ADVERTISEMENT
Sabtu, September 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

486 OMK Enam Dekenat Keuskupan Timika Live In di Lima Paroki

Orang Muda Katolik (OMK) di Keuskupan Timika melaksanakan live in selama empat hari. Kegiatan dimulai Rabu 14 Juni sampai Sabtu 17 Juni 2023.

14 Juni 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Sebanyak 486 Orang Muda Katolik (OMK) dari enam dekenat di Keuskupan Timika menjalani live in di lima paroki di wilayah Dekenat Timika Agimuga.

Lima paroki ini, yakni Paroki Emanuel Mapuru Jaya, Paroki Santo Stefanus Sempan, Paroki Katedral Tiga Raja, Paroki Santa Sisilia SP2 dan Paroki Santo Petrus SP3.

ADVERTISEMENT

Pelaksanaan live in berlangsung selama empat hari terhitung Rabu 14 sampai Sabtu 17 Juni 2023. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Pra Indonesian Youth Day (IYD) ke-tiga yang akan berlangsung di Keusupan Agung Palembang tanggal 26-30 Juni mendatang.  IYD ke 3 mengangkat tema ‘Orang Muda Katolik, Bangkit dan Bersaksilah’.

Advertisement. Scroll to continue reading.

RP. Maximilianus Dora, OFM selaku Ketua Kepemudaan Keuskupan Timika dalam jumpa pers di Aula Paroki Santo Stefanus Sempan, Rabu 14 Juni menyebutkan, OMK dari enam dekenat yang ikut dalam kegiatan ini yakni, Dekenat Teluk Cenderawasih, Dekenat Kamu Mawia, Dekenat Tigi, Dekenat Paniai, Dekenat Moni Puncak Jaya dan Dekenat Timika Agimuga.

Baca Juga

PW PMI Papua Tengah Dorong Masjid di Mimika Jadi Ruang Tumbuh Pemuda Muslim

Solidaritas PMKRI Timika untuk Korban Gempa NTT, Rp24 Juta Terkumpul

RD Maxi menjelaskan, sesuai rencana awal peserta dari dekenat pegunungan mengutus masing-masing 45 orang. Sementara untuk dekenat Timika Agimuga sebagai tuan rumah tidak dibatasi jumlah pesertanya.

Semua peserta menyebar di lima paroki, dengan kuato setiap paroki 130 orang. Selama live in para peserta tinggal bersama orangtua angkat. “Kita di Sempan dan Paroki St Sisilia SP mendapat peserta dari Dekenat Tigi Paniai. Mereka tersebar di keluarga-keluarga yang sudah disiapkan panitia,” jelasnya.

Pastor Paroki Santo Stefanus Sempan ini mengungkapkan semula target peserta live in 700-1000 orang. Namun dikarenakan Dekenat Moni-Puncak Jaya situasi keamanan belum kondusif, sehingga hanya mengirim 18 peserta dari kuota yang ditetapkan 45 orang. Sementara untuk paroki lain pesertanya lebih dari 100 orang.

Semua jadwal acaranya sudah disiapkan oleh panitia besar Pra IYD Keuskupan Timika.  Kegiatan diawali dengan  live in, selanjutnya peserta mengikuti acara puncak Pra IYD yang berlangsung di venue utama halaman Gelael tanggal 19 Juni.

Selama di venue utama peserta akan dibekali berbagai materi, kegiatan ditutup dengan misa perutusan tanggal tanggal 21 Juni. Selama live in peserta juga mengikuti sejumlah kegiatan yang sudah dipersiapkan panitia lokal di masing-masing paroki.

Kegiatan ini bukan sekedar dibuat-buat oleh keuskupan, melainkan sudah disiapkan oleh panitia IYD ke 3 untuk dilaksanakan OMK di 38 Keuskupan di Indonesia.

“Pagi orangtua angkat antar mereka ikut misa di paroki dan ikut kegiatan lainnya seperti sharing kitab suci, olahraga bersama dan lain-lain. Siangnya orangtua antar makanan dan sore jemput kembali ke rumah,” jelas RD Maxi.

Sesuai agenda pada tanggal 16 Juni atau hari ketiga live in, peserta akan mengunjungi biara Susteran Caritas SP2. Melalui kunjungan ini peserta dapat mengetahui kehidupan membiara, termasuk mendengar penjelasan para suster bagaimana tahapan untuk menjadi biarawati. Peserta juga akan mengunjungi Gua Maria Nawaripi dan wisata manggrove.

