TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026, Senin 2 Maret 2026.
Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di Timika ini menghasilkan 108 usulan program prioritas, yang difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Mimika, Fransiskus Bokeyau, menilai Musrenbang distrik merupakan tahapan penting dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Lewat Musrenbang ini, kita bukan cuma bicara soal rencana di atas kertas, tapi soal komitmen bersama supaya pembangunan bisa dirasakan merata dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mimika terus berkomitmen mendorong pembangunan yang inklusif di semua wilayah, termasuk Tembagapura yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang besar.
Meski begitu, ia mengakui masih ada sejumlah tantangan yang perlu dibenahi bersama, seperti keterbatasan infrastruktur dasar.
Termasuk keterbatasan akses pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menyusun skala prioritas yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Mengoptimalkan potensi lokal, serta meningkatkan kualitas SDM melalui sektor pendidikan dan kesehatan.
Selain itu, pembangunan infrastruktur dasar juga perlu dipercepat agar akses antarwilayah semakin terbuka.
“Keberhasilan pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tapi hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kadistrik Tembagapura, Thobias Yawame, berharap usulan program dari masyarakat tahun ini bisa sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika.
“Saya yakin dengan visi misi yang ada, pasti ada satu dua program yang bisa langsung jalan,” pungkasnya. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










