ADVERTISEMENT
Kamis, Oktober 8, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ketua SKP Keuskupan Timika: Anggaran Menjadi Kendala Tindaklanjut Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

Karena tanpa investigasi yang independen dan menyeluruh, keadilan bagi para korban akan semakin sulit terwujud, sementara peristiwa kekerasan terus berulang.

6 Juli 2026
0
Ketua SKP Keuskupan Timika: Anggaran Menjadi Kendala Tindaklanjut Dugaan Pelanggaran HAM di Papua

Saul Wanimbo, Ketua Sekretariat Keadilan, Perdamaian, dan Pastoral (SKP) Keuskupan Timika. (foto:Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Keterbatasan anggaran untuk melakukan investigasi langsung ke lapangan, menjadi salah satu kendala lambannya penanganan berbagai dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Tanah Papua.

Hal tersebut disampaikan Saul Wanimbo, Ketua Sekretariat Keadilan, Perdamaian, dan Pastoral (SKP) Keuskupan Timika dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Keuskupan Timika, Senin 6 Juli 2026.

Menurut Saul, setiap kali pihak gereja maupun masyarakat mempertanyakan kapan Komnas HAM turun ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan, jawaban yang diterima hampir selalu sama, yakni belum tersedianya anggaran.

“Beberapa kali kami bertanya kapan Komnas HAM akan turun. Jawaban yang selalu kami terima adalah anggarannya belum ada,” ujarnya Saul.

Baca Juga

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

“Mereka menyampaikan bahwa biaya untuk datang ke Papua sangat besar sehingga proses tindak lanjut sering tertunda,” lanjutnya.

Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena Komnas HAM merupakan lembaga negara yang memiliki kewenangan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM, termasuk dugaan pelanggaran HAM berat.

Dikatakan, di republik ini, lembaga yang memiliki kewenangan menyatakan suatu peristiwa sebagai dugaan pelanggaran HAM adalah Komnas HAM.

Namun kalau investigasinya tidak pernah dilakukan karena alasan anggaran, maka berbagai laporan yang masuk akan terus menggantung tanpa kejelasan.

Saul mengungkapkan bahwa berbagai laporan dugaan kekerasan terhadap warga sipil di Papua telah berulang kali disampaikan kepada lembaga terkait.

Namun hingga kini, menurutnya, masyarakat belum melihat adanya tindak lanjut yang signifikan.

Ia menyinggung sejumlah peristiwa kekerasan yang pernah terjadi di Papua, termasuk kasus pembunuhan warga sipil dan berbagai insiden lain yang telah dilaporkan kepada Komnas HAM.

“Kami berharap setiap laporan yang masuk benar-benar ditindaklanjuti. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan karena laporan hanya diterima tetapi tidak pernah ada perkembangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saul menilai penyelesaian konflik di Papua tidak boleh hanya mengedepankan pendekatan keamanan.

Menurutnya, berbagai kebijakan yang diambil pemerintah harus mengutamakan perlindungan terhadap masyarakat sipil dan penghormatan terhadap HAM.

“Jangan setiap terjadi perlawanan kemudian pendekatan yang digunakan hanya pendekatan keamanan. Yang menjadi korban justru masyarakat sipil,” pungkasnya.

Menurutnya, peristiwa seperti ini terus berulang dan belum ada penyelesaian yang menyentuh akar persoalan.

Ia berharap pemerintah pusat memberikan dukungan anggaran yang memadai kepada Komnas HAM agar lembaga tersebut dapat menjalankan mandatnya secara maksimal, khususnya dalam mengusut berbagai dugaan pelanggaran HAM di Papua.

“Bila kendalanya memang anggaran, maka negara harus memastikan kebutuhan itu dipenuhi,” usulnya.

Karena tanpa investigasi yang independen dan menyeluruh, keadilan bagi para korban akan semakin sulit terwujud, sementara peristiwa kekerasan terus berulang. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

Rumah Sayur GPDP Jemaat Semua Umat Dorong Kemandirian Ekonomi di Mimika

7 Oktober 2026
Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

Penerima Manfaat YPMAK Buka KSW Laundry Coin, Tawarkan Laundry Mandiri di Timika

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

GERMAS Mimika Tak Bisa Jalan Sendiri, Lintas Sektor Diminta Ambil Peran

7 Oktober 2026
GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

GERMAS Mimika Butuh Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Dorong Aksi Nyata

7 Oktober 2026
200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

200 Butir Amunisi Digagalkan di Perairan Jayapura, Polisi Telusuri Asalnya

7 Oktober 2026
Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

Konflik Fanamo-Omawita, Guru dan Nakes Dievakuasi ke Timika

7 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    720 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Deretan Dugaan Pelanggaran HAM di Intan Jaya Diungkap, Komnas HAM Diminta Turun Tangan

Deretan Dugaan Pelanggaran HAM di Intan Jaya Diungkap, Komnas HAM Diminta Turun Tangan

TNI Perketat Keamanan Bandara Perintis Usai OPM Bakar Pesawat dan Tewaskan Pilot di Yahukimo

TNI Perketat Keamanan Bandara Perintis Usai OPM Bakar Pesawat dan Tewaskan Pilot di Yahukimo

TNI Perketat Keamanan Bandara Perintis Usai OPM Bakar Pesawat dan Tewaskan Pilot di Yahukimo

Hasil Operasi Enam Bulan Kogabwilhan III: 47 Senpi dan 3.000 Batang Ganja Disita di Papua–Maluku

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id