ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Merasa Tidak Dihargai, Marsel Mameyau Gembok Pintu Kantor Dinas Kesehatan

Membidangi tiga bagian yakni Bagian Program, Kepegawaian dan Keuangan. Namun setiap ada kegiatan di luar daerah, dirinya tidak pernah dimasukan dalam kegiatan tersebut. Kejadian ini sudah berlangsung hampir enam bulan, sementara kepala dinas setiap saat berangkat terus ke luar daerah.

19 Juni 2023
0
Marsel Mameyau, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika membuka pintu menunjukan pintu yang sudah digemboknya kepada Koranpapua.id, Senin 19 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Marsel Mameyau, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika membuka pintu menunjukan pintu yang sudah digemboknya kepada Koranpapua.id, Senin 19 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA – Koranpapua.id – Marselinus Mamayau, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika meluapkan kemarahannya terhadap semua pegawai termasuk Kadinkes, Reynold Ubra dengan menggembok pintu utama kantor.

Aksi tersebut dilakukan Marsel pada saat jam kantor sedang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIT, Senin 19 Juni 2023. Saat digembok para pegawai Dinkes sebagian besar masih berada di dalam kantor.

ADVERTISEMENT
“Sebenarnya saya mau lapor dulu ke Plt Bupati dan Sekda. Tapi saya sudah terlalu marah dengan gerakan-gerakan para pegawai Dinkes tidak terkecuali,”

Kepada Koranpapua.id di Kantor Dinkes, Marsel menjelaskan, dirinya nekat  menggembok pintu utama, karena selama ini merasa tidak dihargai oleh bawahan dan kepala dinas. Sebagian besar pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sebenarnya saya mau lapor dulu ke Plt Bupati dan Sekda. Tapi saya sudah terlalu marah dengan gerakan-gerakan para pegawai Dinkes tidak terkecuali,” ujar Marsel kesal.

Baca Juga

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Marsel mengungkapkan mulai dari kepala dinas, Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Seksi (Kasie)  di Dinkes sepertinya tidak menghargai dirinya sebagai Sekretaris atau orang kedua di dinas tersebut.

Para Kabid dan Kasie tidak pernah melakukan koordinasi dengan Sekretaris terkait dengan sejumlah pekerjaan. Mereka lebih memilih untuk langsung berkoordinasi dengan Kadis, padahal sesuai SOP sebelum ke Kadis harus melewati Sekretaris.

Sistem kerja yang tidak sesuai SOP ini bukan baru sekarang, tapi sudah terjadi sejak lama. “Saya ikuti terus selama ini. Kepala dinas berangkat terus. Sekali berangkat bisa habiskan Rp18 juta. Baru pergi dan kembali baru satu malam di Timika besoknya berangkat lagi. Memangnya saya ini sekuriti untuk jaga kantor,” tandas Marsel.

Menurut Marsel, dirinya dilantik oleh Bupati sebagai pejabat sama seperti kepala dinas. “Kenapa saya tidak dihargai. Tolong muat pa wartawan. Saya kunci pintu ini sampai persoalan selesai. Kenapa saya dikasih tinggal sebagai penjaga kantor dan setiap kegiatan tidak pernah dilibatkan,” timpal Marsel.

Sebagai Sekretaris Dinas, Marsel menyampaikan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) membidangi tiga bagian yakni Bagian Program, Kepegawaian dan Keuangan. Namun setiap kali ada kegiatan di luar daerah, dirinya tidak pernah dimasukan dalam kegiatan tersebut. Kejadian ini sudah berlangsung hampir enam bulan, sementara kepala dinas setiap saat berangkat terus ke luar daerah.

“Saya minta mari kita saling menghargai. Jangan lihat saya tenang-tenang saja, jadi bukan begitu,” katanya sembari menambahkan jika dirinya juga pernah mengunci pintu ruang kerja dr. Evelin di RSUD, karena diduga bermain SK.

Ia memastikan sampai jam pulang kerja, pintu kantor tetap digembok sampai permasalahan ini diselesaikan. Ia tidak mempedulikan pegawai yang ada dalam kantor bisa keluar lewat mana.

“Besok Bagian Keuangan berangkat ke Bali, yang seharusnya nama saya ada. Tapi tidak ada nama. Tadi pagi bagian program berangkat ke Nabire juga sama,” katanya.

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika saat dikonfirmasi Koranpapua.id nomornya tidak aktif. Saat kejadian Kadinkes sementara tidak berada di kantor. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

9 Agustus 2026
Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

9 Agustus 2026
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

9 Agustus 2026
DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

9 Agustus 2026
Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

9 Agustus 2026
666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

9 Agustus 2026

POPULER

  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pangkogabwilhan III Ultimatum OPM Usai Empat Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Kompol Mursaling, Kepala BNN Kabupaten Mimika memberikan materi kepada peserta Pra IYD di Aula Sentra Pendidikan pada Senin, 19 Juli 2023 (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Tiga Jenis Narkoba Beredar di Timika, Mursaling Ingatkan Kaum Muda Pintar Memilih Teman Bergaul

Kaum Muda Timika Diingatkan Hindari Seks Bebas, Media Sosial Menjadi Salah Satu Penyebabnya

Kaum Muda Timika Diingatkan Hindari Seks Bebas, Media Sosial Menjadi Salah Satu Penyebabnya

Panti Asuhan Santa Susana Timika Tampung 62 Anak, 80 Persen Yatim Piatu

Panti Asuhan Santa Susana Timika Tampung 62 Anak, 80 Persen Yatim Piatu

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id