dia mengatakan, pada awal Oktober bencana kelaparan dilaporkan di Amuma. Namun, saat itu tidak ada laporan kematian warga.

Esau menjelaskan, saat itu pihaknya menyalurkan bantuan empat  ton beras untuk mencegah bencana kelaparan semakin parah.

Pemerintah daerah juga telah membentuk tim kesehatan untuk diturunkan ke lokasi mengecek kondisi dan penyebab kematian warga yang meninggal. 

“Untuk bantuan kami belum bisa kirim lagi karena kami belum tahu kondisi di sana dan bantuan apa saja yang dibutuhkan,” jelas Esau kepada awak media baru-baru ini.

Bencana kelaparan tersebut membuat Pemerintah Pusat bereaksi. Wakil Presiden Ma’ruf Amin berjanji pemerintah akan segera mengirim bantuan untuk mengatasi bencana kelaparan di sana.

“Jangka pendeknya kan kita mengirim bantuan ke sana,” kata Ma’ruf dalam keterangan pers di Kalimantan Tengah, Rabu 25 Oktober 2023.

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

9 Agustus 2026
Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

9 Agustus 2026
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

9 Agustus 2026
DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

9 Agustus 2026
Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

9 Agustus 2026
666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

9 Agustus 2026

POPULER

  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pangkogabwilhan III Ultimatum OPM Usai Empat Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Pemkab Bantu Rp75 Miliar Rampungkan Pembangunan Gedung Klasis GKI Mimika

Pemkab Bantu Rp75 Miliar Rampungkan Pembangunan Gedung Klasis GKI Mimika

Terima SK Penjabat Sekda, Robert; Saya Bertugas Sampai Ada Sekda Definitif

Terima SK Penjabat Sekda, Robert; Saya Bertugas Sampai Ada Sekda Definitif

Kapus dan Kadistrik di Mimika Ikut Advokasi STBM, 2024 Mimika 100 Persen Stop Buang Besar Sembarangan 

Kapus dan Kadistrik di Mimika Ikut Advokasi STBM, 2024 Mimika 100 Persen Stop Buang Besar Sembarangan 

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id