ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

150 Guru YPPK Mimika Ikut Pendampingan Kurikulum Merdeka

Kegiatan ini dilaksanakan karena ada suatu kekuatiran bersama dalam proses pembelajaran di semua sekolah YPPK yang kurang proaktif, dengan sarana yang diberikan oleh pemerintah yakni Platform Merdeka Mengajar.

16 September 2023
0
150 Guru YPPK Mimika Ikut Pendampingan Kurikulum Merdeka

Fransiskus Bokeyau, Sekretaris Dinas Pendidikan, Bernolfus Welerubun selaku kreator kegiatan foto bersama para guru SD Seminari Santo Yohanes Pembaptis setelah acara pembukaan, Sabtu 16 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Meningkatkan mutu satuan pendidikan, Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Mimika menggelar pendampingan kepada 150 guru yang bekerja dibawah naungan yayasan tersebut.

Ratusan tenaga pendidik itu merupakan utusan dari 15 sekolah mulai TK dan SD YPPK Se-Mimika Provinsi, Papua Tengah diberikan pendampingan seputar Kurikulum Merdeka Komunitas Belajar Sekolah YPPK Platform Merdeka Mengajar (PMM).

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang dipusatkan di Aula SD YPPK Seminari Santo Yohanes Pembaptis, Kampung Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Sabtu 16 September 2023 mengusung tagline ‘Guru Maju Mutu Melaju YPPK Keren’ .

Advertisement. Scroll to continue reading.

Fransiskus Bokeyau, S.Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan Mimika pada sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada YPPK yang sudah melaksanakan kegiatan pendampingan ini.

Baca Juga

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

Menurutnya, YPPK menjadi inisiator untuk memberikan informasi dan membagi pengalaman yang dimiliki melalui tim dalam pendampingan Kurikulum Merdeka Belajar Platform Merdeka Mengajar.

Melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dan tanggungjawab guru sebagai pendidik mulai dari TK dan SD.

Kurikulum Merdeka Belajar yang diterapkan saat ini merupakan suatu program Kementerian Pendidikan dalam mendukung proses kreatif bagi guru.

Karenanya suka atau tidak suka harus dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan di YPPK. Melalui kurikulum ini guru mampu menerapkan pola-pola belajar di setiap sekolahnya masing-masing.

Kepada tim fasilitator diingatkan untuk membagi informasi dan pengetahuannya sebanyak-banyaknya kepada guru-guru yang ada supaya bisa diterapkan di sekolah.

Platform Merdeka Mengajar adalah platform teknologi yang disediakan untuk guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya.

Ia berharap, Merdeka Mengajar menjadi suatu referensi bagi guru dalam mengembangkan praktik mengajar.

Platform ini mempunyai tiga fungsi, yaitu membantu guru untuk mengajar, belajar, dan berkarya. Di dalamnya terdapat Toolkit Assessment untuk mengukur capaian belajar siswa.

Sementara Bernolfus Welerubun selaku kreator kegiatan ini dalam arahannya menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan karena ada suatu kekuatiran bersama dalam proses pembelajaran di semua sekolah YPPK yang kurang proaktif, dengan sarana yang diberikan oleh pemerintah yakni Platform Merdeka Mengajar.

“Hari ini kita kumpulkan 150 guru dari 15 sekolah yang belum memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah dalam proses menyediakan buku rapor bagi siswa,” jelasnya.

Bernolfus menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk tindaklanjut pelatihan yang pernah diikuti sebelumnya. Tujuannya agar bisa membagi informasi, perkenalan dan belajar bersama bagi sekolah-sekolah terkait Platform Merdeka Mengajar.

Bernolfus yang juga sebagai Kepala SD YPPK Waonaripi menjelaskan, guru-guru yang hadir dalam kegiatan ini merupakan utusan dari SD YPPK Mioko, Iwaka, Hiripau, Mwuare, Kaugapu, Pomaka dan SD YPPK dalam Kota Timika.

“Sebelum kami kumpul bersama hari ini, malam harinya kami zoom bersama para kepala sekolah untuk samakan persepsi dan sepakat bahwa hari Sabtu ini perlu adanya pelatihan sebagai suplemen tambahan dalam Platform Merdeka Mengajar,” jelasnya.

Bernolfus mengucapkan terima kasih kepada para kepala sekolah yang sudah mendorong dan mengutus para gurunya untuk hadir mengikuti kegiatan ini.

Ia mengajak semua guru sama-sama belajar sebuah layanan pendidikan digital supaya dapat mendukung kemajuan pendidikan kedepan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026
Dua Pelajar Asal Provinsi Papua Pegunungan Tampil Kibarkan Bendera di Istana Merdeka

Dua Pelajar Asal Provinsi Papua Pegunungan Tampil Kibarkan Bendera di Istana Merdeka

17 Agustus 2026
Nancy Raweyai: Keterwakilan Perempuan di Ruang Politik Perlu Diperkuat 

Nancy Raweyai: Keterwakilan Perempuan di Ruang Politik Perlu Diperkuat 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    911 shares
    Bagikan 364 Tweet 228
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
Next Post

Gallery Foto Pendampingan Kurikulum Merdeka Komunitas Belajar Sekolah YPPK Platform Merdeka Mengajar (PMM)

Lucas Yasi, Kepala Kemenag Mimika, Yunus Wanenda, Kepala Seksi Agama Kristen foto bersama Ketua Klasis dan pendeta setelah rapat, Sabtu 16 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Soal Penunjukan Antonius Tapipea, Bupati EO Orang Baik dan yang Ditunjuk Juga Tidak Salah

Ramaikan Pasar Tumpah, Satgas YPR 433/JS Bantu Roda Perekonomian Masyarakat

Ramaikan Pasar Tumpah, Satgas YPR 433/JS Bantu Roda Perekonomian Masyarakat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id