ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

150 Guru YPPK Mimika Ikut Pendampingan Kurikulum Merdeka

Kegiatan ini dilaksanakan karena ada suatu kekuatiran bersama dalam proses pembelajaran di semua sekolah YPPK yang kurang proaktif, dengan sarana yang diberikan oleh pemerintah yakni Platform Merdeka Mengajar.

16 September 2023
0
150 Guru YPPK Mimika Ikut Pendampingan Kurikulum Merdeka

Fransiskus Bokeyau, Sekretaris Dinas Pendidikan, Bernolfus Welerubun selaku kreator kegiatan foto bersama para guru SD Seminari Santo Yohanes Pembaptis setelah acara pembukaan, Sabtu 16 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Meningkatkan mutu satuan pendidikan, Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Mimika menggelar pendampingan kepada 150 guru yang bekerja dibawah naungan yayasan tersebut.

Ratusan tenaga pendidik itu merupakan utusan dari 15 sekolah mulai TK dan SD YPPK Se-Mimika Provinsi, Papua Tengah diberikan pendampingan seputar Kurikulum Merdeka Komunitas Belajar Sekolah YPPK Platform Merdeka Mengajar (PMM).

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang dipusatkan di Aula SD YPPK Seminari Santo Yohanes Pembaptis, Kampung Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Sabtu 16 September 2023 mengusung tagline ‘Guru Maju Mutu Melaju YPPK Keren’ .

Advertisement. Scroll to continue reading.

Fransiskus Bokeyau, S.Pd, Sekretaris Dinas Pendidikan Mimika pada sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada YPPK yang sudah melaksanakan kegiatan pendampingan ini.

Baca Juga

BRIDA Mimika Kaji Strategi Pembangunan Distrik Mimika Barat Jauh Berbasis Potensi Lokal

Festival UMKM Mimika 2026 Dibuka, 125 Pelaku Usaha Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

Menurutnya, YPPK menjadi inisiator untuk memberikan informasi dan membagi pengalaman yang dimiliki melalui tim dalam pendampingan Kurikulum Merdeka Belajar Platform Merdeka Mengajar.

Melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dan tanggungjawab guru sebagai pendidik mulai dari TK dan SD.

Kurikulum Merdeka Belajar yang diterapkan saat ini merupakan suatu program Kementerian Pendidikan dalam mendukung proses kreatif bagi guru.

Karenanya suka atau tidak suka harus dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan di YPPK. Melalui kurikulum ini guru mampu menerapkan pola-pola belajar di setiap sekolahnya masing-masing.

Kepada tim fasilitator diingatkan untuk membagi informasi dan pengetahuannya sebanyak-banyaknya kepada guru-guru yang ada supaya bisa diterapkan di sekolah.

Platform Merdeka Mengajar adalah platform teknologi yang disediakan untuk guru dan kepala sekolah dalam mengajar, belajar, dan berkarya.

Ia berharap, Merdeka Mengajar menjadi suatu referensi bagi guru dalam mengembangkan praktik mengajar.

Platform ini mempunyai tiga fungsi, yaitu membantu guru untuk mengajar, belajar, dan berkarya. Di dalamnya terdapat Toolkit Assessment untuk mengukur capaian belajar siswa.

Sementara Bernolfus Welerubun selaku kreator kegiatan ini dalam arahannya menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan karena ada suatu kekuatiran bersama dalam proses pembelajaran di semua sekolah YPPK yang kurang proaktif, dengan sarana yang diberikan oleh pemerintah yakni Platform Merdeka Mengajar.

“Hari ini kita kumpulkan 150 guru dari 15 sekolah yang belum memanfaatkan fasilitas yang disediakan pemerintah dalam proses menyediakan buku rapor bagi siswa,” jelasnya.

Bernolfus menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk tindaklanjut pelatihan yang pernah diikuti sebelumnya. Tujuannya agar bisa membagi informasi, perkenalan dan belajar bersama bagi sekolah-sekolah terkait Platform Merdeka Mengajar.

Bernolfus yang juga sebagai Kepala SD YPPK Waonaripi menjelaskan, guru-guru yang hadir dalam kegiatan ini merupakan utusan dari SD YPPK Mioko, Iwaka, Hiripau, Mwuare, Kaugapu, Pomaka dan SD YPPK dalam Kota Timika.

“Sebelum kami kumpul bersama hari ini, malam harinya kami zoom bersama para kepala sekolah untuk samakan persepsi dan sepakat bahwa hari Sabtu ini perlu adanya pelatihan sebagai suplemen tambahan dalam Platform Merdeka Mengajar,” jelasnya.

Bernolfus mengucapkan terima kasih kepada para kepala sekolah yang sudah mendorong dan mengutus para gurunya untuk hadir mengikuti kegiatan ini.

Ia mengajak semua guru sama-sama belajar sebuah layanan pendidikan digital supaya dapat mendukung kemajuan pendidikan kedepan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

BRIDA Mimika Kaji Strategi Pembangunan Distrik Mimika Barat Jauh Berbasis Potensi Lokal

BRIDA Mimika Kaji Strategi Pembangunan Distrik Mimika Barat Jauh Berbasis Potensi Lokal

10 Agustus 2026
Festival UMKM Mimika 2026 Dibuka, 125 Pelaku Usaha Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

Festival UMKM Mimika 2026 Dibuka, 125 Pelaku Usaha Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

10 Agustus 2026
Lemasko Desak Kapolres Mimika Usut Tuntas Kasus Pembunuhan di Mimika, Jangan Ada Kata Kompromi!

Lemasko Desak Kapolres Mimika Usut Tuntas Kasus Pembunuhan di Mimika, Jangan Ada Kata Kompromi!

10 Agustus 2026
Soal Belum Difungsikannya Gedung Perpustakaan yang Habiskan Rp10 Miliar, Bupati Mimika Sebut Masih Direhap

Soal Belum Difungsikannya Gedung Perpustakaan yang Habiskan Rp10 Miliar, Bupati Mimika Sebut Masih Direhap

10 Agustus 2026
Soal Belum Difungsikannya Gedung Perpustakaan yang Habiskan Rp10 Miliar, Bupati Mimika Sebut Masih Direhap

Sekda Mimika Pimpin Apel Gabungan di Distrik Mimika Barat, Tekankan ASN Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat 

10 Agustus 2026
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

“Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

10 Agustus 2026

POPULER

  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pangkogabwilhan III Ultimatum OPM Usai Empat Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Gallery Foto Pendampingan Kurikulum Merdeka Komunitas Belajar Sekolah YPPK Platform Merdeka Mengajar (PMM)

Lucas Yasi, Kepala Kemenag Mimika, Yunus Wanenda, Kepala Seksi Agama Kristen foto bersama Ketua Klasis dan pendeta setelah rapat, Sabtu 16 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Soal Penunjukan Antonius Tapipea, Bupati EO Orang Baik dan yang Ditunjuk Juga Tidak Salah

Ramaikan Pasar Tumpah, Satgas YPR 433/JS Bantu Roda Perekonomian Masyarakat

Ramaikan Pasar Tumpah, Satgas YPR 433/JS Bantu Roda Perekonomian Masyarakat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id