ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 19, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Petugas Sensus Pertanian di Kabupaten Puncak 100 Persen OAP

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata.

31 Mei 2023
0
Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak menerjunkan 187 petugas sensus pertanian untuk melakukan pendataan di wilayah kampung dan distrik. Ratusan petugas tersebut 100 persen adalah Orang Asli Papua (OAP).

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak, Provinsi Papua Tengah mengatakan, semua OAP mengingat kondisi keamanan di wilayah itu belum kondusif. Petugas OAP akan memudahkan akses masuk ke 25 distrik dan 204 kampung.

ADVERTISEMENT

Sebelum diturunkan ke lapangan, 80 persen petugas terlebih dahulu mengikuti pelatihan yang berlangsung di Timika. Sisa 20 persen lainnya belum mengikuti pelatihan dengan berbagai alasan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Agar pelaksanaan sensus berjalan lancar, para petugas direkrut dari setiap kampung tempat petugas tersebut berasal.

Baca Juga

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

Berbulan-bulan Diusut, Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar di Mimika Belum Tetapkan Tersangka

“ BPS Puncak tidak memakai tenaga sensus pertanian non OAP untuk menghindari kendala seperti keamanan, komunikasi, geografis dan kultural di masyarakat,” ujar Arif kepada Koranpapua.id di Kantor BPS Mimika, Rabu 31 Mei 2023.

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata. Ia meyakini program sensus pertanian di Puncak bisa mencapai 100 persen.

Walaupun ada kekurangan dari sisi tingkat pendidikan, namun menurut Arif masih bisa diselesaikan. Hasil pendataan di lapangan selanjutnya akan diserahkan ke BPS. Semua dokumen akan dicross check kembali kebenarannya.

“Nanti setelah serahkan ke BPS kita cek kembali, apakah datanya sudah benar. Kalau belum bisa dibenahi lagi,”tandas Arif.

Arif belum bisa memastikan antusias masyarakat untuk memberikan keterangan kepada petugas sensus, mengingat kondisi keamanan yang hingga kini belum stabil.

Meski demikian jika dilihat dari semangat para petugas, diyakini pelaksanaan sensus untuk mendukung peningkatan pertanian di wilayah itu bisa berjalan lancar dan sukses. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

50 Tahun Mapurujaya, Ribuan Warga Meriahkan Karnaval Nusantara

18 Agustus 2026
Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

Merah Putih Berkibar di Agandugume, Warga Rayakan Kemerdekaan dalam Suasana Damai

18 Agustus 2026
Berbulan-bulan Diusut, Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar di Mimika Belum Tetapkan Tersangka

Berbulan-bulan Diusut, Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar di Mimika Belum Tetapkan Tersangka

18 Agustus 2026
HUT Ke-81 RI, 232 Warga Binaan Lapas Timika Terima Remisi

HUT Ke-81 RI, 232 Warga Binaan Lapas Timika Terima Remisi

18 Agustus 2026
Harga Cabai di Pasar Sentral Timika Turun Rp25.000 per Kilogram

Harga Cabai di Pasar Sentral Timika Turun Rp25.000 per Kilogram

18 Agustus 2026
Dari Timika untuk Flores, Warga Galang Bantuan di Tengah Pesta Kemerdekaan

Dari Timika untuk Flores, Warga Galang Bantuan di Tengah Pesta Kemerdekaan

18 Agustus 2026

POPULER

  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    704 shares
    Bagikan 282 Tweet 176
  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    916 shares
    Bagikan 366 Tweet 229
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    610 shares
    Bagikan 244 Tweet 153
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post

Rapat Dewan Smart City Hanya Dihadiri Dua Pimpinan OPD

Paulus Kilangin, S.IP,Kepala Distrik Agimuga(Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

13 Kilo Meter Jalan di Agimuga Diaspal Tahun 2023

Rp12 Miliar Sewa Kontrak Dua Gedung Sekretariat Tim Pemekaran Papua Tengah Belum Dibayar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id