ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Petugas Sensus Pertanian di Kabupaten Puncak 100 Persen OAP

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata.

31 Mei 2023
0
Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak menerjunkan 187 petugas sensus pertanian untuk melakukan pendataan di wilayah kampung dan distrik. Ratusan petugas tersebut 100 persen adalah Orang Asli Papua (OAP).

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak, Provinsi Papua Tengah mengatakan, semua OAP mengingat kondisi keamanan di wilayah itu belum kondusif. Petugas OAP akan memudahkan akses masuk ke 25 distrik dan 204 kampung.

Sebelum diturunkan ke lapangan, 80 persen petugas terlebih dahulu mengikuti pelatihan yang berlangsung di Timika. Sisa 20 persen lainnya belum mengikuti pelatihan dengan berbagai alasan.

Agar pelaksanaan sensus berjalan lancar, para petugas direkrut dari setiap kampung tempat petugas tersebut berasal.

Baca Juga

Kabut Asap Selimuti Upacara HUT ke-30 Mimika, Bupati Soroti Kualitas Udara

HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

“ BPS Puncak tidak memakai tenaga sensus pertanian non OAP untuk menghindari kendala seperti keamanan, komunikasi, geografis dan kultural di masyarakat,” ujar Arif kepada Koranpapua.id di Kantor BPS Mimika, Rabu 31 Mei 2023.

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata. Ia meyakini program sensus pertanian di Puncak bisa mencapai 100 persen.

Walaupun ada kekurangan dari sisi tingkat pendidikan, namun menurut Arif masih bisa diselesaikan. Hasil pendataan di lapangan selanjutnya akan diserahkan ke BPS. Semua dokumen akan dicross check kembali kebenarannya.

“Nanti setelah serahkan ke BPS kita cek kembali, apakah datanya sudah benar. Kalau belum bisa dibenahi lagi,”tandas Arif.

Arif belum bisa memastikan antusias masyarakat untuk memberikan keterangan kepada petugas sensus, mengingat kondisi keamanan yang hingga kini belum stabil.

Meski demikian jika dilihat dari semangat para petugas, diyakini pelaksanaan sensus untuk mendukung peningkatan pertanian di wilayah itu bisa berjalan lancar dan sukses. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

12 Oktober 2026
Kabut Asap Selimuti Upacara HUT ke-30 Mimika, Bupati Soroti Kualitas Udara

Kabut Asap Selimuti Upacara HUT ke-30 Mimika, Bupati Soroti Kualitas Udara

12 Oktober 2026
HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

12 Oktober 2026
Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit TNI di Tanah Merah Bimbing Anak Papua Belajar

Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit TNI di Tanah Merah Bimbing Anak Papua Belajar

11 Oktober 2026
459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

11 Oktober 2026
Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

11 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    787 shares
    Bagikan 315 Tweet 197
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post

Rapat Dewan Smart City Hanya Dihadiri Dua Pimpinan OPD

Paulus Kilangin, S.IP,Kepala Distrik Agimuga(Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

13 Kilo Meter Jalan di Agimuga Diaspal Tahun 2023

Rp12 Miliar Sewa Kontrak Dua Gedung Sekretariat Tim Pemekaran Papua Tengah Belum Dibayar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id