TIMIKA, Koranpapua.id – Sebanyak 80 siswa dari 25 sekolah di Kabupaten Mimika dilatih menjadi dokter cilik agar mampu menjadi penggerak perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.
Pelatihan Dokter Cilik Tahun 2026, Penguatan UKS/M dan Implementasi Sekolah Sehat tersebut digelar Dinas Kesehatan Mimika selama dua hari, 21–22 September 2026. Peserta merupakan siswa kelas V SD didampingi guru pembina UKS.
Ketua Panitia, Agustina Paulina Gayatri, mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menjaga kesehatan diri, teman sebaya, serta lingkungan sekolah.
“Dokter cilik atau kader kesehatan sekolah diharapkan mampu memahami UKS/M dan sekolah sehat serta menyampaikan pesan-pesan kesehatan sederhana kepada teman sebaya,” kata Agustina.
Menurut dia, siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga mendapat pembekalan melalui diskusi, demonstrasi, simulasi, roleplay, dan praktik.
Materi yang diberikan meliputi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), gizi, aktivitas fisik, imunisasi, kesehatan jiwa, kesehatan lingkungan.
Termasuk kesehatan gigi dan mulut, pemantauan pertumbuhan, pemeriksaan kesehatan, serta pertolongan pertama sederhana.
“Pembelajaran dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, simulasi, roleplay dan praktik terpadu,” jelasnya.
Agustina menekankan peran guru pembina UKS untuk memastikan pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
Guru pembina diharapkan mendampingi dokter cilik dalam menjalankan kegiatan UKS sekaligus mendorong siswa menjadi contoh dalam menerapkan kebiasaan hidup sehat.
Panitia berharap para peserta dapat membawa pengetahuan dari pelatihan ke sekolah masing-masing dan membagikannya kepada teman sebaya. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










