ADVERTISEMENT
Minggu, September 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Petugas Sensus Pertanian di Kabupaten Puncak 100 Persen OAP

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata.

31 Mei 2023
0
Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak menerjunkan 187 petugas sensus pertanian untuk melakukan pendataan di wilayah kampung dan distrik. Ratusan petugas tersebut 100 persen adalah Orang Asli Papua (OAP).

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak, Provinsi Papua Tengah mengatakan, semua OAP mengingat kondisi keamanan di wilayah itu belum kondusif. Petugas OAP akan memudahkan akses masuk ke 25 distrik dan 204 kampung.

ADVERTISEMENT

Sebelum diturunkan ke lapangan, 80 persen petugas terlebih dahulu mengikuti pelatihan yang berlangsung di Timika. Sisa 20 persen lainnya belum mengikuti pelatihan dengan berbagai alasan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Agar pelaksanaan sensus berjalan lancar, para petugas direkrut dari setiap kampung tempat petugas tersebut berasal.

Baca Juga

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

“ BPS Puncak tidak memakai tenaga sensus pertanian non OAP untuk menghindari kendala seperti keamanan, komunikasi, geografis dan kultural di masyarakat,” ujar Arif kepada Koranpapua.id di Kantor BPS Mimika, Rabu 31 Mei 2023.

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata. Ia meyakini program sensus pertanian di Puncak bisa mencapai 100 persen.

Walaupun ada kekurangan dari sisi tingkat pendidikan, namun menurut Arif masih bisa diselesaikan. Hasil pendataan di lapangan selanjutnya akan diserahkan ke BPS. Semua dokumen akan dicross check kembali kebenarannya.

“Nanti setelah serahkan ke BPS kita cek kembali, apakah datanya sudah benar. Kalau belum bisa dibenahi lagi,”tandas Arif.

Arif belum bisa memastikan antusias masyarakat untuk memberikan keterangan kepada petugas sensus, mengingat kondisi keamanan yang hingga kini belum stabil.

Meski demikian jika dilihat dari semangat para petugas, diyakini pelaksanaan sensus untuk mendukung peningkatan pertanian di wilayah itu bisa berjalan lancar dan sukses. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026
Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

26 September 2026
Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Puskesmas Mapurujaya Siapkan Layanan Antar-Jemput Ibu Hamil 24 Jam

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

26 September 2026
Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Rapat Dewan Smart City Hanya Dihadiri Dua Pimpinan OPD

Paulus Kilangin, S.IP,Kepala Distrik Agimuga(Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

13 Kilo Meter Jalan di Agimuga Diaspal Tahun 2023

Rp12 Miliar Sewa Kontrak Dua Gedung Sekretariat Tim Pemekaran Papua Tengah Belum Dibayar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id