ADVERTISEMENT
Kamis, Februari 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kasus Penyiksaan Warga Papua, Kapuspen: Margin Error Tidak Sampai Satu Persen dan Bukan Gambaran TNI

Nugraha Gumilar mengakui hubungan warga sipil dengan prajurit yang bertugas di Papua, cukup dekat. Masyarakat Papua sangat senang dengan kehadiran TNI.

29 Maret 2024
0
Kasus Penyiksaan Warga Papua, Kapuspen: Margin Error Tidak Sampai Satu Persen dan Bukan Gambaran TNI

Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar, Panglima Daerah Militer XVII/Cenderawasih Mayjend Izak Pangemanan, Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi dalam konferensi di Subden Mabes TNI, Jakarta Pusat. (foto ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus penyiksaan terhadap satu warga asli Papua di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, pada 3 Februari 2024 merupakan margin error dan bukan gambaran TNI.

“TNI bukan superman, kalau lebih excelent lagi TNI itu bukan malaikat. Kalau dilihat detail dari penelitian ada istilah margin error, enggak sampai satu persen dan itu bukan gambaran TNI,” kata Nugraha Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 29 Maret 2024.

ADVERTISEMENT

Menurut Nugraha, tidak adil bila masyarakat menilai hanya dari perilaku beberapa oknum anggota TNI yang saat ini sedang dalam proses investigasi dan penahanan. Sebab, jumlah prajurit TNI mencapai ribuan orang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

TNI sudah sangat berkomitmen untuk melakukan investigasi sebaik-baiknya. Karenanya Nugraha berharap masyarakat bisa melihat informasinya dari dua sisi dan berimbang.

Baca Juga

Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

Kontak Tembak di KM 50 Areal Kerja Freeport, Satu Prajurit TNI Gugur

“Saya harap wartawan, teman-teman media berikan informasi yang berimbang. Jadi tidak hanya dari pihak OPM selalu memberikan yang negatif,” ujarnya.

Nugraha Gumilar mengakui hubungan warga sipil dengan prajurit yang bertugas di Papua, cukup dekat. Masyarakat Papua sangat senang dengan kehadiran TNI.

Bahkan, sebelum Batalyon 300 pulang, mereka diberikan gelar adat. Sampai anak-anak dan ibu-ibu di sana menangis saat ditinggal.

Setelah kejadian itu, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengeluarkan instruksi khusus untuk mengincar prajurit yang bertugas di Papua.

Kapuspen menuturkan bahwa, KKB memang selama ini tak manusiawi. “KKB lebih sadis saya lihat, lebih tidak manusiawi. Sudah di luar batas. Bagaimana dia memperlakukan TNI walaupun sedang ditawan. Sangat sadis.

TNI sebagai alat negara tidak akan kalah dengan mereka. Negara harus dijaga dan dilindungi. Yang terbaik buat negara, itu yang terbaik buat TNI,” tandasnya.

Sebelumnya Panglima Kodam Cenderawasih Mayjen TNI, Izak Pangemanan mengatakan, Defianus Kogoya, warga yang disiksa oknum prajurit TNI merupakan anggota KKB.

Defianus merupakan salah satu pelaku pembakaran Puskesmas di Distrik Omukima Puncak Papua.

“Ada tiga orang yang ditangkap aparat gabungan TNI-Polri, salah satunya Defianus,”jelas Panglima dalam konfirmasi pres di Subden Denma Mabes TNI, Jakarta, awal pekan ini.

Ketika aparat gabungan mengamankan Puskesmas, KKB melakukan penembakan terhadap aparat TNI-Polri, sehingga terjadi kontak tembak. Dalam peristiswa itu prajurit berhasil menangkap tiga orang yakni, Warinus Kogoya, Alianus Murip dan Defianus Kogoya.

Dari tangan mereka, aparat juga menyita barang bukti berupa senjata api, amunisi, senapan angin dan senjata tajam.

Saat hendak dibawa ke Polres Puncak, Definus sempat mencoba melarikan diri, tetapi berhasil ditangkap aparat. “Disinilah oknum prajurit TNI melakukan penganiyaan.

“Kasusnya sudah terjadi tanggal 3 Maret, namun baru sempat viral tanggal 25 Maret 2024,”tandasnya. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

11 Februari 2026
Kontak Tembak di KM 50 Areal Kerja Freeport, Satu Prajurit TNI Gugur

Kontak Tembak di KM 50 Areal Kerja Freeport, Satu Prajurit TNI Gugur

11 Februari 2026
Pendekatan Humanis TNI Berbuah Hasil, Dua Senjata Api Diamankan di Kampung Mosso

Pendekatan Humanis TNI Berbuah Hasil, Dua Senjata Api Diamankan di Kampung Mosso

11 Februari 2026
Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

11 Februari 2026
Pesawat Smart Air Ditembak di Korowai Boven Digoel, Belum Ada Pernyataan Resmi Tewasnya Dua Pilot

Pesawat Smart Air Ditembak di Korowai Boven Digoel, Belum Ada Pernyataan Resmi Tewasnya Dua Pilot

11 Februari 2026
Puluhan Kendaraan Masih Tertimbun Longsor di Jalan Trans Papua, Proses Evakuasi Terkendala Cuaca

Puluhan Kendaraan Masih Tertimbun Longsor di Jalan Trans Papua, Proses Evakuasi Terkendala Cuaca

11 Februari 2026

POPULER

  • Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    Pemprov Papua Tata Ulang SDM Pendidik, Guru yang Bekerja di Kantor Pemerintahan Dikembalikan ke Sekolah

    761 shares
    Bagikan 304 Tweet 190
  • Ngaku Istri Pejabat Papua Tengah, Wanita Ini Labrak Oknum ASN Berpakaian Dinas

    600 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Bupati Mimika Ultimatum ASN: Pangkat Tidak Sesuai Jabatan Siap Dinonaktifkan

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Sejumlah Perwira Polres Mimika Bergeser Jabatan, Ini Pesan Kapolres

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Satgas ODC Pastikan Pilot dan Co Pilot Smart Air Tewas Ditembak Usai Mendarat di Korowai

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dari Rp14 Ribu ke Pj Sekda Mimika: Perjalanan Inspiratif Putra Kamoro Abraham Keteyau

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Menjaga Mandat Sosial, RSMM Timika Berbenah Menuju Standar KRIS BPJS

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Warga Kebun Siri Palang Jalan, Buntut dari Membuang Sampah Sembarangan

Warga Kebun Siri Palang Jalan, Buntut dari Membuang Sampah Sembarangan

FKDM Mimika Soroti Parpol Libatkan Anak-anak Ikut Kampanye, Bawaslu Harus Tegakkan Aturan

FKDM Dukung Layanan Bus Gratis, Bermanfaat Menjawab Kebutuhan Transportasi Warga Timika

Gubernur, Bupati dan Wali Kota Tidak Boleh Lakukan Pergantian Pejabat Dalam Sisa Waktu Jabatan

Gubernur, Bupati dan Wali Kota Tidak Boleh Lakukan Pergantian Pejabat Dalam Sisa Waktu Jabatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id