ADVERTISEMENT
Senin, Mei 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

150 Guru YPPK Mimika Ikut Pendampingan Kurikulum Merdeka

Kegiatan ini dilaksanakan karena ada suatu kekuatiran bersama dalam proses pembelajaran di semua sekolah YPPK yang kurang proaktif, dengan sarana yang diberikan oleh pemerintah yakni Platform Merdeka Mengajar.

16 September 2023
0
150 Guru YPPK Mimika Ikut Pendampingan Kurikulum Merdeka

Fransiskus Bokeyau, Sekretaris Dinas Pendidikan, Bernolfus Welerubun selaku kreator kegiatan foto bersama para guru SD Seminari Santo Yohanes Pembaptis setelah acara pembukaan, Sabtu 16 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Meningkatkan mutu satuan pendidikan, Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Mimika menggelar pendampingan kepada 150 guru yang bekerja dibawah naungan yayasan tersebut.

Ratusan tenaga pendidik itu merupakan utusan dari 15 sekolah mulai TK dan SD YPPK Se-Mimika Provinsi, Papua Tengah diberikan pendampingan seputar Kurikulum Merdeka Komunitas Belajar Sekolah YPPK Platform Merdeka Mengajar (PMM).

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang dipusatkan di Aula SD YPPK Seminari Santo Yohanes Pembaptis, Kampung Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Sabtu 16 September 2023 mengusung tagline ‘Guru Maju Mutu Melaju YPPK Keren’ .

Advertisement. Scroll to continue reading.

Fransiskus Bokeyau, S.Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan Mimika pada sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada YPPK yang sudah melaksanakan kegiatan pendampingan ini.

Baca Juga

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

Menurutnya, YPPK menjadi inisiator untuk memberikan informasi dan membagi pengalaman yang dimiliki melalui tim dalam pendampingan Kurikulum Merdeka Belajar Platform Merdeka Mengajar.

Melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dan tanggungjawab guru sebagai pendidik mulai dari TK dan SD.

Kurikulum Merdeka Belajar yang diterapkan saat ini merupakan suatu program Kementerian Pendidikan dalam mendukung proses kreatif bagi guru.

Karenanya suka atau tidak suka harus dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan di YPPK. Melalui kurikulum ini guru mampu menerapkan pola-pola belajar di setiap sekolahnya masing-masing.

Kepada tim fasilitator diingatkan untuk membagi informasi dan pengetahuannya sebanyak-banyaknya kepada guru-guru yang ada supaya bisa diterapkan di sekolah.

Platform Merdeka Mengajar adalah platform teknologi yang disediakan untuk guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya.

Ia berharap, Merdeka Mengajar menjadi suatu referensi bagi guru dalam mengembangkan praktik mengajar.

Platform ini mempunyai tiga fungsi, yaitu membantu guru untuk mengajar, belajar, dan berkarya. Di dalamnya terdapat Toolkit Assessment untuk mengukur capaian belajar siswa.

Sementara Bernolfus Welerubun selaku kreator kegiatan ini dalam arahannya menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan karena ada suatu kekuatiran bersama dalam proses pembelajaran di semua sekolah YPPK yang kurang proaktif, dengan sarana yang diberikan oleh pemerintah yakni Platform Merdeka Mengajar.

“Hari ini kita kumpulkan 150 guru dari 15 sekolah yang belum memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah dalam proses menyediakan buku rapor bagi siswa,” jelasnya.

Bernolfus menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk tindaklanjut pelatihan yang pernah diikuti sebelumnya. Tujuannya agar bisa membagi informasi, perkenalan dan belajar bersama bagi sekolah-sekolah terkait Platform Merdeka Mengajar.

Bernolfus yang juga sebagai Kepala SD YPPK Waonaripi menjelaskan, guru-guru yang hadir dalam kegiatan ini merupakan utusan dari SD YPPK Mioko, Iwaka, Hiripau, Mwuare, Kaugapu, Pomaka dan SD YPPK dalam Kota Timika.

“Sebelum kami kumpul bersama hari ini, malam harinya kami zoom bersama para kepala sekolah untuk samakan persepsi dan sepakat bahwa hari Sabtu ini perlu adanya pelatihan sebagai suplemen tambahan dalam Platform Merdeka Mengajar,” jelasnya.

Bernolfus mengucapkan terima kasih kepada para kepala sekolah yang sudah mendorong dan mengutus para gurunya untuk hadir mengikuti kegiatan ini.

Ia mengajak semua guru sama-sama belajar sebuah layanan pendidikan digital supaya dapat mendukung kemajuan pendidikan kedepan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

Konflik Antarsuku OAP di Jayawijaya: Bupati Atenius Tegaskan Penegakan Hukum

17 Mei 2026
KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

KNMP Kembalikan Kejayaan Papua Lumbung Tuna di Kawasan Timur Indonesia

17 Mei 2026
KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

KPK dan KLH Didesak Audit Investigasi Proyek Gambut BPEGM di Tanah Papua

17 Mei 2026
Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

17 Mei 2026
Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

Dukung Gernas BBI, Bupati Johannes Rettob Imbau Masyarakat Berbelanja Produk UMKM Mimika

17 Mei 2026
Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

16 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    966 shares
    Bagikan 386 Tweet 242
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post

Gallery Foto Pendampingan Kurikulum Merdeka Komunitas Belajar Sekolah YPPK Platform Merdeka Mengajar (PMM)

Lucas Yasi, Kepala Kemenag Mimika, Yunus Wanenda, Kepala Seksi Agama Kristen foto bersama Ketua Klasis dan pendeta setelah rapat, Sabtu 16 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Soal Penunjukan Antonius Tapipea, Bupati EO Orang Baik dan yang Ditunjuk Juga Tidak Salah

Ramaikan Pasar Tumpah, Satgas YPR 433/JS Bantu Roda Perekonomian Masyarakat

Ramaikan Pasar Tumpah, Satgas YPR 433/JS Bantu Roda Perekonomian Masyarakat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id