ADVERTISEMENT
Kamis, Juli 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

Melalui workshop ini, Dinkes Mimika berharap lahir kesamaan pemahaman dan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk membangun lingkungan yang aman, sehat dan ramah anak.

23 Juli 2026
0
Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs saat membuka Workshop Hari Anak Nasional (HAN), Kamis 23 Juli 2026. (foto: Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar workshop Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, Kamis 23 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, mengusung tema “Pola Asuh Anak di Era Digital: Strategi Lintas Sektor untuk Perlindungan Anak dan Pencegahan Stunting”.

ADVERTISEMENT

Kegiatan ini diikuti sekitar 120 peserta dari berbagai unsur, seperti guru, tenaga pendidik, komite sekolah, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, dan petugas Puskesmas.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melalui wadah ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Baca Juga

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

Kakanwil Kemenkum Papua: HKI Bisa Jadi Jalan Mimika Mendunia

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs ketika membuka workshop tersebut menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.

Tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam melindungi hak-hak anak dan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, serta bebas dari stunting.

Menurut Godfried, kemajuan teknologi digital telah mengubah pola kehidupan keluarga. Di satu sisi, teknologi memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi dan mendukung proses belajar anak.

Namun di sisi lain, penggunaan gawai tanpa pengawasan yang tepat dapat menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.

“Penggunaan gawai yang berlebihan dapat mengurangi interaksi antara orang tua dan anak, memengaruhi perkembangan sosial dan emosional serta kesehatan mental,” jelas Godfried.

(foto: Ril/koranpapua.id)

“Bahkan berdampak pada pola makan, aktivitas fisik, serta kualitas tidur anak. Dan jika kondisi ini terus berlangsung, risiko terjadinya stunting juga dapat meningkat,” lanjut Godfried.

Ia menekankan bahwa persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh keluarga saja, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, Dinkes Mimika melibatkan berbagai pihak dalam workshop ini, mulai dari dunia pendidikan, tenaga kesehatan, kader Posyandu dan Tim Penggerak PKK.

Pentingnya workshop ini, Dinkes juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (KemenPPPA RI) untuk memberikan pemahaman mengenai kebijakan nasional perlindungan anak di era digital.

“Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta dalam menerapkan pola asuh positif, memperkuat perlindungan anak, serta mengintegrasikan upaya pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor,” jelasnya.

Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti diskusi interaktif, sesi tanya jawab, dan pembahasan studi kasus mengenai tantangan pengasuhan anak di era digital.

Melalui metode tersebut, peserta diharapkan mampu menerapkan solusi yang sesuai di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Adapun materi yang dibahas dalamm kegiatan itu, meliputi kebijakan nasional perlindungan anak di era digital serta  pengasuhan positif.

Materi lainnya yakni, peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, serta penguatan kolaborasi lintas sektor dalam perlindungan anak dan percepatan penurunan stunting.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mendukung pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, serta berbagai regulasi nasional lainnya yang menempatkan perlindungan anak dan pencegahan stunting sebagai prioritas pembangunan.

Melalui workshop ini, Dinkes Mimika berharap lahir kesamaan pemahaman dan komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk membangun lingkungan yang aman, sehat dan ramah anak.

Serta mampu menciptakan generasi Mimika yang berkualitas, terlindungi, dan siap menghadapi tantangan era digital. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

23 Juli 2026
Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

Dinkes Mimika Gelar Workshop HAN 2026: Perkuat Pola Asuh Digital, Lindungi Anak dan Cegah Stunting

23 Juli 2026
Kakanwil Kemenkum Papua: HKI Bisa Jadi Jalan Mimika Mendunia

Kakanwil Kemenkum Papua: HKI Bisa Jadi Jalan Mimika Mendunia

23 Juli 2026
Mimika Baru Fokus Atasi Banjir Lewat Padat Karya, Anggaran Rp1 Miliar Dinilai Belum Cukup

Pemdis Mimika Baru Usulkan Mesin Pirolisis, Sampah Plastik Diolah Jadi Bahan Bakar

23 Juli 2026
Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

23 Juli 2026
78 TK di Mimika Semarakkan Hari Anak Nasional Lewat Pawai Budaya Nusantara

78 TK di Mimika Semarakkan Hari Anak Nasional Lewat Pawai Budaya Nusantara

23 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    902 shares
    Bagikan 361 Tweet 226
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    635 shares
    Bagikan 254 Tweet 159
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Panitia MPLS Resmi Serahkan 67 Siswa Baru ke SMKN 6 Mimika

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Next Post
Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

Satgas Pasgat Pamtas RI-PNG-2026 Wujudkan Kepedulian Pendidikan di Puncak Jaya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id