Parade IYD

Sesuai jadwal pada Sabtu 17 Juni pukul 09.00 WIT semua peserta mengikuti parade IYD ke 3. Kegiatan dimulai dengan melakukan ziara ke makam Mgr. Jhon Philip Saklil, Pr di istana Keuskupan Bobaigo Timika.

Pada kegiatan pra IYD ini, Keuskupan Timika memiliki dua salib. Salib pertama memiliki ciri khas mengenakan pakaian adat Kamoro – Mimika Wee mewakili wilayah pantai. Salib kedua mengenakan koteka menandakan ciri khas dari Papua Pegunungan.

Sesuai rencana salib dengan ciri khas pengunungan yang akan dibawa ke acara puncak IYD di Palembang, sedangkan salib ciri khas Mimika Wee ditinggalkan di Keuskupan Timika. Meski demikian, pantia belum memutuskan, karena ada opsi lain bahwa kedua salib itu dibawa ke Palembang.

“Salib sekarang berada di Katedral Tiga Raja. Nanti dipindahkan ke Keuskupan Timika dengan devile dari kantor Keuskupan diarak menuju bundaran patung Kamoro menuju Diana. Selanjutnya melewati Jalan Budi Utomo, Jalan Hasanuddin, Jalan Yos Sudarso, Jalan Cenderawasih masuk venue utama Gelael untuk misa pembukaan pada Senin 19 Juni,” paparnya.

Misa pembukaan sesuai rencana dipimpin Uskup Keuskupan Asmat Mgr. Aloysius Murwito, OFM, sedangkan pada misa penutupan sekaligus perutusan tanggal 21 Juni dipimpin Uskup Keuskupan Jayapura Mgr. Dr. Yanuarius Teofilus Matopai You, Pr.

Usai misa pembukaan dilanjutkan dengan acara hiburan. Aneka tarian-tarian Nusantara kolaborasi dari lima daerah di Indonesia yakni, Jawa, Sumatera, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Papua akan tampil menghibur. Panitia juga mengundang grup band anak muda yang ada di Timika untuk mengisi acara.

Selama di venue utama peserta akan mendapatkan materi umum dan khusus yang diberikan beberapa pemateri. Diantaranya RD. Dr. Donatus Wea, S.Ag, Lic.Iur, Ketua STK ST. Yakobus Merauke yang menyampaikan materi tentang orang muda dan masalah ditinjau dari hukum perkawinan Gereja Katolik.

Peserta juga akan mendapatkan materi umum yang diberikan pihak kepolisian, para dokter yang memberikan materi suputar kesehatan. Sedangkan materi penyembuhan luka batin akan disampaikan oleh RD. Jhon Bunai, Pr. Kegiatan akan ditutup dengan pengakuan dosa.  (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinkes Mimika Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat dan Cegah Anemia di SMPN 6 Timika

Dinkes Mimika Tanamkan Kebiasaan Hidup Sehat dan Cegah Anemia di SMPN 6 Timika

26 September 2026
Dinkes Mimika Dorong PHBS dan Aksi Bergizi Jadi Kebiasaan di Sekolah

Dinkes Mimika Dorong PHBS dan Aksi Bergizi Jadi Kebiasaan di Sekolah

25 September 2026
Kepala SMPN 6 Timika Minta Siswa Biasakan Hidup Sehat, Dimulai dari Diri Sendiri

Kepala SMPN 6 Timika Minta Siswa Biasakan Hidup Sehat, Dimulai dari Diri Sendiri

25 September 2026
Dinkes Mimika Ajak Siswa SMPN 6 Timika Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

Dinkes Mimika Ajak Siswa SMPN 6 Timika Biasakan Hidup Bersih dan Sehat

25 September 2026
Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

Kontak Senjata di Intan Jaya, Koops TNI Habema Laporkan Empat Anggota OPM Tewas

25 September 2026

Aksi Kamisan Jember ke-50 Serukan Penyelesaian Pelanggaran HAM Hingga Keadilan Agraria

25 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Keuskupan Timika akan Mengutus 53 OMK Ikut IYD Ke 3 di Palembang

Keuskupan Timika akan Mengutus 53 OMK Ikut IYD Ke 3 di Palembang

Tingkatkan Pelayanan Publik, 203 ASN Ikut Pemetaan Kompetensi, Sosialisasi PP 94 Tahun 2021 dan Aplikasi I-DIS

Galeri Foto Kegiatan Pemetaan Kompetensi dan Sosialisasi PP Nomor 94 Tahun 2021

Galeri Foto Kegiatan Pemetaan Kompetensi dan Sosialisasi PP Nomor 94 Tahun 2021

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id