ADVERTISEMENT
Kamis, November 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

MCP Mimika Masih Rendah, Pj Sekda Ingatkan OPD Cegah Terjadi Korupsi

Penyebab rendahnya MCP di Mimika dikarenakan kurangnya perhatian OPD terkait pengunggahan data yang sesuai dengan permintaan yang ada di aplikasi.

22 Juli 2024
0
MCP Mimika Masih Rendah, Pj Sekda Ingatkan OPD Cegah Terjadi Korupsi

Petrus Yumte, Pj Sekda Mimika.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kondisi Monitoring Center for Prevention (MCP) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah saat ini masuk kategori rendah.

Keadaan ini perlu menjadi perhatian semua Organisasi Perangkat Daeah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika.

Salah satunya dengan melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan dalam rangka mencegah terjadi korupsi.

Hal ini ditegaskan Petrus Yumte, Pj Sekda Mimika kepada awak media ketika ditemui di salah satu hotel di Timika, Senin 22 Juli 2024.

Baca Juga

Mimika Baru Bersih dan Tertata, Merlyn Siapkan Aksi Tujuh Hari

Bantuan Pertanian Mawokauw Jaya Beralih ke BUMDes pada 2026

Dikatakan, berdasarkan arahan Plt. Bupati Mimika ketika melantik dirinya sebagai Pj Sekda Mimika, salah satu tugas yang harus diprioritaskan dalam tiga bulan kedepan yakni, meningkatkan MCP.

“Teman-teman di OPD belum memberikan perhatian khusus untuk MCP ini,” tegas Petrus.

Menurutnya, pengelolaan APBD bukan sebatas mengaudit uang terus selesai, tetapi ada variabel lain yang harus dilakukan, seperti MCP dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Menurutnya penyebab rendahnya MCP di Mimika dikarenakan kurangnya perhatian OPD terkait pengunggahan data yang sesuai dengan permintaan yang ada di aplikasi.

Yumte menjelaskan MCP secara umun memiliki delapan cakupan intervensi. Diantaranya, perencanaan dan penganggaran APBD, manajemen ASN pengadaan barang dan jasa.

Termasuk perizinan, kapabilitas aparat pengawasan intern pemerintah, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola dana desa/kelurahan.

Sementara itu Primus Lesomar, Kepala Inspektorat Mimika pada kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa data dan dokumen yang masuk sudah mencapai 82 persen.

Tetapi yang diakui sesuai dengan permintaan KPK baru 17,5 persen. Karenanya pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan seluruh OPD merujuk pada data yang masuk.

“Kemarin kita ada pertemuan dengan semua OPD terkait dengan MCP di Bappeda untuk meng-upload dokumen yang kurang,” tandasnya.

Selama tiga hari kedepan Inspektorat akan melakukan pendampingan di setiap OPD.

Meski demikian tidak semua OPD yang diikutkan, hanya 14 OPD dengan catatan MCP dengan target tertinggi.

Primus menambahkan pihaknya sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan KPK di Jakarta.

Dan dari informasi yang diterima, MCP di Mimika masih tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah.

Menurutnya pihaknya sudah proaktif, dan tinggal melengkapi. Karena rencananya KPK akan datang lakukan asistensi pada tanggal 1 Agustus 2024.

“Jadi sementara ini teman-teman Inspektorat lagi pendampingan turun ke OPD untuk siapkan dokumen yang dibutuhkan,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Mimika Baru Bersih dan Tertata, Merlyn Siapkan Aksi Tujuh Hari

Mimika Baru Bersih dan Tertata, Merlyn Siapkan Aksi Tujuh Hari

5 November 2026
Polres Mimika Serahkan Kendaraan PAMAPTA untuk Respons Cepat

Polres Mimika Serahkan Kendaraan PAMAPTA untuk Respons Cepat

5 November 2026
Satgas Pasgat Layani Pengobatan Gratis di Kampung Kewam

Satgas Pasgat Layani Pengobatan Gratis di Kampung Kewam

5 November 2026
Bantuan Pertanian Mawokauw Jaya Beralih ke BUMDes pada 2026

Bantuan Pertanian Mawokauw Jaya Beralih ke BUMDes pada 2026

5 November 2026
Dugaan Penyadapan Prabowo, Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka

Dugaan Penyadapan Prabowo, Bareskrim Tetapkan Tiga Tersangka

5 November 2026
Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

4 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam di Balik Penikaman ASN di Ilaga

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Suara Anak Indonesia di Hari Anak Nasional 2024, Berikut Permintaan Mereka

Suara Anak Indonesia di Hari Anak Nasional 2024, Berikut Permintaan Mereka

HAN 2024 di Jayapura, Jokowi Pakai Topi Rumbai dan Noken, Dihadiri 6.000 Anak Indonesia

HAN 2024 di Jayapura, Jokowi Pakai Topi Rumbai dan Noken, Dihadiri 6.000 Anak Indonesia

Pemindahan Empat Napi Kasus Mutilasi, Lapas Timika Masih Koordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan

Pemindahan Empat Napi Kasus Mutilasi, Lapas Timika Masih Koordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id