ADVERTISEMENT
Selasa, Maret 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

MCP Mimika Masih Rendah, Pj Sekda Ingatkan OPD Cegah Terjadi Korupsi

Penyebab rendahnya MCP di Mimika dikarenakan kurangnya perhatian OPD terkait pengunggahan data yang sesuai dengan permintaan yang ada di aplikasi.

22 Juli 2024
0
MCP Mimika Masih Rendah, Pj Sekda Ingatkan OPD Cegah Terjadi Korupsi

Petrus Yumte, Pj Sekda Mimika.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kondisi Monitoring Center for Prevention (MCP) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah saat ini masuk kategori rendah.

Keadaan ini perlu menjadi perhatian semua Organisasi Perangkat Daeah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika.

ADVERTISEMENT

Salah satunya dengan melakukan perbaikan tata kelola pemerintahan dalam rangka mencegah terjadi korupsi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal ini ditegaskan Petrus Yumte, Pj Sekda Mimika kepada awak media ketika ditemui di salah satu hotel di Timika, Senin 22 Juli 2024.

Baca Juga

Kepala LAN RI Instruksikan Seluruh ASN Pemprov dan Kabupaten se-Papua Raya Wajib Tingkatkan Kompetensi

Tangani Persoalan Tambang Rakyat, Kapolda Papua Barat Usulkan Pembentukan Timsus ke Gubernur

Dikatakan, berdasarkan arahan Plt. Bupati Mimika ketika melantik dirinya sebagai Pj Sekda Mimika, salah satu tugas yang harus diprioritaskan dalam tiga bulan kedepan yakni, meningkatkan MCP.

“Teman-teman di OPD belum memberikan perhatian khusus untuk MCP ini,” tegas Petrus.

Menurutnya, pengelolaan APBD bukan sebatas mengaudit uang terus selesai, tetapi ada variabel lain yang harus dilakukan, seperti MCP dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Menurutnya penyebab rendahnya MCP di Mimika dikarenakan kurangnya perhatian OPD terkait pengunggahan data yang sesuai dengan permintaan yang ada di aplikasi.

Yumte menjelaskan MCP secara umun memiliki delapan cakupan intervensi. Diantaranya, perencanaan dan penganggaran APBD, manajemen ASN pengadaan barang dan jasa.

Termasuk perizinan, kapabilitas aparat pengawasan intern pemerintah, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah dan tata kelola dana desa/kelurahan.

Sementara itu Primus Lesomar, Kepala Inspektorat Mimika pada kesempatan yang sama mengungkapkan bahwa data dan dokumen yang masuk sudah mencapai 82 persen.

Tetapi yang diakui sesuai dengan permintaan KPK baru 17,5 persen. Karenanya pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan seluruh OPD merujuk pada data yang masuk.

“Kemarin kita ada pertemuan dengan semua OPD terkait dengan MCP di Bappeda untuk meng-upload dokumen yang kurang,” tandasnya.

Selama tiga hari kedepan Inspektorat akan melakukan pendampingan di setiap OPD.

Meski demikian tidak semua OPD yang diikutkan, hanya 14 OPD dengan catatan MCP dengan target tertinggi.

Primus menambahkan pihaknya sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan KPK di Jakarta.

Dan dari informasi yang diterima, MCP di Mimika masih tinggi jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Provinsi Papua Tengah.

Menurutnya pihaknya sudah proaktif, dan tinggal melengkapi. Karena rencananya KPK akan datang lakukan asistensi pada tanggal 1 Agustus 2024.

“Jadi sementara ini teman-teman Inspektorat lagi pendampingan turun ke OPD untuk siapkan dokumen yang dibutuhkan,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kepala LAN RI Instruksikan Seluruh ASN Pemprov dan Kabupaten se-Papua Raya Wajib Tingkatkan Kompetensi

Kepala LAN RI Instruksikan Seluruh ASN Pemprov dan Kabupaten se-Papua Raya Wajib Tingkatkan Kompetensi

9 Maret 2026
Tangani Persoalan Tambang Rakyat, Kapolda Papua Barat Usulkan Pembentukan Timsus ke Gubernur

Tangani Persoalan Tambang Rakyat, Kapolda Papua Barat Usulkan Pembentukan Timsus ke Gubernur

9 Maret 2026
12 Penumpang Speedboat yang Terombang-Ambing di Perairan Puriri Berhasil Dievakuasi

12 Penumpang Speedboat yang Terombang-Ambing di Perairan Puriri Berhasil Dievakuasi

9 Maret 2026
Satgas ODC Bekuk Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo, Sita Amunisi dan Anak Panah

Satgas ODC Bekuk Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo, Sita Amunisi dan Anak Panah

9 Maret 2026
Senyuman dari Kampung Pedalaman: Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Jalankan Operasional Lapter Aboy sembari Berbagi Kasih

Senyuman dari Kampung Pedalaman: Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Jalankan Operasional Lapter Aboy sembari Berbagi Kasih

9 Maret 2026
Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

Penipuan Online Semakin Marak, Papua Barat Tembus Rp35 Miliar, PBD Mencapai Rp8,7 Miliar

9 Maret 2026

POPULER

  • Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    Bahas Tapal Batas Wilayah Adat di Kapiraya, Kementerian HAM RI Bertemu Tokoh Kamoro di Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Awalnya Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Kejanggalan pada Kasus Kematian Perempuan di Mimika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ini Kronologi Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Pelaku Tewas, Enam Diamankan

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Bawa Pasien Rujukan ke Timika, Speedboat Puskesmas Agimuga Terobang-Ambing di Perairan Puriri

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Satu Pelaku Perampasan Senjata di Mile 50 Tembagapura Ditangkap

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kondisi Romario Kritis, Keluarga Desak Polisi Sweeping Penjualan Sopi di Kampung Pomako

    718 shares
    Bagikan 287 Tweet 180
Next Post
Suara Anak Indonesia di Hari Anak Nasional 2024, Berikut Permintaan Mereka

Suara Anak Indonesia di Hari Anak Nasional 2024, Berikut Permintaan Mereka

HAN 2024 di Jayapura, Jokowi Pakai Topi Rumbai dan Noken, Dihadiri 6.000 Anak Indonesia

HAN 2024 di Jayapura, Jokowi Pakai Topi Rumbai dan Noken, Dihadiri 6.000 Anak Indonesia

Pemindahan Empat Napi Kasus Mutilasi, Lapas Timika Masih Koordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan

Pemindahan Empat Napi Kasus Mutilasi, Lapas Timika Masih Koordinasi dengan Dirjen Pemasyarakatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id