ADVERTISEMENT
Sabtu, April 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

20 OPD Belum Serahkan Renja APBD-P 2025, Bupati Mimika: Batas Waktu Sampai Sore Ini, Ancaman Alihkan Anggaran

Yohana Paliling: APBD Perubahan tahun ini terdapat banyak pergeseran program, termasuk penyesuaian terhadap program nasional dan prioritas daerah sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati.

21 Juli 2025
0

Johannes Rettob, Bupati Mimika (sebelah kiri) dan Yohanna Paliling, Kepala Bappeda Mimika (sebelah kanan). (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Terdapat 20 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika diketahui belum menyampaikan Rencana Kerja (Renja) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025.

Terkait ini, Johannes Rettob, Bupati Mimika menegaskan  kepada 20 OPD tersebut segera merampungkan Renja APBD-P 2025, hari ini juga.

ADVERTISEMENT

“Jika sampai hari ini belum juga disampaikan, saya beri batas waktu hanya sampai pukul 16.00 WIT. Lewat dari itu, jangan harap permintaan anggaran kalian akan ditanggapi,” tegasnya saat pimpin apel Senin 21 Juli 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bupati menambahkan, dana yang sudah dialokasikan untuk OPD yang terlambat akan dialihkan ke program lain yang lebih mendesak.

Baca Juga

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

“Besok dokumen harus sudah dikirim ke DPRK. Jadi kalau tidak ada yang mengembalikan hari ini, kita langsung tutup,” tegasnya.

Yohanna Paliling, Kepala Bappeda Mimika, membenarkan bahwa hingga Sabtu malam masih ada 20 unit kerja, termasuk beberapa Puskesmas BLUD dan distrik, yang belum melengkapi Renja.

Menurutnya, keterlambatan ini disebabkan oleh perubahan kebijakan dan lambatnya respon dari masing-masing OPD.

“Padahal ini sebenarnya bisa lebih cepat. Penyusunan RKA memang tahap berikutnya, tapi Renja adalah dasar penentuannya,” jelas Yohanna.

Ia menambahkan, pada APBD Perubahan tahun ini terdapat banyak pergeseran program, termasuk penyesuaian terhadap program nasional dan prioritas daerah sesuai visi misi Bupati dan Wakil Bupati.

“Beberapa program yang urgen harus dimasukkan, sementara ada juga yang sebelumnya terlewat di APBD induk,” ujarnya.

Dengan tenggat waktu yang semakin dekat, pemerintah daerah berharap seluruh OPD segera menuntaskan penyusunan Renja agar proses pembahasan APBD Perubahan dapat berjalan tepat waktu. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

10 April 2026
BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

10 April 2026
Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

10 April 2026
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Dugaan Pemotongan Dana BOS di Mimika Jadi Atensi, Kadisdik: Jika Ada Temuan Kepsek Berani Lapor

10 April 2026
Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

10 April 2026
Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

10 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Delapan Kabupaten Satukan Tekat Majukan Sektor Pendidikan di Papua Tengah

Delapan Kabupaten Satukan Tekat Majukan Sektor Pendidikan di Papua Tengah

Luncurkan Koperasi Merah Putih, Gubernur Meki Ingatkan Bukan Sebagai Tempat Simpan Pinjam Uang

Luncurkan Koperasi Merah Putih, Gubernur Meki Ingatkan Bukan Sebagai Tempat Simpan Pinjam Uang

Prakiraan Cuaca untuk Provinsi Papua Satu Pekan Kedepan, Sebagian Besar Daerah Cerah

Prakiraan Cuaca untuk Provinsi Papua Satu Pekan Kedepan, Sebagian Besar Daerah Cerah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id