ADVERTISEMENT
Senin, Juni 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Tahun 2023 Angka Penderita TBC di Mimika Dua Kali Lipat Angka Nasional

Total pasien TBC sebanyak 2.223 pada tahun 2022 namun hanya 1.103 yang mendapat investigasi kontak erat pasien TBC, artinya cuma 50 persen. Oleh karena itu pemerintah mempunyai komitmen kuat untuk segera mencapal Eliminasi TBC pada tahun 2030.

13 Juni 2023
0
dr Herlina M W Soumilena(Foto.Ist/Koranpapua.id)

dr Herlina M W Soumilena(Foto.Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Selain Malaria dan HIV-AIDS, salah satu persoalan kesehatan yang masih harus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Mimika yakni, penyakit TBC (tuberculosis).

Tahun 2023  Angka kejadian TBC di Mimika mencapai dua kali lipat dari angka nasional. Jika nasional 312 per 10.000 penduduk, untuk di Mimika angka TBC nya 707 per 10.000 penduduk.

ADVERTISEMENT

Hal ini sebagaimana ditulis dr. Herlina M W Soumilena dalam artikel yang berjudul ‘ Kenali TBC Tulang Belakang Sedini Mungkin (Spondilitis TBC) ‘ yang diterima Koranpapua.id.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Herlina yang sehari-hari bekerja sebagai dokter umum di BLUD Puskesmas Karang Senang Timika itu juga menulis angka kematian akibat TBC di Mimika tercatat berjumlah 27 per 100.000 penduduk.

Baca Juga

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Total pasien TBC sebanyak 2.223 pada tahun 2022 namun hanya 1.103 yang mendapat investigasi kontak erat pasien TBC, artinya cuma 50 persen. Oleh karena itu  pemerintah mempunyai komitmen kuat untuk segera mencapai Eliminasi TBC pada tahun 2030.

Angka TBC di Mimika sangat banyak dan jenis (TBC) nya  bervariasi, baik itu sensitif obat yang bisa diobati, TBC yang resisten obat (butuh terapi obat jangka panjang), TBC Bakteriologis, jenis baru, dan TB, Ekstra Paru.

Sementara penyakit tuberkulosis kasus pada tahun 2020 di  Papua sebanyak 8.368 kasus dan di Papua Barat sebanyak 1.438 kasus. Untuk Provinsi Papua Tahun 2017 3.392 kasus.

Tuberkulosis merupakan penyebab kematian paling umum akibat penyakit menular di seluruh dunia. Menurut WHO Wilayah WHO South-East Asia (SEA), rumah bagi 26% populasi dunia dengan 43% beban kejadian TB (WHO Global TB Report 2021)

Diperkirakan pada tahun 2020, hampir 4,3 juta orang jatuh sakit dengan TB dan diperkirakan 700.000 meninggal (tidak termasuk kematian HIV+TB) karena penyakit tersebut yang merupakan lebih dari separuh kematian TB global yang diperkirakan 1,3 juta pada tahun tersebut.

Kematian TB menunjukkan tren peningkatan dalam lebih dari satu dekade dan sekarang sangat dekat dengan tingkat yang terlihat pada tahun 2015. setiap hari, lebih dari 4.100 orang kehilangan nyawa mereka karena TB dan hampir 28 000 orang jatuh sakit dengan penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan ini.

Laporan dari  Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan mengatakan TBC di Indonesia dan Global masih menjadi masalah kesehatan yang utama.

Penyakit ini merupakan satu dari 10 penyebab utama kematian dunia, dan Indonesia adalah negara dengan beban TBC peringkat ke-3 tertinggi setelah India dan China.

Berdasarkan Global TB Report 2021, diperkirakan ada 824.000 kasus TBC di Indonesia, namun pasien TBC yang berhasil ditemukan, diobati, dan dilaporkan ke dalam sistem informasi nasional hanya 393.323 (48%).

Masih ada sekitar 52% kasus TBC yang belum ditemukan atau sudah ditemukan namun belum dilaporkan. Pada tahun 2022 data per bulan September untuk cakupan penemuan dan pengobatan TBC sebesar 39% (target satu tahun TC 90%) dan angka keberhasilan pengobatan TBC sebesar 74% (target SR 90%)

Dengan mengetahui informasi, gejala,tanda, pemeriksaan dan pengobatan  dari TBC diharapkan masyarakat dan tenaga medis terampil dapat melakukan :

  1. Mengobati TBC sedini mungkin sebelum terjadi komplikasi
  2. Mengendalikan penyebaran TBC di lingkungan sekitar
  3. Memberikan Vaksin BCG pada anak
  4. Memberitahukan kepada pasien untuk minum obat TBC secara teratur  tanpa pernah putus hingga jangka waktu yang telah di tentukan.
  5. Jika muncul komplikasi diperlukan terapi pembedahan untuk  stabilisasi tulang belakang.
  6. Pemakain masker untuk mencegah penyebaran kepada orang lain.

Adapun terdapat beberapa kelompok orang yang memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit TBC,

kelompok tersebut adalah :

  1. Orang dengan HIV positif dan penyakit imunokompromais lain.
  2. Orang yang mengonsumsi obat imunosupresan dalam jangka waktu panjang.
  3. Perokok
  4. Konsumsi alkohol tinggi
  5. Anak usia < 5 Tahun dan Lansia
  6. Memiliki kontak erat dengan orang dengan penyakit TB aktif yang infeksius.Berada di tempat dengan risiko tinggi terinfeksi tuberkulosis (contoh: lembaga permasyarakatan, fasilitas perawatan jangka panjang)
  7. Petugas kesehatan (redaksi)

 

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

Aliansi Mahasiswa Papua-Jember Rilis Pernyataan Pers: Tolak PSN dan Kriminalisasi Rezim Militer

6 Juni 2026
Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

6 Juni 2026
Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

Sampah yang Dibuang ke TPA Iwaka Berkurang Dua Ton Setiap Hari Berkat Bank Sampah

6 Juni 2026
Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

Speedboat Bermuatan Apel Terombang-ambing Empat Hari di Perairan Asmat

6 Juni 2026
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PTFI Dorong Aksi Zero Waste di Mimika

5 Juni 2026
Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

Benda Diduga Bom di Gereja Kingmi Intan Jaya Ternyata Biji Besi Lonceng

5 Juni 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    847 shares
    Bagikan 339 Tweet 212
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Kadis Koperasi dan UMKM Samuel Yogi Apresiasi Education Expo 2026 SDI Inpres Timika II

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post

Freeport, Pemkab Mimika dan YPMAK Bahas Rencana Aksi Program Kemitraan, Claus Wamafma: Kontribusi Freeport Cukup Signifikan bagi PDRB

Tahun 2023 PUPR Alokasikan Rp65 Miliar Pasang 8.000 SR Air Bersih

Tahun 2023 PUPR Alokasikan Rp65 Miliar Pasang 8.000 SR Air Bersih

Galeri Foto Rapat Kerja Penyusunan Rencana Aksi Program Kemitraan

Galeri Foto Rapat Kerja Penyusunan Rencana Aksi Program Kemitraan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id