ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

486 OMK Enam Dekenat Keuskupan Timika Live In di Lima Paroki

Orang Muda Katolik (OMK) di Keuskupan Timika melaksanakan live in selama empat hari. Kegiatan dimulai Rabu 14 Juni sampai Sabtu 17 Juni 2023.

14 Juni 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Sebanyak 486 Orang Muda Katolik (OMK) dari enam dekenat di Keuskupan Timika menjalani live in di lima paroki di wilayah Dekenat Timika Agimuga.

Lima paroki ini, yakni Paroki Emanuel Mapuru Jaya, Paroki Santo Stefanus Sempan, Paroki Katedral Tiga Raja, Paroki Santa Sisilia SP2 dan Paroki Santo Petrus SP3.

ADVERTISEMENT

Pelaksanaan live in berlangsung selama empat hari terhitung Rabu 14 sampai Sabtu 17 Juni 2023. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Pra Indonesian Youth Day (IYD) ke-tiga yang akan berlangsung di Keusupan Agung Palembang tanggal 26-30 Juni mendatang.  IYD ke 3 mengangkat tema ‘Orang Muda Katolik, Bangkit dan Bersaksilah’.

Advertisement. Scroll to continue reading.

RP. Maximilianus Dora, OFM selaku Ketua Kepemudaan Keuskupan Timika dalam jumpa pers di Aula Paroki Santo Stefanus Sempan, Rabu 14 Juni menyebutkan, OMK dari enam dekenat yang ikut dalam kegiatan ini yakni, Dekenat Teluk Cenderawasih, Dekenat Kamu Mawia, Dekenat Tigi, Dekenat Paniai, Dekenat Moni Puncak Jaya dan Dekenat Timika Agimuga.

Baca Juga

168 Calon Jemaah Haji Mimika Masuk Estimasi Kuota 2027, Diminta Segera Verifikasi

Pemkab Mimika Tegaskan Sanggar Amungme-Kamoro Benteng Terakhir Budaya, Tinggalkan Pola Lama

RD Maxi menjelaskan, sesuai rencana awal peserta dari dekenat pegunungan mengutus masing-masing 45 orang. Sementara untuk dekenat Timika Agimuga sebagai tuan rumah tidak dibatasi jumlah pesertanya.

Semua peserta menyebar di lima paroki, dengan kuato setiap paroki 130 orang. Selama live in para peserta tinggal bersama orangtua angkat. “Kita di Sempan dan Paroki St Sisilia SP mendapat peserta dari Dekenat Tigi Paniai. Mereka tersebar di keluarga-keluarga yang sudah disiapkan panitia,” jelasnya.

Pastor Paroki Santo Stefanus Sempan ini mengungkapkan semula target peserta live in 700-1000 orang. Namun dikarenakan Dekenat Moni-Puncak Jaya situasi keamanan belum kondusif, sehingga hanya mengirim 18 peserta dari kuota yang ditetapkan 45 orang. Sementara untuk paroki lain pesertanya lebih dari 100 orang.

Semua jadwal acaranya sudah disiapkan oleh panitia besar Pra IYD Keuskupan Timika.  Kegiatan diawali dengan  live in, selanjutnya peserta mengikuti acara puncak Pra IYD yang berlangsung di venue utama halaman Gelael tanggal 19 Juni.

Selama di venue utama peserta akan dibekali berbagai materi, kegiatan ditutup dengan misa perutusan tanggal tanggal 21 Juni. Selama live in peserta juga mengikuti sejumlah kegiatan yang sudah dipersiapkan panitia lokal di masing-masing paroki.

Kegiatan ini bukan sekedar dibuat-buat oleh keuskupan, melainkan sudah disiapkan oleh panitia IYD ke 3 untuk dilaksanakan OMK di 38 Keuskupan di Indonesia.

“Pagi orangtua angkat antar mereka ikut misa di paroki dan ikut kegiatan lainnya seperti sharing kitab suci, olahraga bersama dan lain-lain. Siangnya orangtua antar makanan dan sore jemput kembali ke rumah,” jelas RD Maxi.

Sesuai agenda pada tanggal 16 Juni atau hari ketiga live in, peserta akan mengunjungi biara Susteran Caritas SP2. Melalui kunjungan ini peserta dapat mengetahui kehidupan membiara, termasuk mendengar penjelasan para suster bagaimana tahapan untuk menjadi biarawati. Peserta juga akan mengunjungi Gua Maria Nawaripi dan wisata manggrove.

Parade IYD

Sesuai jadwal pada Sabtu 17 Juni pukul 09.00 WIT semua peserta mengikuti parade IYD ke 3. Kegiatan dimulai dengan melakukan ziara ke makam Mgr. Jhon Philip Saklil, Pr di istana Keuskupan Bobaigo Timika.

Pada kegiatan pra IYD ini, Keuskupan Timika memiliki dua salib. Salib pertama memiliki ciri khas mengenakan pakaian adat Kamoro – Mimika Wee mewakili wilayah pantai. Salib kedua mengenakan koteka menandakan ciri khas dari Papua Pegunungan.

Sesuai rencana salib dengan ciri khas pengunungan yang akan dibawa ke acara puncak IYD di Palembang, sedangkan salib ciri khas Mimika Wee ditinggalkan di Keuskupan Timika. Meski demikian, pantia belum memutuskan, karena ada opsi lain bahwa kedua salib itu dibawa ke Palembang.

“Salib sekarang berada di Katedral Tiga Raja. Nanti dipindahkan ke Keuskupan Timika dengan devile dari kantor Keuskupan diarak menuju bundaran patung Kamoro menuju Diana. Selanjutnya melewati Jalan Budi Utomo, Jalan Hasanuddin, Jalan Yos Sudarso, Jalan Cenderawasih masuk venue utama Gelael untuk misa pembukaan pada Senin 19 Juni,” paparnya.

Misa pembukaan sesuai rencana dipimpin Uskup Keuskupan Asmat Mgr. Aloysius Murwito, OFM, sedangkan pada misa penutupan sekaligus perutusan tanggal 21 Juni dipimpin Uskup Keuskupan Jayapura Mgr. Dr. Yanuarius Teofilus Matopai You, Pr.

Usai misa pembukaan dilanjutkan dengan acara hiburan. Aneka tarian-tarian Nusantara kolaborasi dari lima daerah di Indonesia yakni, Jawa, Sumatera, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Papua akan tampil menghibur. Panitia juga mengundang grup band anak muda yang ada di Timika untuk mengisi acara.

Selama di venue utama peserta akan mendapatkan materi umum dan khusus yang diberikan beberapa pemateri. Diantaranya RD. Dr. Donatus Wea, S.Ag, Lic.Iur, Ketua STK ST. Yakobus Merauke yang menyampaikan materi tentang orang muda dan masalah ditinjau dari hukum perkawinan Gereja Katolik.

Peserta juga akan mendapatkan materi umum yang diberikan pihak kepolisian, para dokter yang memberikan materi suputar kesehatan. Sedangkan materi penyembuhan luka batin akan disampaikan oleh RD. Jhon Bunai, Pr. Kegiatan akan ditutup dengan pengakuan dosa.  (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

30 Juli 2026
12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

30 Juli 2026
Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Donorkan Darah, Bantu Penuhi Stok PMI Merauke

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Donorkan Darah, Bantu Penuhi Stok PMI Merauke

30 Juli 2026
Berlayar dari Timika Menuju Kaimana, Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Hilang Diduga Jatuh ke Laut

Berlayar dari Timika Menuju Kaimana, Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Hilang Diduga Jatuh ke Laut

30 Juli 2026
Bupati Nabire Minta Pusat Evaluasi Skema Gaji P3K dan Program Nasional di Papua

“Babi Saja Naik Pesawat,” Bupati Nabire Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Papua

30 Juli 2026
Bupati Nabire Minta Pusat Evaluasi Skema Gaji P3K dan Program Nasional di Papua

Wamen Bappenas Minta RKPD 2027 Seluruh Daerah di Papua Selaras dengan RAP3

30 Juli 2026

POPULER

  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    712 shares
    Bagikan 285 Tweet 178
  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    713 shares
    Bagikan 285 Tweet 178
  • Tiga Tahun Harumkan Nama Papua di Panggung Reggae Dunia: Dave Baransano Masih Berjuang Sendiri, Butuh Dukungan

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • “Babi Saja Naik Pesawat,” Bupati Nabire Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Papua

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Wamen PPN Ingatkan Kepala Daerah, Jangan Kelola Dana Otsus di Luar Perencanaan

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Keuskupan Timika akan Mengutus 53 OMK Ikut IYD Ke 3 di Palembang

Keuskupan Timika akan Mengutus 53 OMK Ikut IYD Ke 3 di Palembang

Tingkatkan Pelayanan Publik, 203 ASN Ikut Pemetaan Kompetensi, Sosialisasi PP 94 Tahun 2021 dan Aplikasi I-DIS

Galeri Foto Kegiatan Pemetaan Kompetensi dan Sosialisasi PP Nomor 94 Tahun 2021

Galeri Foto Kegiatan Pemetaan Kompetensi dan Sosialisasi PP Nomor 94 Tahun 2021

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id