TIMIKA, Koranpapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mendorong setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat integrasi data dan berbagi pengetahuan untuk mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Hal itu disampaikan Asisten III Setda Mimika, Herry Onawame, saat membuka Sosialisasi Dokumen Manajemen Pengetahuan SPBE Kabupaten Mimika di salah satu hotel di Timika, Kamis 17 September 2026.
Herry mengatakan, keberhasilan SPBE tidak hanya bergantung pada teknologi. Kesiapan sumber daya manusia, tata kelola, budaya kerja, serta kemampuan aparatur berbagi pengetahuan juga menjadi bagian penting.
“Teknologi adalah salah satu instrumen. Yang jauh lebih penting adalah kesiapan sumber daya manusia, tata kelola, budaya kerja, serta kemampuan kita dalam mengelola dan memanfaatkan pengetahuan secara bersama-sama,” ujarnya.
Menurut dia, SPBE juga tidak seharusnya hanya dilihat dari jumlah aplikasi yang dimiliki pemerintah daerah. Sistem, data, informasi, SDM, dan pengetahuan harus saling terhubung agar tidak berjalan sendiri-sendiri di setiap OPD.
“Persoalan kita bukan pada kekurangan aplikasi, tetapi pada tata kelola, koordinasi, dan pengelolaan pengetahuan di berbagai bidang,” tegasnya.
Karena itu, setiap OPD diminta memperhatikan kebutuhan integrasi dalam mengembangkan sistem, termasuk mendukung program Smart City dan penyusunan Rencana Induk Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Integrasi tersebut diharapkan membuat pelayanan publik lebih cepat dan efisien. Selain itu, data yang dihasilkan dapat lebih akurat untuk mendukung perencanaan serta pengambilan kebijakan pemerintah daerah.
Herry juga meminta peningkatan kapasitas aparatur terus dilakukan agar transformasi digital tidak berhenti pada pembangunan aplikasi, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru










