TIMIKA, Koranpapua.id- Seorang pengendara sepeda motor melarikan diri usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Irigasi, dekat Jembatan Waker, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Senin 3 Agustus 2026 pagi.
Pria tersebut meninggalkan sepeda motor Honda Beat berwarna biru tanpa nomor polisi di lokasi kejadian, sementara warga menemukan sejumlah alat seperti anak kunci dan tang yang berserakan di sekitar kendaraan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.02 WIT. Berdasarkan keterangan saksi, pengendara melaju seorang diri dari arah Jalan Irigasi menuju SP2.
Setelah melewati Jembatan Waker, sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba oleng hingga pengendara terjatuh dan terpental beberapa meter dari kendaraannya.
“Saya lihat dia sendiri. Habis jatuh, orangnya langsung lari meninggalkan motor,” ujar seorang sopir truk yang menyaksikan kejadian tersebut.
Saksi mengaku sempat mengira pengendara akan kembali untuk mengangkat sepeda motornya. Namun, pria itu justru berlari meninggalkan lokasi menuju area semak-semak.
“Saya kira dia mau berdirikan motor, ternyata langsung lari. Saya jadi curiga motor itu hasil curian,” katanya.
Kecurigaan warga semakin kuat setelah ditemukan sejumlah barang di sekitar sepeda motor, di antaranya beberapa anak kunci dan sebuah tang yang berserakan di badan jalan.
Meski demikian, dugaan bahwa sepeda motor tersebut merupakan hasil pencurian masih menunggu pembuktian melalui penyelidikan kepolisian.
Menurut saksi, kecelakaan itu merupakan kecelakaan tunggal karena tidak ada kendaraan lain yang terlibat. “Iya, kecelakaan tunggal. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat,” ujarnya.
Sejumlah warga yang melintas kemudian berhenti untuk melihat kejadian tersebut. Karena pengendaranya telah melarikan diri, warga memilih tidak memindahkan sepeda motor dan segera menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan penanganan.
Hingga berita ini diturunkan, identitas pengendara belum diketahui. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan sekaligus memastikan status kepemilikan sepeda motor serta barang-barang yang ditemukan di lokasi kejadian. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru







