ADVERTISEMENT
Jumat, April 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Tiga Pemain PFA Ikuti Elite Camp di Austria, Tony Wenas: Freeport Dukung Penuh Talenta Muda Sepak Bola Papua

“Dengan pengalaman bertanding di luar negeri, pemain merasakan level sepak bola yang lebih tinggi, membentuk mental pemain, dan meningkatkan kepercayaan diri”.

16 Februari 2026
0
Tiga Pemain PFA Ikuti Elite Camp di Austria, Tony Wenas: Freeport Dukung Penuh Talenta Muda Sepak Bola Papua

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas beramah tamah dengan para pemain muda PFA yang akan mengikuti Elite Camp 2026 di Austria. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAKARTA, Koranpapua.id- Sebanyak tiga pemain Papua Football Academy (PFA) mendapat kesempatan emas untuk mengikuti program training camp dan seleksi bersama klub-klub sepak bola di Austria melalui program PFA Elite Camp 2026 Goes to Austria.

“Sa mau bersaing di Eropa dan dapat jam terbang internasional,” kata salah satu pemain PFA Dolvi T. Salossa (15) usai audiensi dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas di Jakarta, Senin 9 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan itu Dolvi bercerita, ia bersama dua rekannya di PFA yakni Jupri Kogoya dan Yance Glen Imbiri akan bertolak ke Viena, Austria untuk menjalani latihan selama tiga pekan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pelajar kelas 9 ini mengaku sangat antusias menyambut kesempatan ini dan tak sabar menjajal pengalaman bertanding sepak bola di tingkat internasional.

Baca Juga

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

“Sa mau bikin bangga orang tua dan keluarga,” kata Dolvi yang dalam pertemuan ini didampingi Direktur & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma, Direktur Akademi PFA Wolfgang Pikal dan Pelatih Kepala Ardiles Rumbiak.

Senada dengan Dolvi, Jupri Kogoya (15) mengaku motivasi terbesarnya mengikuti Elite Camp ini adalah ingin membanggakan tanah kelahirannya.

“Sa ingin buktikan tong anak- anak Papua juga bisa bermain di Eropa,” katanya.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas saat audiensi mengatakan PTFI mendukung penuh talenta muda sepak bola di PFA untuk terus berprestasi.

PTFI juga membuka akses mereka mengikut berbagai pengalaman bertanding di tingkat nasional dan internasional.

“Pengalaman menimba ilmu di luar negeri tentunya merupakan kebanggaan tersendiri karena akan turut membentuk mental dan kepercayaan diri untuk selalu kompetitif dan pada akhirnya bisa menembus timnas,” kata Tony.

Ia menjelaskan sejak tahun 2022, PTFI mendirikan PFA dengan cita-cita besar yakni membuka peluang seluas-luasnya bagi anak-anak Papua untuk mengembangkan talenta di bidang sepak bola.

“Kami lahir dan besar di Papua serta meraih sukses di Papua. Sukses itu harus kami kembalikan ke masyarakat dan adik-adik semua untuk bisa berkarya untuk Indonesia,” katanya kepada pemain PFA.

Program ini akan berlangsung dari tanggal 12 Februari hingga 9 Maret 2026, para pemain akan menjalani latihan bersama 3 klub, yaitu Fak Austria Wien (Bundesliga 1- Austria) 13-20 Februari, FAC Wien

(Bundesliga 2-Austria) 23-27 Februari, dan FC First Vienna (Bundesliga 2-Austria) 2-6 Maret.

PFA Elite Camp Goes to Austria adalah program Elite Camp edisi ketiga.

Dimana pada Elite Camp edisi pertama Yulius Pigay, Samuel Cundrad dan Peres Tjoe (Peserta PFA angkatan pertama, kelahiran tahun 2009 berhasil masuk ke dalam skuad final tim nasional untuk persiapan Piala Asia U17 2026.

Kini mereka tergabung dalam tim Garuda United yang sedang berkompetisi di EPA U18.

“Dengan pengalaman bertanding di luar negeri, pemain merasakan level sepak bola yang lebih tinggi, membentuk mental pemain, dan meningkatkan kepercayaan diri,” ujar Tony.

“Karena telah mendapatkan bekal dan pengetahuan lebih yang mungkin belum tentu bisa didapatkan pemain muda lainnya,” tambahnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

Pemkab Mimika Genjot Pemerataan Akses Pendidikan, 2027 Anak Wajib TK Sebelum Masuk SD

2 April 2026
Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

Sisir Kios di Oksibil, Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Tim Gabungan Gelar Razia PEKAT

2 April 2026
Disnakkeswan Targetkan Tahun 2025 Populasi Babi di Mimika Capai 6.000 Ekor

Pertamina Pastikan Harga BBM di Papua Stabil, Sabelina: Persediaan di Mimika Mencukupi

2 April 2026
Pemberlakuan WFH ASN, Pemprov Papua Tunggu Aturan Pusat, Internet Masih Menjadi Kendala

Dampak Efisiensi Anggaran, Seluruh Cleaning Service di Lingkungan Pemprov Papua Diberhentikan

2 April 2026
Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

Gubernur Papua Barat: Masyarakat Tidak Perlu Panik, Belanja BBM Sesuai Kebutuhan

2 April 2026
Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

2 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    609 shares
    Bagikan 244 Tweet 152
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Polisi Data 145 Warga Tembagapura yang Melayat Almarhum Junius Magai

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Rawan Penyerangan, Kemenhub Hentikan Operasional 11 Bandara di Papua Raya, Berikut Daftarnya

Rawan Penyerangan, Kemenhub Hentikan Operasional 11 Bandara di Papua Raya, Berikut Daftarnya

Jalan Penghubung Tolikara-Mamberamo Tengah Terputus, Polisi Mendata Terdapat Lima Titik Longsor

Jalan Penghubung Tolikara-Mamberamo Tengah Terputus, Polisi Mendata Terdapat Lima Titik Longsor

Saat Ini KKB Yahukimo Diperkirakan Masih Diperkuat 200 Anggota, Awal 2026 Terjadi 23 Kasus Teror

Saat Ini KKB Yahukimo Diperkirakan Masih Diperkuat 200 Anggota, Awal 2026 Terjadi 23 Kasus Teror

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id