TIMIKA, Koranpapua.id- Ribuan mata yang hadir di Samosir Music International 2026 terpukau saat kelompok Tarian ‘Jelmek” asal Papua Selatan tampil pada ivent bergengsi yang berlangsung di Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu 4 Juli 2026.
Samosir Music International 2026 itu berlangsung di Open Stage Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo selama tiga hari yakni sejak Jumat- Minggu (2-4 Juli) 2026.
Seperti diketahui bahwa Samosir Music International 2026, merupakan ajang musik bertaraf Internasional yang mempertemukan para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di tanah air dan negara asing
Tarian ‘Jelmek’ ditampilkan oleh 25 penari yang merupakan delegasi Provinsi Papua Selatan yang dibawa langsung oleh Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa.
Tarian yang disuguhkan dalam pembukaan momentum akbar itu bertujuan memperkenalkan identitas budaya Papua Selatan di panggung Internasional.
Selain itu, menunjukan bahwa Indonesia kaya akan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan serta terus dipromosikan.
Sebelumnya, ketika Wagub Paskalis bersama rombongan memasuki tempat kegiatan, disambut oleh Wakil Bupati (Wabup) Samosir, Ariston Tua Sidauruk.
Saat penyambutan, Wabup Ariston memakaian kain khas Batak yang menyimpan makna budaya daerah setempat dengan sebutan Ulos Ragi Hotang, Ulos Sibolang, dan Ulos Sadum.
Dalam budaya batak, Ulos Ragi Hotang dikenal sebagai salah satu ulos Batak Toba yang paling sering dipakai dalam acara adat dan penyambutan tamu kehormatan.
Kemudian Ulos Sibolang juga digunakan dalam berbagai upacara adat, dengan motif yang khas.
Selanjutnya, Ulos Sadum memiliki warna yang lebih cerah dan sering digunakan sebagai ulos penghormatan atau cenderamata.
Kehadiran Wagub Paskalis Imadawa sebagai wujud dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi Papua Selatan di kanca Internasional.
Sekadar informasi, even Samosir Music International 2026 diisi sejumlah rangkaian acara yaitu konser musik, pertunjukan budaya Batak, pertunjukan tari modern.
Selanjutnya, pameran UMKM, workshop, festival kuliner, layanan kesehatan medis, dan SMI run. (Redaksi)










