SORONG, Koranpapua.id- Gubernur Papua Barat Daya (PBD), Elisa Kambu memerlukan banyak masukan dari para Pemred (Pimpinan Redaksi) dan wartawan untuk bersama-sama membangun PBD ke depan.
Karenanya Gubernur mengajak insan pers yang melakukan tugas peliputan di wilayah Papua Barat Daya, untuk terus bersinergi bersama pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dengan pimpinan media, pemimpin redaksi media serta wartawan, Sabtu 7 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong itu, juga dihadiri Sekda PBD Yakob Kareth, jajaran pemerintah daerah.
“Atas nama pribadi dan keluarga, serta Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau dan keluarga, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada saudara-saudara muslim dan muslimah yang menjalankannya,” ujar Elisa Kambu.
Ia juga mendoakan agar seluruh umat yang menjalankan ibadah puasa diberikan kesehatan, kesabaran, dan ketekunan selama menjalani bulan Ramadan yang penuh berkah.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang baik untuk meningkatkan ibadah sekaligus mempererat hubungan persaudaraan.
Lebih lanjut, Gubernur Elisa menegaskan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun kemitraan dengan media.
Ia menyadari bahwa pemerintah tidak dapat menjangkau seluruh wilayah Papua Barat Daya sendirian. Karena itu, peran media dinilai sangat penting dalam menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.
“Gubernur tidak bisa menjangkau seluruh pelosok sendirian. Teman-teman media adalah mata masyarakat sekaligus mata gubernur dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ungkapnya.
Elisa Kambu juga berharap para wartawan dapat terus menjalankan tugas secara profesional dengan menyajikan informasi yang objektif, berimbang, serta tetap berpegang pada rambu-rambu dan kode etik jurnalistik.
Ia menambahkan bahwa pembangunan PBD tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk insan pers.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Elisa juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama satu tahun masa kepemimpinannya masih ada pihak yang merasa belum sempat disapa atau diajak berkolaborasi secara maksimal.
“Jika selama satu tahun ini ada yang merasa belum tersapa atau terabaikan, saya mohon maaf. Ke depan kita harus terus berjalan bersama tanpa alasan lagi,” ucapnya. (Redaksi)










