ADVERTISEMENT
Senin, Mei 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Cegah Anemia dan Pantau Status Gizi, Dinkes Mimika Rakor dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri

Puskesmas sebagai unjuk tombak pelayanan juga diingatkan untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah sehingga remaja putri dapat terlayani dengan baik.

4 Mei 2026
0
Cegah Anemia dan Pantau Status Gizi, Dinkes Mimika Rakor dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri

Pembukaan kegiatan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri Tahun 2026. (foto:redaksi koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri bagi pelajar SMP di Timika, Senin 4 Mei 2026.

Pertemuan resmi yang melibatkan sejumlah SMP itu bertujuan untuk menyamakan persepsi sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan remaja, khususnya dalam pencegahan anemia dan pemantauan status gizi di lingkungan sekolah.

ADVERTISEMENT

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika juga difokuskan pada agenda utama melakukan evaluasi pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi remaja putri di tingkat SMP.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kadis Kesehatan Mimika, Goldfried Maturbongs, AMK, S.IP. MMKes yang diwakili Sekretaris Dinkes Dr. Sisma HL, S.ST.,Bd.,M.Keb mengatakan, remaja putri sangat spesial, karena bakal akan melahirkan penerus bangsa.

Baca Juga

Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc: Papua Jadi Penentu Target Eliminasi Malaria Tahun 2030

450 Prajurit Yonif 315/Garuda Dikirim ke Perbatasan RI–Papua Nugini

Untuk itu, kegiatan ini sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh remaja putri sebelum nanti akan memasuki usia dewasa.

“Tentu menjadi pemikiran kita bersama, kenapa harus remaja putri yang diundang hadir disini? Kenapa bukan remaja putra,” ujar Sisma.

“Karena begitu spesialnya remaja perempuan, sebab ke depan mereka bakal melahirkan penerus bangsa,” lanjut Sisma.

Sebagai calon ibu di masa datang, maka sejak saat ini remaja putri yang duduk di tingkat SMP harus mendapatkan tablet tambah darah, termasuk beberapa pemeriksaan kesehatan lainnya.

“Pemberian tablet tambah darah, diberikan minggu satu kali dalam satu minggu. Ini terus diberikan sampai duduk di kelas tiga SMA/SMK,” kata Sisma.

Dikatakan, melalui Rakor tersebut yang perlu dibahas tidak saja sebatas angka, tetapi sudah sejauh mana program ini berjalan di setiap sekolah.

“Kalau bicara angka dari 11.000 capaian target sudah 75 persen atau sekitar 8.000 remaja putri yang harus kita rangkul. Tapi pertanyaannya apakah tablet tambah darah sudah benar-benar diminum,” tanya……

“Kalau dia minum di rumah, apakah itu benar-benar diminum atau tidak? Mungkin hal-hal seperti ini bapak ibu sekalian yang harus kita sepakati bersama,” katanya.

Terkait dengan itu, Dinkes bersama pihak sekolah perlu ada komitmen bersama agar program ini dapat terlaksana dengan baik.

“Mungkin hal-hal teknis tersebut yang nanti akan kita sepakati bersama. Pelaporannya yang diberikan teman-teman Puskesmas ke sekolah juga perlu direview lagi, apakah bentuk laporan itu sudah menjawab apa yang kita lampirkan,” jelasnya.

Ditambahkan, dengan kehadiran pihak sekolah dalam kegiatan itu, disampaikan terima kasih.

Puskesmas sebagai unjuk tombak pelayanan juga diingatkan untuk terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah sehingga remaja putri dapat terlayani dengan baik.

“Ujung tombaknya adalah sekolah, jadi harus muncul peran dari sekolah. Kalau kami di Dinkes berikan pelayanan tetapi yang mengeksekusi laporannya dari anak-anak adalah bapak ibu sekalian,” pungkasnya.

Ia berharap melalui Rakor hari ini dapat menghasilkan kesepakatan bersama yang untuk menunjang cakupan, yang tidak hanya sebatas angka tetapi benar-benar pelayanan tersebut sampai kepada para remaja putri di setiap lembaga pendidikan. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc: Papua Jadi Penentu Target Eliminasi Malaria Tahun 2030

Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc: Papua Jadi Penentu Target Eliminasi Malaria Tahun 2030

4 Mei 2026
450 Prajurit Yonif 315/Garuda Dikirim ke Perbatasan RI–Papua Nugini

450 Prajurit Yonif 315/Garuda Dikirim ke Perbatasan RI–Papua Nugini

4 Mei 2026
Ada 2.741 Pengusaha OAP yang Terdaftar, Gubernur Dominggus Instruksikan OPD Laporkan Paket PL Melalui SIRUP

Gubernur Dominggus Instruksikan Tanggal 7 Mei Seluruh Kepala OPD Harus Berada di Manokwari

4 Mei 2026
Cegah Anemia dan Pantau Status Gizi, Dinkes Mimika Rakor dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri

Cegah Anemia dan Pantau Status Gizi, Dinkes Mimika Rakor dan Evaluasi Pelayanan Kesehatan Remaja Putri

4 Mei 2026
Peringatan WPFD 2026: Wagub Aryoko Sebut Pemprov Dukung Kerja Jurnalistik Aman dan Bebas Intimidasi

Peringatan WPFD 2026: Wagub Aryoko Sebut Pemprov Dukung Kerja Jurnalistik Aman dan Bebas Intimidasi

4 Mei 2026
Bibit Siklon Tropis 92W Terdeteksi di Utara Papua, Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi

Bibit Siklon Tropis 92W Terdeteksi di Utara Papua, Berpotensi Terjadi Gelombang Tinggi

4 Mei 2026

POPULER

  • Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    Tragis! Kecelakaan Motor di Timika Berujung Pembacokan, Dua Nyawa Melayang

    662 shares
    Bagikan 265 Tweet 166
  • Praka Aprianus Gugur di Papua: Harapan Ibunya Terkalahkan dengan Niat Bahagiakan Orang Tua

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • “Kau Keluar Kau Aman”, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Timika, Tiga Pelaku Diburu

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dari Rp46 Miliar, Hanya Tersisa Rp5 Miliar untuk Operasional Satpol PP Mimika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
Next Post
Ada 2.741 Pengusaha OAP yang Terdaftar, Gubernur Dominggus Instruksikan OPD Laporkan Paket PL Melalui SIRUP

Gubernur Dominggus Instruksikan Tanggal 7 Mei Seluruh Kepala OPD Harus Berada di Manokwari

450 Prajurit Yonif 315/Garuda Dikirim ke Perbatasan RI–Papua Nugini

450 Prajurit Yonif 315/Garuda Dikirim ke Perbatasan RI–Papua Nugini

Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc: Papua Jadi Penentu Target Eliminasi Malaria Tahun 2030

Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc: Papua Jadi Penentu Target Eliminasi Malaria Tahun 2030

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id