ADVERTISEMENT
Sabtu, Juli 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Merasa Tidak Dihargai, Marsel Mameyau Gembok Pintu Kantor Dinas Kesehatan

Membidangi tiga bagian yakni Bagian Program, Kepegawaian dan Keuangan. Namun setiap ada kegiatan di luar daerah, dirinya tidak pernah dimasukan dalam kegiatan tersebut. Kejadian ini sudah berlangsung hampir enam bulan, sementara kepala dinas setiap saat berangkat terus ke luar daerah.

19 Juni 2023
0
Marsel Mameyau, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika membuka pintu menunjukan pintu yang sudah digemboknya kepada Koranpapua.id, Senin 19 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Marsel Mameyau, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika membuka pintu menunjukan pintu yang sudah digemboknya kepada Koranpapua.id, Senin 19 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA – Koranpapua.id – Marselinus Mamayau, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika meluapkan kemarahannya terhadap semua pegawai termasuk Kadinkes, Reynold Ubra dengan menggembok pintu utama kantor.

Aksi tersebut dilakukan Marsel pada saat jam kantor sedang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIT, Senin 19 Juni 2023. Saat digembok para pegawai Dinkes sebagian besar masih berada di dalam kantor.

ADVERTISEMENT
“Sebenarnya saya mau lapor dulu ke Plt Bupati dan Sekda. Tapi saya sudah terlalu marah dengan gerakan-gerakan para pegawai Dinkes tidak terkecuali,”

Kepada Koranpapua.id di Kantor Dinkes, Marsel menjelaskan, dirinya nekat  menggembok pintu utama, karena selama ini merasa tidak dihargai oleh bawahan dan kepala dinas. Sebagian besar pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sebenarnya saya mau lapor dulu ke Plt Bupati dan Sekda. Tapi saya sudah terlalu marah dengan gerakan-gerakan para pegawai Dinkes tidak terkecuali,” ujar Marsel kesal.

Baca Juga

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

Marsel mengungkapkan mulai dari kepala dinas, Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasie)  di Dinkes sepertinya tidak menghargai dirinya sebagai Sekretaris atau orang kedua di dinas tersebut.

Para Kabid dan Kasie tidak pernah melakukan koordinasi dengan Sekretaris terkait dengan sejumlah pekerjaan. Mereka lebih memilih untuk langsung berkoordinasi dengan Kadis, padahal sesuai SOP sebelum ke Kadis harus melewati Sekretaris.

Sistem kerja yang tidak sesuai SOP ini bukan baru sekarang, tapi sudah terjadi sejak lama. “Saya ikuti terus selama ini. Kepala dinas berangkat terus. Sekali berangkat bisa habiskan Rp18 juta. Baru pergi dan kembali baru satu malam di Timika besoknya berangkat lagi. Memangnya saya ini sekuriti untuk jaga kantor,” tandas Marsel.

Menurut Marsel, dirinya dilantik oleh Bupati sebagai pejabat sama seperti kepala dinas. “Kenapa saya tidak dihargai. Tolong muat pa wartawan. Saya kunci pintu ini sampai persoalan selesai. Kenapa saya dikasih tinggal sebagai penjaga kantor dan setiap kegiatan tidak pernah dilibatkan,” timpal Marsel.

Sebagai Sekretaris Dinas, Marsel menyampaikan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) membidangi tiga bagian yakni Bagian Program, Kepegawaian dan Keuangan. Namun setiap kali ada kegiatan di luar daerah, dirinya tidak pernah dimasukan dalam kegiatan tersebut. Kejadian ini sudah berlangsung hampir enam bulan, sementara kepala dinas setiap saat berangkat terus ke luar daerah.

“Saya minta mari kita saling menghargai. Jangan lihat saya tenang-tenang saja, jadi bukan begitu,” katanya sembari menambahkan jika dirinya juga pernah mengunci pintu ruang kerja dr. Evelin di RSUD, karena diduga bermain SK.

Ia memastikan sampai jam pulang kerja, pintu kantor tetap digembok sampai permasalahan ini diselesaikan. Ia tidak mempedulikan pegawai yang ada dalam kantor bisa keluar lewat mana.

“Besok Bagian Keuangan berangkat ke Bali, yang seharusnya nama saya ada. Tapi tidak ada nama. Tadi pagi bagian program berangkat ke Nabire juga sama,” katanya.

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika saat dikonfirmasi Koranpapua.id nomornya tidak aktif. Saat kejadian Kadinkes sementara tidak berada di kantor. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

Ironi Kota Timika: Spanduk Larangan Hanya Pajangan, Sampah Menumpuk di Jalan Papua I

10 Juli 2026
Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

Hanya Beberapa Menit dari Kota Timika, Kampung Nawaripi Masih Bergelut dengan Banjir dan Jalan Rusak

10 Juli 2026
Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

Jadikan Lumbung Logistik, Satgas Pamtas RI-PNG Yon Parako 462 Borong Hasil Kebun Warga Dekai

10 Juli 2026
Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

Harapan Mimika ke Istana Terhenti, Nikolaus Timakonama Gugur di Seleksi Akhir Paskibraka Nasional

10 Juli 2026
Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

Cegah Kesalahan Administrasi, BPKAD Mimika Bekali PPK dan Bendahara OPD Tata Kelola Keuangan

10 Juli 2026
Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

Padat Karya Rp3 Miliar, Distrik Jita Pasang 100 Lampu Jalan di 10 Kampung

10 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    674 shares
    Bagikan 270 Tweet 169
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Berkabung Atas Tewasnya Pilot Nicholas: AMA Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan di Papua

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Bupati Mimika Kritik Keras Kinerja Pejabat: “Sudah Dikasih Jabatan, Malas Masuk Kantor”

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Panglima TNI Pimpin Kenaikan Pangkat 23 Prajurit di Timika

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Kompol Mursaling, Kepala BNN Kabupaten Mimika memberikan materi kepada peserta Pra IYD di Aula Sentra Pendidikan pada Senin, 19 Juli 2023 (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Tiga Jenis Narkoba Beredar di Timika, Mursaling Ingatkan Kaum Muda Pintar Memilih Teman Bergaul

Kaum Muda Timika Diingatkan Hindari Seks Bebas, Media Sosial Menjadi Salah Satu Penyebabnya

Kaum Muda Timika Diingatkan Hindari Seks Bebas, Media Sosial Menjadi Salah Satu Penyebabnya

Panti Asuhan Santa Susana Timika Tampung 62 Anak, 80 Persen Yatim Piatu

Panti Asuhan Santa Susana Timika Tampung 62 Anak, 80 Persen Yatim Piatu

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id