ADVERTISEMENT
Senin, September 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Merasa Tidak Dihargai, Marsel Mameyau Gembok Pintu Kantor Dinas Kesehatan

Membidangi tiga bagian yakni Bagian Program, Kepegawaian dan Keuangan. Namun setiap ada kegiatan di luar daerah, dirinya tidak pernah dimasukan dalam kegiatan tersebut. Kejadian ini sudah berlangsung hampir enam bulan, sementara kepala dinas setiap saat berangkat terus ke luar daerah.

19 Juni 2023
0
Marsel Mameyau, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika membuka pintu menunjukan pintu yang sudah digemboknya kepada Koranpapua.id, Senin 19 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Marsel Mameyau, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika membuka pintu menunjukan pintu yang sudah digemboknya kepada Koranpapua.id, Senin 19 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA – Koranpapua.id – Marselinus Mamayau, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika meluapkan kemarahannya terhadap semua pegawai termasuk Kadinkes, Reynold Ubra dengan menggembok pintu utama kantor.

Aksi tersebut dilakukan Marsel pada saat jam kantor sedang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIT, Senin 19 Juni 2023. Saat digembok para pegawai Dinkes sebagian besar masih berada di dalam kantor.

ADVERTISEMENT
“Sebenarnya saya mau lapor dulu ke Plt Bupati dan Sekda. Tapi saya sudah terlalu marah dengan gerakan-gerakan para pegawai Dinkes tidak terkecuali,”

Kepada Koranpapua.id di Kantor Dinkes, Marsel menjelaskan, dirinya nekat  menggembok pintu utama, karena selama ini merasa tidak dihargai oleh bawahan dan kepala dinas. Sebagian besar pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sebenarnya saya mau lapor dulu ke Plt Bupati dan Sekda. Tapi saya sudah terlalu marah dengan gerakan-gerakan para pegawai Dinkes tidak terkecuali,” ujar Marsel kesal.

Baca Juga

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

Marsel mengungkapkan mulai dari kepala dinas, Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasie)  di Dinkes sepertinya tidak menghargai dirinya sebagai Sekretaris atau orang kedua di dinas tersebut.

Para Kabid dan Kasie tidak pernah melakukan koordinasi dengan Sekretaris terkait dengan sejumlah pekerjaan. Mereka lebih memilih untuk langsung berkoordinasi dengan Kadis, padahal sesuai SOP sebelum ke Kadis harus melewati Sekretaris.

Sistem kerja yang tidak sesuai SOP ini bukan baru sekarang, tapi sudah terjadi sejak lama. “Saya ikuti terus selama ini. Kepala dinas berangkat terus. Sekali berangkat bisa habiskan Rp18 juta. Baru pergi dan kembali baru satu malam di Timika besoknya berangkat lagi. Memangnya saya ini sekuriti untuk jaga kantor,” tandas Marsel.

Menurut Marsel, dirinya dilantik oleh Bupati sebagai pejabat sama seperti kepala dinas. “Kenapa saya tidak dihargai. Tolong muat pa wartawan. Saya kunci pintu ini sampai persoalan selesai. Kenapa saya dikasih tinggal sebagai penjaga kantor dan setiap kegiatan tidak pernah dilibatkan,” timpal Marsel.

Sebagai Sekretaris Dinas, Marsel menyampaikan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) membidangi tiga bagian yakni Bagian Program, Kepegawaian dan Keuangan. Namun setiap kali ada kegiatan di luar daerah, dirinya tidak pernah dimasukan dalam kegiatan tersebut. Kejadian ini sudah berlangsung hampir enam bulan, sementara kepala dinas setiap saat berangkat terus ke luar daerah.

“Saya minta mari kita saling menghargai. Jangan lihat saya tenang-tenang saja, jadi bukan begitu,” katanya sembari menambahkan jika dirinya juga pernah mengunci pintu ruang kerja dr. Evelin di RSUD, karena diduga bermain SK.

Ia memastikan sampai jam pulang kerja, pintu kantor tetap digembok sampai permasalahan ini diselesaikan. Ia tidak mempedulikan pegawai yang ada dalam kantor bisa keluar lewat mana.

“Besok Bagian Keuangan berangkat ke Bali, yang seharusnya nama saya ada. Tapi tidak ada nama. Tadi pagi bagian program berangkat ke Nabire juga sama,” katanya.

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika saat dikonfirmasi Koranpapua.id nomornya tidak aktif. Saat kejadian Kadinkes sementara tidak berada di kantor. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

28 September 2026
SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

SiLPA Mimika 2025 Capai Rp1,116 Triliun, Sebagian Dipakai Tutup Defisit APBD 2026

28 September 2026
Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

Samuel Yogi: Koperasi Mimika Harus Mandiri, Jangan Bergantung Proposal

28 September 2026
Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

Kemarau Panjang Ganggu Pangan Warga Jila, Pemkab Mimika Kirim 1,3 Ton Beras

28 September 2026
Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

Serapan APBD Mimika Baru 44 Persen, Pemkab Kejar Ketertinggalan hingga Akhir Tahun

28 September 2026
Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    585 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Kompol Mursaling, Kepala BNN Kabupaten Mimika memberikan materi kepada peserta Pra IYD di Aula Sentra Pendidikan pada Senin, 19 Juli 2023 (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Tiga Jenis Narkoba Beredar di Timika, Mursaling Ingatkan Kaum Muda Pintar Memilih Teman Bergaul

Kaum Muda Timika Diingatkan Hindari Seks Bebas, Media Sosial Menjadi Salah Satu Penyebabnya

Kaum Muda Timika Diingatkan Hindari Seks Bebas, Media Sosial Menjadi Salah Satu Penyebabnya

Panti Asuhan Santa Susana Timika Tampung 62 Anak, 80 Persen Yatim Piatu

Panti Asuhan Santa Susana Timika Tampung 62 Anak, 80 Persen Yatim Piatu

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id