ADVERTISEMENT
Jumat, September 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Realisasi APBD Mimika 2025 Baru Capai 75,73 Persen, Bupati Soroti Dana Hibah OPD

Lambatnya realisasi anggaran turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat, di mana pelaksanaan pekerjaan dan penandatanganan kontrak baru dapat dilakukan setelah pelantikan bupati definitif.

5 Januari 2026
0
Realisasi APBD Mimika 2025 Baru Capai 75,73 Persen, Bupati Soroti Dana Hibah OPD

Bupati Mimika Johannes Rettob. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan, realisasi keuangan Pemerintah Kabupaten Mimika hingga 31 Desember 2025 baru mencapai 75,73 persen dari total APBD sebesar Rp6.337,39 triliun.

Menurut Johannes, masih terdapat sejumlah kewajiban yang seharusnya dapat diselesaikan, termasuk dana hibah sekitar 4 persen yang belum diproses Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

ADVERTISEMENT

“Masih ada dana yang seharusnya bisa kita laksanakan, tetapi tidak diproses. Ini menjadi persoalan yang ke depan harus kita perbaiki bersama,” ujarnya, Senin 5 Januari 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menegaskan pentingnya keterbukaan dan perhatian bersama agar persoalan tersebut tidak terulang di masa mendatang.

Baca Juga

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

Bupati juga menyampaikan bahwa, realisasi fisik pembangunan juga belum mencapai 100 persen dan masih berada di kisaran 80 persen.

“Untuk realisasi keuangan per OPD, laporannya sudah saya terima. Tinggal laporan realisasi fisik dari OPD terkait agar kita bisa mengetahui capaian pastinya. Namun yang jelas, sudah di atas 80 persen,” jelasnya.

Johannes menambahkan bahwa lambatnya realisasi anggaran turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat, di mana pelaksanaan pekerjaan dan penandatanganan kontrak baru dapat dilakukan setelah pelantikan bupati definitif.

“Kami baru dilantik pada 24–25 Maret, sehingga pekerjaan baru berjalan efektif mulai April. Artinya, dari 12 bulan, waktu kerja efektif hanya sekitar tujuh bulan,” katanya.

Ia menilai kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Mimika, tetapi juga dialami oleh banyak daerah lain.

Tahun anggaran sebelumnya bahkan disebut sebagai salah satu tahun terberat akibat berbagai keterbatasan dan dinamika pemerintahan.

“Saya cek di beberapa daerah, hampir semuanya mengalami hal yang sama. Tahun kemarin memang menjadi tahun yang paling berat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

11 September 2026
TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

11 September 2026
Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

11 September 2026
Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

11 September 2026
WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
Next Post
Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

Wilayah Papua Tengah Diprediksi Turun Hujan pada Siang dan Malam Hari

Wilayah Papua Tengah Diprediksi Turun Hujan pada Siang dan Malam Hari

Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Prevalensi Stunting di Papua Mencapai 28,6 Persen, ASABRI dan Polda Papua Laksanakan Program TUNAS

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id