TIMIKA, Koranpapua.id – Bupati Mimika Johannes Rettob menegaskan protokol memiliki peran penting dalam menjaga profesionalitas pelayanan sekaligus citra dan wibawa pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Johannes saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Protokol Kabupaten Mimika bertema “Protokol Profesional, Pelayanan Prima, Citra Pemerintah Daerah yang Berwibawa” di salah satu hotel di Timika, Selasa 8 September 2026.
Menurut Johannes, petugas protokol tidak hanya bertugas mengatur jalannya acara, tetapi juga harus mampu memastikan setiap agenda pemerintahan berjalan tertib dan tepat.
“Protokol itu harus profesional. Setiap agenda harus dipersiapkan dengan baik, waktunya harus tepat dan langkah yang diambil juga harus tepat,” tegasnya.
Ia mengatakan ketelitian, kedisiplinan, kemampuan berkoordinasi, dan ketepatan dalam mengambil keputusan menjadi hal penting dalam tugas keprotokolan. Sebab, kesalahan dalam pelaksanaan agenda pemerintahan dapat berdampak terhadap citra pemerintah daerah.
Karena itu, Johannes meminta koordinasi antara protokol dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diperkuat, terutama dalam agenda yang melibatkan pimpinan daerah.
“Jangan sampai kegiatan sudah berjalan, tetapi koordinasinya belum jelas. Semua harus dipersiapkan dan dikomunikasikan dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap rakor tersebut dapat memperkuat pola kerja keprotokolan agar lebih tertib, solid, dan responsif dalam mendukung berbagai agenda pemerintahan.
Johannes juga mengingatkan agar pelayanan prima tidak berhenti sebagai slogan, tetapi diterapkan sebagai budaya kerja.
“Kalau protokol bekerja dengan baik, kegiatan pemerintahan akan berjalan dengan baik. Ini bagian dari bagaimana kita memberikan pelayanan kepada masyarakat dan menunjukkan wajah pemerintah daerah,” katanya.
Menurutnya, koordinasi yang baik juga diperlukan untuk menyelesaikan persoalan teknis di lapangan dan mempercepat pengambilan solusi ketika terjadi kendala dalam pelaksanaan agenda pemerintahan.
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru









