JAYAPURA, koranpapua.id- Kepolisian Daerah (Polda) Papua, mengamankan 14 orang yang diduga terlibat dalam kerusukan yang terjadi di Stadion Lukas Enembe-Jayapura, Jumat 8 Mei 2026.
Kerusuhan yang mengakibatkan kerusakan sebagian besar fasilitas stadion terjadi usai pertandingan babak playoff Liga 2 Indonesia antara Persipura Jayapura melawan Adyaksa FC yang berakhir dengan skor 0-1.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, mengatakan, belasan orang tersebut diamankan di sekitar lokasi kejadian dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Jayapura.
“Mereka yang diamankan masih diperiksa secara intensif oleh penyidik,” ujarnya dalam keterangannya seperti dilansir Senin 11 Mei 2026.
Ia menjelaskan, hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena proses pendalaman masih terus dilakukan oleh penyidik.
Polisi juga masih memastikan keterlibatan masing-masing orang yang diamankan dalam insiden kerusuhan tersebut.
Berdasarkan laporan sementara, kerusuhan mengakibatkan kerusakan pada 67 kendaraan roda dua dan roda empat, baik rusak, hilang, maupun terbakar.
Selain itu, 10 anggota Polri dan satu warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka dalam peristiwa itu.
Cahyo menambahkan bahwa salah satu personel Polres Jayapura, Ipda Arjuna terpaksa masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Jayapura akibat luka yang dideritanya.
“Untuk jumlah kerugian materiil masih dilakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut oleh petugas,” jelasnya.
ASN dan Masysrakat Bersihkan Stadion Lukas Enembe
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua bersama ratusan masyarakat, komunitas dan relawan melakukan pembersihan Stadion Lukas Enembe, Minggu 10 Mei 2026.
Aksi bersih-bersih tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama untuk mengembalikan kondisi stadion kebanggaan masyarakat Papua agar kembali bersih, tertata, dan nyaman digunakan.
Dalam pesan resminya, Pemerintah Provinsi Papua menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan stadion.
“Pemerintah Provinsi Papua mengucapkan terima kasih yang tulus atas partisipasi, usaha, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat yang secara bersama-sama membersihkan Stadion Lukas Enembe yang kita banggakan,” demikian disampaikan dalam laman resmi Pemprov Papua.
Kerja bakti dilakukan di sejumlah titik stadion, mulai dari area tribun penonton, jalur akses, halaman luar stadion, hingga fasilitas umum lainnya yang terdampak akibat kericuhan pertandingan.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri, bersama Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai bentuk refleksi pentingnya menjaga sportivitas, keamanan, serta fasilitas publik yang menjadi aset dan kebanggaan Papua. (Redaksi)







