YAHUKIMO, Koranpapua.id – Personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pasgat) Pamtas RI-PNG menangkap seorang pria yang disebut sebagai Wakil Komandan OPM Kodap 35 Bintang Timur di Bandara Nop Goliat, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu 19 September 2026.
Pria tersebut diidentifikasi sebagai Abdon Kisamdu. Ia diamankan sekitar pukul 15.06 WIT, beberapa menit setelah pesawat Trigana Air dengan nomor penerbangan PK-YSC mendarat di Bandara Nop Goliat.
Penangkapan dilakukan setelah personel Satgas menerima informasi intelijen dari Pos Maleo mengenai keberadaan yang bersangkutan yang akan menuju Dekai.
Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Pos Yon 462 Pasgat Yahukimo. Tim yang dipimpin Pasi Intel Ops Yon 462 Pasgat Kapten Pas Fadli Adria bersama Danpos Pasgat Yahukimo Letda Pas Rifky N. Hidayat dan Danpos Maleo Lettu Inf Tegar bergerak ke bandara.
Setelah pesawat mendarat, personel mengamankan akses keluar-masuk ruang kedatangan dan memeriksa penumpang beserta barang bawaan. Dari pemeriksaan tersebut, Abdon Kisamdu berhasil diidentifikasi dan diamankan tanpa perlawanan.
Dalam pemeriksaan awal, Abdon disebut mengaku datang ke Dekai untuk melakukan transaksi pembelian senjata di wilayah Kali Seng, Distrik Dekai.
Petugas juga mengamankan telepon seluler yang disebut berisi rekam percakapan terkait dugaan aktivitas tersebut. Barang bukti itu kini masih didalami oleh aparat.
Komandan Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG TA 2026 Kolonel Pas Andy Tama Tanggela W. Wora mengatakan pihaknya akan terus memperkuat pengamanan, termasuk di jalur transportasi udara.
“Kehadiran Satgas Pasgat di perbatasan bukan hanya untuk menjaga garis batas negara, tetapi juga memastikan setiap jengkal wilayah Indonesia aman dari ancaman kelompok bersenjata ilegal. Kami akan terus bergerak cepat dan tegas terhadap setiap upaya yang mengganggu keamanan masyarakat,” ujar Andy Tama.
Abdon Kisamdu saat ini masih diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut terkait dugaan keterlibatan serta jaringan kelompok OPM Kodap 35 Bintang Timur. (Redaksi)








