ADVERTISEMENT
Minggu, November 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Petugas Sensus Pertanian di Kabupaten Puncak 100 Persen OAP

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata.

31 Mei 2023
0
Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak. (Foto: Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Puncak menerjunkan 187 petugas sensus pertanian untuk melakukan pendataan di wilayah kampung dan distrik. Ratusan petugas tersebut 100 persen adalah Orang Asli Papua (OAP).

Arif Setiawan, Kepala BPS Puncak, Provinsi Papua Tengah mengatakan, semua OAP mengingat kondisi keamanan di wilayah itu belum kondusif. Petugas OAP akan memudahkan akses masuk ke 25 distrik dan 204 kampung.

Sebelum diturunkan ke lapangan, 80 persen petugas terlebih dahulu mengikuti pelatihan yang berlangsung di Timika. Sisa 20 persen lainnya belum mengikuti pelatihan dengan berbagai alasan.

Agar pelaksanaan sensus berjalan lancar, para petugas direkrut dari setiap kampung tempat petugas tersebut berasal.

Baca Juga

SCOPI Optimistis Kopi Puncak Jaya Berkembang, Petani Didorong Tingkatkan Kualitas

HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

“ BPS Puncak tidak memakai tenaga sensus pertanian non OAP untuk menghindari kendala seperti keamanan, komunikasi, geografis dan kultural di masyarakat,” ujar Arif kepada Koranpapua.id di Kantor BPS Mimika, Rabu 31 Mei 2023.

Petugas juga lebih mengenal masyarakat setempat, selain itu dengan OAP bisa menghindari terjadinya kecurigaan masyarakat sebagai mata-mata. Ia meyakini program sensus pertanian di Puncak bisa mencapai 100 persen.

Walaupun ada kekurangan dari sisi tingkat pendidikan, namun menurut Arif masih bisa diselesaikan. Hasil pendataan di lapangan selanjutnya akan diserahkan ke BPS. Semua dokumen akan dicross check kembali kebenarannya.

“Nanti setelah serahkan ke BPS kita cek kembali, apakah datanya sudah benar. Kalau belum bisa dibenahi lagi,”tandas Arif.

Arif belum bisa memastikan antusias masyarakat untuk memberikan keterangan kepada petugas sensus, mengingat kondisi keamanan yang hingga kini belum stabil.

Meski demikian jika dilihat dari semangat para petugas, diyakini pelaksanaan sensus untuk mendukung peningkatan pertanian di wilayah itu bisa berjalan lancar dan sukses. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

SCOPI Optimistis Kopi Puncak Jaya Berkembang, Petani Didorong Tingkatkan Kualitas

SCOPI Optimistis Kopi Puncak Jaya Berkembang, Petani Didorong Tingkatkan Kualitas

7 November 2026
HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

HKN ke-62, Dinkes dan KORMI Mimika Ajak Warga Terapkan Pola Hidup Sehat

7 November 2026
Satgas Korpasgat Koroway Batu Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

Satgas Korpasgat Koroway Batu Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga

7 November 2026
10.458 Kasus Malaria Ditangani Puskesmas Timika Jaya, Dua Wilayah Tertinggi

10.458 Kasus Malaria Ditangani Puskesmas Timika Jaya, Dua Wilayah Tertinggi

7 November 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140 Ribu per Kilogram Akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140 Ribu per Kilogram Akibat Kemarau

7 November 2026
Operasi TNI di Yahukimo, Tujuh Pucuk Senjata Api Diamankan

Operasi TNI di Yahukimo, Tujuh Pucuk Senjata Api Diamankan

7 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

    TPNPB Klaim Tembak Enam Orang dalam Dua Hari Penyerangan di Tambrauw

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • TPNPB Ultimatum Warga Pendatang di Tambrauw, Ancam Bunuh Jika Tak Tinggalkan Wilayah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Bupati JR Tegaskan Hasil Profiling Jadi Pertimbangan Penempatan Jabatan ASN di Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post

Rapat Dewan Smart City Hanya Dihadiri Dua Pimpinan OPD

Paulus Kilangin, S.IP,Kepala Distrik Agimuga(Foto:Redaksi/Koranpapua.id)

13 Kilo Meter Jalan di Agimuga Diaspal Tahun 2023

Rp12 Miliar Sewa Kontrak Dua Gedung Sekretariat Tim Pemekaran Papua Tengah Belum Dibayar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id