ADVERTISEMENT
Kamis, Agustus 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Petugas Sensus Pertanian di Kabupaten Puncak 100 Persen OAP

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata.

31 Mei 2023
0
Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak menerjunkan 187 petugas sensus pertanian untuk melakukan pendataan di wilayah kampung dan distrik. Ratusan petugas tersebut 100 persen adalah Orang Asli Papua (OAP).

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak, Provinsi Papua Tengah mengatakan, semua OAP mengingat kondisi keamanan di wilayah itu belum kondusif. Petugas OAP akan memudahkan akses masuk ke 25 distrik dan 204 kampung.

ADVERTISEMENT

Sebelum diturunkan ke lapangan, 80 persen petugas terlebih dahulu mengikuti pelatihan yang berlangsung di Timika. Sisa 20 persen lainnya belum mengikuti pelatihan dengan berbagai alasan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Agar pelaksanaan sensus berjalan lancar, para petugas direkrut dari setiap kampung tempat petugas tersebut berasal.

Baca Juga

Mimika Innovation Week 2026 Pamerkan 19 Inovasi Terbaik, BRIDA Dorong Inovasi Tak Berhenti di Perlombaan

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

“ BPS Puncak tidak memakai tenaga sensus pertanian non OAP untuk menghindari kendala seperti keamanan, komunikasi, geografis dan kultural di masyarakat,” ujar Arif kepada Koranpapua.id di Kantor BPS Mimika, Rabu 31 Mei 2023.

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata. Ia meyakini program sensus pertanian di Puncak bisa mencapai 100 persen.

Walaupun ada kekurangan dari sisi tingkat pendidikan, namun menurut Arif masih bisa diselesaikan. Hasil pendataan di lapangan selanjutnya akan diserahkan ke BPS. Semua dokumen akan dicross check kembali kebenarannya.

“Nanti setelah serahkan ke BPS kita cek kembali, apakah datanya sudah benar. Kalau belum bisa dibenahi lagi,”tandas Arif.

Arif belum bisa memastikan antusias masyarakat untuk memberikan keterangan kepada petugas sensus, mengingat kondisi keamanan yang hingga kini belum stabil.

Meski demikian jika dilihat dari semangat para petugas, diyakini pelaksanaan sensus untuk mendukung peningkatan pertanian di wilayah itu bisa berjalan lancar dan sukses. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Mimika Innovation Week 2026 Pamerkan 19 Inovasi Terbaik, BRIDA Dorong Inovasi Tak Berhenti di Perlombaan

13 Agustus 2026
Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

Lurah Wanagon Apresiasi Kekompakan Warga Sambut HUT ke-81 RI, Kebersihan Jadi Tolok Ukur

13 Agustus 2026
Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

Semester I Tahun 2026 Terjadi 1.755 Gangguan Kamtibmas di Papua Tengah, Mimika Tertinggi dengan 1.010 Kasus

13 Agustus 2026
Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

Pastikan Prosedur Pemeriksaan Sesuai Standar, Puslabfor Polri Perkuat Akurasi Pembuktian Forensik di Papua

13 Agustus 2026
Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

Percepat Pembangunan Papua, Kementerian Transmigrasi Terjunkan 1.200 Patriot ke Kawasan Transmigrasi 

13 Agustus 2026
Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati,  Persembahan Istimewa untuk Gerakan Literasi 

Yosua Douw Terbitkan Buku Papua dari Hati ke Hati,  Persembahan Istimewa untuk Gerakan Literasi 

13 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    859 shares
    Bagikan 344 Tweet 215
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    659 shares
    Bagikan 264 Tweet 165
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    586 shares
    Bagikan 234 Tweet 147
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post

Rapat Dewan Smart City Hanya Dihadiri Dua Pimpinan OPD

Paulus Kilangin, S.IP,Kepala Distrik Agimuga(Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

13 Kilo Meter Jalan di Agimuga Diaspal Tahun 2023

Rp12 Miliar Sewa Kontrak Dua Gedung Sekretariat Tim Pemekaran Papua Tengah Belum Dibayar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id