TIMIKA, Koranpapua.id – Demerina Uamang (23), korban selamat dari penyanderaan kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, akhirnya berhasil dievakuasi ke Timika, Senin 14 September 2026.
Demerina dievakuasi dari Distrik Bella menggunakan helikopter Polri setelah empat kali upaya sebelumnya terkendala cuaca. Setibanya di Timika, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mimika untuk mendapatkan perawatan.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jeremias Rontini mengatakan, proses evakuasi tidak mudah karena kondisi cuaca di wilayah pegunungan berubah-ubah.
“Kami bersyukur hari ini Kepolisian berhasil mengevakuasi korban. Bayangkan, kita sudah melakukan uji coba selama empat kali karena cuaca yang tidak menentu, dan hari ini bisa berhasil,” ujar Jeremias saat meninjau kondisi korban di RS Bhayangkara Mimika.
Menurut dia, keberhasilan evakuasi tersebut juga didukung sejumlah pihak, termasuk Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), tokoh masyarakat, serta warga dari Jila, Bella, dan Alama.
“Terima kasih kepada Ketua MRP. Tanpa beliau yang memfasilitasi ini, kita mungkin tidak bisa berhasil mengevakuasi sandera ini. Begitu juga seluruh tokoh dan masyarakat, terima kasih atas dukungannya,” katanya.
Jeremias mengatakan kondisi psikologis Demerina masih membutuhkan perhatian. Ia melihat tanda-tanda trauma pada korban setelah melalui situasi penyanderaan.
“Kalau dilihat dari wajahnya, terlihat bahwa trauma itu masih ada. Selanjutnya untuk perawatannya kita serahkan kepada pihak rumah sakit sambil melihat perkembangan psikologis korban,” ujarnya.
Demerina selanjutnya menjalani perawatan medis sekaligus pemantauan kondisi psikologis di RS Bhayangkara Mimika.
Kapolda menegaskan, keselamatan korban menjadi prioritas dalam proses evakuasi. Upaya penyelamatan dilakukan dengan mengedepankan aspek kemanusiaan, terutama terhadap warga yang masih berada dalam situasi konflik dan rawan keamanan. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru







