ADVERTISEMENT
Selasa, April 28, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Tiga Akses Jalan Tikus Ditutup, DMI Mimika Minta Jamaah Mendukung Pembangunan Masjid Agung Babussalam

Jamaah yang hendak datang beribadah lima waktu bisa mengikuti akses jalan lain yang sudah ada. Akses jalan tikus yang ditutup ini memang tidak layak untuk dijadikan jalan umum.

12 Juni 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mimika meminta kepada semua jamaah mendukung kelancaran pembangunan Masjid Agung Babussalam yang saat ini dalam tahap pembangunan.

Permintaan ini disampaikan Mursaling, SH., MH Penasehat DMI Mimika dalam pertemuan di Masjid Babussalam yang dipandu Absir Budi Hamzah, Sekretaris Umum DMI, Senin 12 Juni 2023.

ADVERTISEMENT

Penyampaian dukungan ini merespon adanya aksi protes ibu-ibu yang tinggal di balik tembok pagar masjid, yang merasa tidak terima setelah tiga jalan tikus yang selama ini dipakai sebagai akses keluar masuk ke halaman masjid ditutup.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Keputusan panitia pembangunan masjid menutup jalan tikus itu, demi menjamin kelancaran para tukang dalam bekerja. Selain itu menjaga keamanan jangan sampai anak-anak keluar masuk bermain di area masjid yang lagi dibangun.

Baca Juga

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

Ketua DMI, H. Abdul Muthalib Elwahan, S.Pd juga sependapat dengan Mursaling. Menurutnya, keputusan menutup akses masuk ini adalah sudah benar, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Apabila tidak ditutup orang masih bebas keluar masuk. Yang ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tertimpa besi dan kayu yang akhirnya dapat  berhubungan dengan hukum. Karenanya kepada masyarakat di sekitar lingkungan masjid untuk memahami kondisi yang ada.

“ Tidak ada yang koordinir anak di rumah tiba-tiba datang masuk main lalu terbentur dengan hal-hal yang tak disangka. Siapa yang salah? Pasti pihak masjid yang disalahkan,” paparnya.

Jangan hanya gara-gara penutupan jalan ini menjadi hubungan persaudaraan menjadi retak dari semula yang sudah sering tegur sapa dan bersalaman.

“Saya tidak mau itu terjadi. Dinding besar itu benda mati. Persaudaraan tetap kita jalin tanpa melihat anda agama apa. Persaudaraan tetap menjadi nomor utama dari segalanya,” pesannya.

Muhammad Asri Anjang, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung Babussalam juga ketua panitia pembangunan menjelaskan, kemarin ada sekelompok ibu-ibu yang tinggal di balik tembok masjid datang menyampaikan aspirasi.

Mereka tidak setuju akses jalan yang selama ini dibuka kemudian ditutup. Kepada ibu-ibu Anjang menyampaikan, dengan pembangunan yang sangat besar ini maka jalan tikus itu harus ditutup. Pertimbangan untuk faktor keselamatan pekerja dan bagi warga.

Walaupun akses jalan itu ditutup, jamaah yang hendak datang beribadah lima waktu bisa mengikuti akses jalan lain yang sudah ada. Akses jalan tikus yang ditutup ini memang tidak layak untuk dijadikan jalan umum.

Penutupan ini murni demi keamanan dan keselamatan pekerja juga semua orang yang lalulalang di area masjid.

Pembangunan Masjid Sudah Habiskan Rp8 Miliar

Dalam pertemuan itu Anjang juga menyampaikan bahwa anggaran yang sudah digunakan untuk pembangunan masjid sebesar Rp8 miliar.

Dana ini bersumber dari bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Mimika, sumbangan jamaah maupun sumbangan dari para donatur. Saldonya akan disampaikan pada Jumat nanti karena belum semua tercatat.

Mantan Anggota DPRD Mimika ini perlu menyampaikan berapa besar dana yang sudah digunakan. Ini bertujuan agar publik tahu dan bisa membandingkan dengan progress pengerjaannya.

Ia juga melaporkan bahwa progres pembangunan sampai saat ini  diantaranya semua tiang utama sudah terpasang. Fondasi sudah dikerjakan, material yang akan digunakan lantai dua, kubah, granit dalam pengerjaan dan dalam pesanan.

Kemungkinan bulan Juli kubah sudah tiba di Timika. Begitupun seng untuk atap dalam perjalanan dari Surabaya ke Timika. Material yang membutuhkan dana besar hampir Rp2 miliar adalah pengadaan granit untuk lantai satu dan dua dengan luas 3.500 meter persegi

Menurutnya, penyampaian kepada publik ini menjadi bagian dari tanggungjawab transparansi dalam mengelola dana umat maupun bantuan Pemkab.

Sumbangan dari Pemkab harus dipertanggungjawabkan dengan batas waktu tertentu. Apabila sampai pada batas waktu panitia tidak bisa mempertanggungjawabkan akan menjadi catatan buruk.

Dikuatirkan kedepan Masjid Babussalam tidak mendapat bantuan lagi karena dianggap tidak mampu mengelola anggaran. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Gagasan Capres Tidak Jelas, Kekayaan Alam Dikuras Tidak Membawa Kawasan Timur Keluar dari Belenggu Kemiskinan

Gagasan Capres Tidak Jelas, Kekayaan Alam Dikuras Tidak Membawa Kawasan Timur Keluar dari Belenggu Kemiskinan

dr Herlina M W Soumilena(Foto.Ist/Koranpapua.id)

KENALI TBC TULANG BELAKANG SEDINI MUNGKIN (SPONDILITIS TBC)

BPBD Mimika Selenggarakan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id