TIMIKA, Koranpapua.id – Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran menjelang akhir tahun anggaran 2026.
Pasalnya, hingga Senin (2/11/2026), realisasi keuangan Pemerintah Kabupaten Mimika baru mencapai sekitar 52 persen. Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat waktu pelaksanaan kegiatan semakin terbatas.
Penegasan tersebut disampaikan Johannes Rettob saat memimpin upacara gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, Senin pagi.
Dalam amanatnya, Bupati meminta pimpinan OPD segera menyelesaikan administrasi kegiatan dan memproses pencairan anggaran terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan.
Menurutnya, kegiatan yang sudah berjalan harus segera ditindaklanjuti dengan penyelesaian administrasi keuangan agar realisasi anggaran dapat meningkat.
“Kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan dan proses keuangannya sudah harus segera diproses. Jangan sampai pekerjaan sudah berjalan, tetapi administrasinya belum diselesaikan,” tegasnya.
Selain realisasi anggaran, Johannes menjelaskan pemerintah daerah masih menunggu proses evaluasi perubahan anggaran di tingkat provinsi. Ia berharap proses tersebut segera rampung agar pelaksanaan program yang telah direncanakan dapat dilanjutkan.
Bupati juga mengingatkan seluruh OPD agar tetap bekerja berdasarkan skala prioritas di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Ia meminta setiap pimpinan perangkat daerah lebih selektif menentukan kegiatan dengan mengutamakan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten Mimika.
Johannes menegaskan, menjelang penutupan tahun anggaran, seluruh OPD harus bertanggung jawab terhadap program yang telah dipercayakan.
Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan masing-masing OPD untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target. (*)
Penulis: Rill Minggu
Editor: Marthen LL Moru










