ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan: Pemprov Kerahkan Armada Gabungan, Kabut Asap Terlihat Nyata di Nabire

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar.

22 Agustus 2026
0
Kabupaten di Papua Tengah Wajib Usulkan 10 Program Prioritas untuk Program 2027

Silwanus Sumule, Pj Sekda Provinsi Papua Tengah. (foto: Ist/ Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id– Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Provinsi Papua Tengah, semakin memprihatinkan. 

Kondisi ini menjadi salah satu penyebab tingginya kabut asap yang terjadi beberapa hari terakhir. Bahkan kabut asap sudah terlihat nyata berada di wilayah Nabire. 

Menghadapi situasi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, menggelar rapat membahas proses penanganan Karhutla, termasuk kekuatan instansi teknis menghadapi peristiwa ini, Jumat 21 Agustus 2026.  

Adapun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang hadir dalam rapat tersebut yakni, Dinas Kehutanan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Polri, RRI, dan BMKG.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

Berdasarkan analisis situasi dan identifikasi risiko dari BMKG dan BNPB, sejumlah titik api (hotspots) telah teridentifikasi di Kabupaten Nabire dan beberapa kabupaten lainnya di wilayah Provinsi Papua Tengah.

Berdasarkan analisis klimatologi, periode Agustus hingga September merupakan fase puncak musim kemarau, di mana risiko eskalasi kebakaran berada pada tingkat tertinggi.

Pemerintah menekankan, identifikasi persoalan yang dilakukan hari ini merupakan langkah krusial untuk memastikan tindakan preventif yang presisi sebelum dampak lingkungan meluas.

Strategi mobilisasi armada dan inovasi lapangan menghadapi keterbatasan sarana prasarana, pemerintah menerapkan strategi taktis melalui optimalisasi armada yang tersedia.

Saat ini, kekuatan pemadaman mengandalkan enam unit mobil pemadam kebakaran gabungan (provinsi dan Kabupaten Nabire). 

Ditambah dua unit armada kepolisian yang telah dimodifikasi secara teknis untuk mendukung operasi penyiraman di lapangan.

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Papua Tengah, Silwanus Soemoele menegaskan, transparansi pemerintah terkait kondisi logistik saat ini. 

“Memang masih ada kekurangan-kekurangan, tapi itulah posisi kami per hari ini,” ujar Silwanus seperti dikutip, Sabtu 22 Agustus 2026. 

Sebagai langkah solutif, kata Silwanus, pemerintah membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat yang memiliki armada tangki air pribadi untuk memperkuat suplai air bagi mobil-mobil pemadam.

Menurut Silwanus, langkah inklusif ini diharapkan mampu menjangkau lokasi-lokasi bermasalah yang sulit diakses oleh armada standar.

“Mitigasi risiko dan protokol keselamatan masyarakat Pemprov Papua Tengah menginstruksikan seluruh elemen masyarakat untuk mematuhi protokol pencegahan guna menekan munculnya titik api baru,” jelas Silwanus.

Untuk itu, kata Silwanus, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar.

Melakukan upaya pemadaman mandiri pada titik api kecil selama masih aman dilakukan. Juga segera melapor ke posko darurat jika api tak mampu dikendalikan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

60 Ribu Masker Disiapkan Antisipasi Melonjaknya Kasus ISPA di Papua Tengah

Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

Pasutri asal China Dideportasi dari Indonesia, Diduga Lakukan Pemburuan Hewan Dilindungi di Papua 

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Peringati Empat Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Minta Hukuman Pelaku Tak Dikurangi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id