ADVERTISEMENT
Senin, Mei 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Jumlah Pegawai Sembilan Ribu, Bupati Mimika: Terlalu Banyak, Tidak Sebanding Kebutuhan Organisasi

“Setelah kami lakukan profiling, sebenarnya kabupaten ini bisa dikerjakan oleh 500 orang saja. Harusnya bisa, dengan manajemen talenta yang baik”.

20 Desember 2025
0
Bupati Mimika Johannes Rettob Jelaskan Alasan Penundaan Pengukuhan 133 Kepala Kampung

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyoroti membengkaknya jumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Ia menilai jumlah pegawai saat ini tidak sebanding dengan kebutuhan organisasi dan jumlah penduduk di Mimika.

ADVERTISEMENT

Di hadapan pimpinan OPD dam DPRD Mimika, Johannes Rettob mengungkapkan bahwa saat ini total pegawai Pemkab Mimika mencapai sekitar 9.000 orang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jumlah ini terdiri dari kurang lebih 4.000 pegawai P3K dan sisanya Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga

SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

“Dengan jumlah penduduk sekitar 320 ribu jiwa, kalau dihitung-hitung pegawai kita ini terlalu banyak,” ujar Johannes Rettob di kantor Pusat Pemerintahan SP3, Jumat 19 Desember 2025.

Menurutnya, kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja, dan kebutuhan sumber daya manusia melalui proses profiling pegawai.

Dari hasil evaluasi awal, ia menilai bahwa roda pemerintahan Kabupaten Mimika sejatinya dapat berjalan jauh lebih efisien.

“Setelah kami lakukan profiling, sebenarnya kabupaten ini bisa dikerjakan oleh 500 orang saja. Harusnya bisa, dengan manajemen talenta yang baik,” tegasnya.

Bupati menekankan bahwa ke depan pemerintah tidak lagi berfokus pada kuantitas pegawai, melainkan kualitas.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Mimika membutuhkan aparatur yang benar-benar profesional, memiliki dedikasi, integritas, serta kompetensi yang memadai untuk menjalankan tugas pemerintahan.

“Tidak perlu banyak-banyak orang. Kita butuh orang-orang yang betul-betul profesional, punya dedikasi, punya integritas, dan mampu menjalankan tugas dengan baik,” katanya.

Meski demikian, Johannes Rettob mengingatkan seluruh pegawai yang saat ini sudah berada dalam sistem pemerintahan agar tetap bekerja maksimal dan bertanggung jawab.

“Karena kondisi ini, kalian semua harus kerja baik-baik,” pungkasnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Mimika tengah bersiap melakukan penataan serius terhadap birokrasi, dengan menitikberatkan pada efisiensi, kinerja, dan kualitas aparatur sipil negara. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

18 Mei 2026
YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

18 Mei 2026
Cegah Perang Suku: Kemendagri Dorong Penyusunan Raperdasus dan Raperdasi, Kewenangan MRP

Cegah Perang Suku: Kemendagri Dorong Penyusunan Raperdasus dan Raperdasi, Kewenangan MRP

18 Mei 2026
Serapan APBD Mimika Minim: Wabup Emanuel Tegur Pimpinan OPD Segera Eksekusi Program Kerja

Serapan APBD Mimika Masih 11,38 Persen, Marthen Mallisa Akui Realisasi Anggaran Lambat

18 Mei 2026
Serapan APBD Mimika Masih 11,38 Persen, Marthen Mallisa Akui Realisasi Anggaran Lambat

Serapan APBD Mimika Minim: Wabup Emanuel Tegur Pimpinan OPD Segera Eksekusi Program Kerja

18 Mei 2026
Wilayah Tenggara Boven Digoel Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

Wilayah Tenggara Boven Digoel Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

18 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    967 shares
    Bagikan 387 Tweet 242
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Tujuh Mantan Kombatan TPNPB-OPM Sinak Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Tujuh Mantan Kombatan TPNPB-OPM Sinak Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Jelang Nataru, Ongkos Transportasi Nabire- Mapia Barat Tembus Rp4 Juta, ke Mapia Tengah Rp3 Juta

Jelang Nataru, Ongkos Transportasi Nabire- Mapia Barat Tembus Rp4 Juta, ke Mapia Tengah Rp3 Juta

Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id