ADVERTISEMENT
Sabtu, Juni 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Tiga Akses Jalan Tikus Ditutup, DMI Mimika Minta Jamaah Mendukung Pembangunan Masjid Agung Babussalam

Jamaah yang hendak datang beribadah lima waktu bisa mengikuti akses jalan lain yang sudah ada. Akses jalan tikus yang ditutup ini memang tidak layak untuk dijadikan jalan umum.

12 Juni 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mimika meminta kepada semua jamaah mendukung kelancaran pembangunan Masjid Agung Babussalam yang saat ini dalam tahap pembangunan.

Permintaan ini disampaikan Mursaling, SH., MH Penasehat DMI Mimika dalam pertemuan di Masjid Babussalam yang dipandu Absir Budi Hamzah, Sekretaris Umum DMI, Senin 12 Juni 2023.

ADVERTISEMENT

Penyampaian dukungan ini merespon adanya aksi protes ibu-ibu yang tinggal di balik tembok pagar masjid, yang merasa tidak terima setelah tiga jalan tikus yang selama ini dipakai sebagai akses keluar masuk ke halaman masjid ditutup.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Keputusan panitia pembangunan masjid menutup jalan tikus itu, demi menjamin kelancaran para tukang dalam bekerja. Selain itu menjaga keamanan jangan sampai anak-anak keluar masuk bermain di area masjid yang lagi dibangun.

Baca Juga

Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

100 Satwa Dilindungi Asal Papua Berhasil Diamankan di Tanjung Periok Jakarta

Ketua DMI, H. Abdul Muthalib Elwahan, S.Pd juga sependapat dengan Mursaling. Menurutnya, keputusan menutup akses masuk ini adalah sudah benar, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Apabila tidak ditutup orang masih bebas keluar masuk. Yang ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tertimpa besi dan kayu yang akhirnya dapat  berhubungan dengan hukum. Karenanya kepada masyarakat di sekitar lingkungan masjid untuk memahami kondisi yang ada.

“ Tidak ada yang koordinir anak di rumah tiba-tiba datang masuk main lalu terbentur dengan hal-hal yang tak disangka. Siapa yang salah? Pasti pihak masjid yang disalahkan,” paparnya.

Jangan hanya gara-gara penutupan jalan ini menjadi hubungan persaudaraan menjadi retak dari semula yang sudah sering tegur sapa dan bersalaman.

“Saya tidak mau itu terjadi. Dinding besar itu benda mati. Persaudaraan tetap kita jalin tanpa melihat anda agama apa. Persaudaraan tetap menjadi nomor utama dari segalanya,” pesannya.

Muhammad Asri Anjang, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung Babussalam juga ketua panitia pembangunan menjelaskan, kemarin ada sekelompok ibu-ibu yang tinggal di balik tembok masjid datang menyampaikan aspirasi.

Mereka tidak setuju akses jalan yang selama ini dibuka kemudian ditutup. Kepada ibu-ibu Anjang menyampaikan, dengan pembangunan yang sangat besar ini maka jalan tikus itu harus ditutup. Pertimbangan untuk faktor keselamatan pekerja dan bagi warga.

Walaupun akses jalan itu ditutup, jamaah yang hendak datang beribadah lima waktu bisa mengikuti akses jalan lain yang sudah ada. Akses jalan tikus yang ditutup ini memang tidak layak untuk dijadikan jalan umum.

Penutupan ini murni demi keamanan dan keselamatan pekerja juga semua orang yang lalulalang di area masjid.

Pembangunan Masjid Sudah Habiskan Rp8 Miliar

Dalam pertemuan itu Anjang juga menyampaikan bahwa anggaran yang sudah digunakan untuk pembangunan masjid sebesar Rp8 miliar.

Dana ini bersumber dari bantuan hibah Pemerintah Kabupaten Mimika, sumbangan jamaah maupun sumbangan dari para donatur. Saldonya akan disampaikan pada Jumat nanti karena belum semua tercatat.

Mantan Anggota DPRD Mimika ini perlu menyampaikan berapa besar dana yang sudah digunakan. Ini bertujuan agar publik tahu dan bisa membandingkan dengan progress pengerjaannya.

Ia juga melaporkan bahwa progres pembangunan sampai saat ini  diantaranya semua tiang utama sudah terpasang. Fondasi sudah dikerjakan, material yang akan digunakan lantai dua, kubah, granit dalam pengerjaan dan dalam pesanan.

Kemungkinan bulan Juli kubah sudah tiba di Timika. Begitupun seng untuk atap dalam perjalanan dari Surabaya ke Timika. Material yang membutuhkan dana besar hampir Rp2 miliar adalah pengadaan granit untuk lantai satu dan dua dengan luas 3.500 meter persegi

Menurutnya, penyampaian kepada publik ini menjadi bagian dari tanggungjawab transparansi dalam mengelola dana umat maupun bantuan Pemkab.

Sumbangan dari Pemkab harus dipertanggungjawabkan dengan batas waktu tertentu. Apabila sampai pada batas waktu panitia tidak bisa mempertanggungjawabkan akan menjadi catatan buruk.

Dikuatirkan kedepan Masjid Babussalam tidak mendapat bantuan lagi karena dianggap tidak mampu mengelola anggaran. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

12 Juni 2026
100 Satwa Dilindungi Asal Papua Berhasil Diamankan di Tanjung Periok Jakarta

100 Satwa Dilindungi Asal Papua Berhasil Diamankan di Tanjung Periok Jakarta

12 Juni 2026
“Honai Polsek Belajar” Cara Polsek Tembagapura Cerdaskan Anak-anak Pedalaman Mimika

“Honai Polsek Belajar” Cara Polsek Tembagapura Cerdaskan Anak-anak Pedalaman Mimika

12 Juni 2026
Belasan Anak-anak Kokonao Siap Berlaga di Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup

Belasan Anak-anak Kokonao Siap Berlaga di Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup

12 Juni 2026
DPMPTSP Mimika Gelar Sosialisasi PP 28/2025, Hadirkan Kementerian Investasi dan ATR/BPN

DPMPTSP Mimika Gelar Sosialisasi PP 28/2025, Hadirkan Kementerian Investasi dan ATR/BPN

12 Juni 2026
Dinkes Mimika Evaluasi Program, Perkuat Layanan Kesehatan Usia Sekolah

Dinkes Mimika Evaluasi Program, Perkuat Layanan Kesehatan Usia Sekolah

12 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Gagasan Capres Tidak Jelas, Kekayaan Alam Dikuras Tidak Membawa Kawasan Timur Keluar dari Belenggu Kemiskinan

Gagasan Capres Tidak Jelas, Kekayaan Alam Dikuras Tidak Membawa Kawasan Timur Keluar dari Belenggu Kemiskinan

dr Herlina M W Soumilena(Foto.Ist/Koranpapua.id)

KENALI TBC TULANG BELAKANG SEDINI MUNGKIN (SPONDILITIS TBC)

BPBD Mimika Selenggarakan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id