ADVERTISEMENT
Minggu, Juli 26, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

“Saya tidak tahu apakah memang, saya sendiri tidak tahu, tetapi yang jelas kalau dibilang persoalan itu tidak benar. Pasti harus mereka membangun komunikasi”.

10 Juni 2026
0
Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika Johannes Rettob mengaku marah atas beredarnya video sejumlah Tenaga Kesehatan (Nakes) yang berjalan kaki selama sekitar 12 jam dari Ainggogin menuju Kampung Banti, Distrik Tembagapura.

Video tersebut memperlihatkan perjalanan para tenaga kesehatan yang harus melintasi hutan, pegunungan, dan sejumlah sungai akibat tidak tersedianya transportasi.

ADVERTISEMENT

Perjalanan itu dilakukan saat sejumlah tenaga kesehatan disebut mengalami sakit malaria dan persediaan obat mulai menipis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menanggapi video yang viral di media sosial itu, Johannes mempertanyakan alasan para tenaga kesehatan tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemerintah daerah.

Baca Juga

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Area Pendulangan Emas Mile 21 Mimika

Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Ratusan Warga Mimika Meriahkan Jalan Sehat, Dinkes Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok

“Transportasi apa sebenarnya? Itu yang tadi saya marah dia bikin itu, video tuh. Itu itu orangnya, saya marah dia. Saya bilang tidak ada maaf,” ujar Johannes kepada wartawan, Selasa 9 Juni 2026.

Menurut Johannes, pemerintah daerah tidak pernah menerima informasi terkait persoalan transportasi yang dihadapi para tenaga kesehatan tersebut.

“Kalau tidak ada informasi baru jalan kaki baru bikin video seakan-akan itu susahnya minta ampun, bagaimana kita tahu? Itu kan daerah berbahaya yang mereka lewati,” katanya.

Saat ditanya mengenai informasi adanya koordinasi sebelumnya dari kepala Puskesmas Arwanop dengan dinas kesehatan, Johannes membantah hal tersebut.

“Siapa yang bilang ada koordinasi bohong dia. Saya pecat nanti dia,” tegasnya.

Johannes menilai akses transportasi menuju wilayah tersebut sebenarnya tersedia.

Ia juga menyebut pemerintah daerah mendapat dukungan transportasi dari PT Freeport Indonesia untuk menjangkau daerah-daerah pegunungan.

“Itu pesawat ada. Freeport dari daerah Arwanop itu kita dibantu full oleh Freeport. Itu daerah Freeport, dan alasannya ada malaria. Di atas pegunungan itu tidak ada malaria. Bohong besar itu. Ya, itu saya sampaikan. Itu peringatan untuk itu,” ujarnya.

Ia mengaku telah mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar berhati-hati dalam menyampaikan informasi melalui media sosial.

“Di dalam apel kemarin saya sudah sampaikan, aparat pemerintah jangan memberikan informasi yang aneh-aneh di dalam media sosial. Saya sampaikan ini, ya,” katanya.

Meski demikian, Johannes mengaku belum mengetahui secara rinci duduk persoalan yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Namun ia menegaskan bahwa setiap kendala pelayanan harus dibangun melalui komunikasi dengan pimpinan agar solusi dapat segera diberikan.

“Saya tidak tahu apakah memang, saya sendiri tidak tahu, tetapi yang jelas kalau dibilang persoalan itu tidak benar. Pasti harus mereka membangun komunikasi,” tutupnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tidak Merokok di Dalam Rumah: Langkah Kecil, Manfaat Besar

Tidak Merokok di Dalam Rumah: Langkah Kecil, Manfaat Besar

26 Juli 2026
Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Area Pendulangan Emas Mile 21 Mimika

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Area Pendulangan Emas Mile 21 Mimika

25 Juli 2026
Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Ratusan Warga Mimika Meriahkan Jalan Sehat, Dinkes Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok

Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Ratusan Warga Mimika Meriahkan Jalan Sehat, Dinkes Gencarkan Edukasi Bahaya Rokok

25 Juli 2026
Prestasi Membanggakan! Siswa SMKN 6 Mimika Wakili Papua Tengah di LKS Nasional 2026

Prestasi Membanggakan! Siswa SMKN 6 Mimika Wakili Papua Tengah di LKS Nasional 2026

25 Juli 2026
Dalam Sehari, Satgas Pasgat Pos Jayapura Gagalkan Dua Kasus Penyelundupan Narkotika Seberat 794 Gram

Dalam Sehari, Satgas Pasgat Pos Jayapura Gagalkan Dua Kasus Penyelundupan Narkotika Seberat 794 Gram

25 Juli 2026
Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

25 Juli 2026

POPULER

  • Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    Diwarnai Kontak Tembak, TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Tiga Korban Penembakan di Yahukimo

    702 shares
    Bagikan 281 Tweet 176
  • Terekam CCTV! Aksi Begal di SP2 Timika, IRT Terjatuh hingga Kepalanya Membentur Aspal

    638 shares
    Bagikan 255 Tweet 160
  • Pabrik Daur Ulang Sampah DLH Mimika: Dua Tahun Beroperasi, Produksi Belum Dijual, Satu Mesin Menganggur

    574 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Proyek IPA Rp3,87 Miliar di SP5 Mimika Empat Tahun Mangkrak, Warga Belum Nikmati Air Bersih

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Kasus Rudapaksa Anak 12 Tahun: Polres Mimika Tetapkan Tersangka, Korban Diancam Dibunuh

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Kejar Pelaku Begal, Pria di Timika Malah Dikeroyok Sekelompok Orang

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id