ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

Ika berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan harga bahan pangan.

3 Juli 2026
0
Harga Sayuran di Pasar Sentral Timika Masih Tinggi, Pedagang Keluhkan Daya Beli Masyarakat Menurun

Aktivitas di Pasar Sentral Timika, Jumat 3 Juli 2026. Harga sayuran dan komoditi lainnya masih relatif tinggi. (foto:Ril/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Harga sejumlah komoditas sayuran dan bahan pokok di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, masih relatif tinggi.

Kondisi ini dikeluhkan para pedagang karena berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat, sehingga banyak dagangan tidak habis terjual setiap harinya.

ADVERTISEMENT

Ibu Ika, salah seorang pedagang sayuran, mengatakan harga beberapa jenis sayuran hingga kini belum mengalami penurunan yang signifikan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, komoditas seperti tomat dan cabai masih menjadi penyumbang kenaikan harga di pasar.

Baca Juga

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

Berdasarkan pantaun Koranpapua.id, Jumat 3 Juli 2026, harga bayam satu ikat besar dijual Rp15.000, sedangkan kacang panjang Rp12.000 per ikat.

Sementara untuk tomat masih cukup mahal, sekitar Rp80.000- 90.000 per kilogram. “Untuk cabai rawit, cabai keriting, dan cabai besar yang harganya juga masih tinggi,” ujar Ika saat ditemui di lapak jualannya.

Ia menjelaskan, sayuran yang paling banyak dicari masyarakat di antaranya kol, bayam hijau, bayam merah, serta daun labu.

Namun, untuk daun labu sebagian besar berasal dari hasil tanaman warga sendiri, sementara beberapa komoditas seperti tomat didatangkan dari luar daerah.

Meski harga jual masih tinggi, Ika mengaku pendapatan pedagang tidak menentu. Banyak sayuran yang tidak habis terjual hingga harus dibuang karena sudah tidak layak konsumsi.

“Penghasilan tidak tentu. Kadang bisa dapat sekitar Rp100 ribu, kadang hanya Rp50 ribu. Kalau sayur tidak habis terjual, ya rugi karena sudah layu,” katanya.

Menurut Ika, aktivitas pasar paling ramai biasanya berlangsung pada awal pekan hingga Sabtu.

Sementara pada hari Minggu, jumlah pembeli cenderung menurun karena sebagian besar masyarakat menjalankan ibadah.

“Kalau Minggu biasanya sepi. Banyak orang ke gereja, jadi pembeli berkurang,” ujarnya.

Meski demikian, Ika mengapresiasi perhatian pemerintah daerah yang telah menyediakan fasilitas berjualan bagi para pedagang di Pasar Sentral Mimika.

Namun, Ika berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan harga bahan pangan.

(foto:Ril/koranpapua.id)

Sementara itu, pedagang lainnya, Dewo mengatakan harga pisang saat ini dijual sekitar Rp20.000 per sisir, sedangkan sayur daun dibanderol Rp20.000 per ikat.

Ia juga mengeluhkan kondisi pasar yang belakangan semakin sepi sehingga banyak dagangan tidak laku.

“Yang kami rasakan sekarang pasar sering sepi. Banyak jualan tidak habis, akhirnya kami rugi,” ungkap Dewo.

Para pedagang berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi pasar tradisional, terutama dengan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Termasuk meningkatkan daya beli masyarakat agar aktivitas ekonomi di Pasar Sentral Mimika kembali bergairah. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    912 shares
    Bagikan 365 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    657 shares
    Bagikan 263 Tweet 164
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post
Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan 235 Gram Ganja Melalui Kargo Bandara Sentani

Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan 235 Gram Ganja Melalui Kargo Bandara Sentani

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

YPMAK Genjot Transformasi RSMM, Seleksi Penyusun Master Plan Diikuti Puluhan Perusahaan Nasional

Prosesi Penerimaan Jenazah Pilot AMA: Pengamanan Penuh oleh Satgas Pasgat, Disambut Uskup dan Tujuh Jenderal

Prosesi Penerimaan Jenazah Pilot AMA: Pengamanan Penuh oleh Satgas Pasgat, Disambut Uskup dan Tujuh Jenderal

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id