TIMIKA, Koranpapua.id- Situasi keamanan dan keteriban di wilayah Kapiraya, Distrik Mimika Barat Tengah (Mimbarteng), Kabupaten Mimika, Papua Tengah, kini sudah kondusif.
Aktivitas warga pasca konflik yang menghanguskan sejumlah bangunan pada Februari 2026 lalu, mulai normal. Termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah juga tampak berjalan seperti biasa.
Meski situasi wilayah aman terkendali, namun personil Batalyon B Pelopor bersama Polres Mimika, masih terus melaksananakan kegiatan patroli dialogis di wilayah itu.
Kegiatan patrol tersebut dilakukan rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, sehingga aktivas masyarakat berjalan aman tanpa ada rasa takut.
Kehadiran personil kepolisian di tengah masyarakat Kapiraya juga sebagai pengayom sekaligus memperkuat jalur komunikasi antara aparat dan warga setempat.
“Hasil evaluasi menunjukkan bahwa situasi Kamtibmas di wilayah sekitar Distrik Mimika Barat Tengah, terpantau aman, tertib, dan kondusif, tanpa adanya kejadian menonjol,” demikian dilansir Jurnal Polri, Jumat 8 Mei 2026.
Melalui kegiatan rutin, aparat kepolisian terus berkomitmen menjaga keamanan serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas wilayah.
Seperti diketahui, wilayah Kapiraya pada Februari 2026 lalu sempat memanas yang picu oleh persoalan batas wilayah Kabupaten Mimika dan Kabupaten Deiyai.
Dalam konflik yang melibatkan Suku Kamoro dan Suku Mee, mengakibatkan satu orang tewas dan belasan rumah dan fasilitas publik terbakar. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










