TIMIKA, Koranpapua.id – Sekolah dinilai memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat anak sejak usia dini. Karena itu, lingkungan sekolah tidak cukup hanya mendorong prestasi akademik, tetapi juga perlu membangun perilaku hidup bersih dan sehat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, saat membuka Pelatihan Dokter Cilik Tahun 2026, penguatan UKS/M, dan implementasi sekolah sehat di Timika, Senin 21 September 2026.
“Anak yang sehat akan lebih siap belajar, lebih aktif, lebih percaya diri dan mempunyai kesempatan yang lebih baik untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” katanya.
Ia menjelaskan, dokter cilik bukan berarti siswa yang bertugas sebagai tenaga medis. Mereka merupakan kader kesehatan yang diharapkan menjadi contoh bagi teman-temannya di lingkungan sekolah.
Para dokter cilik, kata Godfried, dapat berperan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, memperhatikan kesehatan gigi dan mulut, mengikuti imunisasi, serta melaporkan kepada guru jika menemukan teman yang sakit.
Godfried juga meminta peserta mengikuti pelatihan selama dua hari tersebut secara aktif. Menurut dia, siswa tidak perlu ragu untuk bertanya maupun mencoba praktik yang diberikan oleh narasumber.
“Tujuan pelatihan ini bukan sekadar mendapatkan sertifikat, tetapi agar apa yang dipelajari dapat diterapkan dan dibagikan kepada teman-teman di sekolah,” pesannya.
Pelatihan tersebut diikuti 25 sekolah dan menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan UKS/M di Kabupaten Mimika. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








