ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Jumlah Pegawai Sembilan Ribu, Bupati Mimika: Terlalu Banyak, Tidak Sebanding Kebutuhan Organisasi

“Setelah kami lakukan profiling, sebenarnya kabupaten ini bisa dikerjakan oleh 500 orang saja. Harusnya bisa, dengan manajemen talenta yang baik”.

20 Desember 2025
0
Bupati Mimika Johannes Rettob Jelaskan Alasan Penundaan Pengukuhan 133 Kepala Kampung

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (foto:Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyoroti membengkaknya jumlah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Ia menilai jumlah pegawai saat ini tidak sebanding dengan kebutuhan organisasi dan jumlah penduduk di Mimika.

ADVERTISEMENT

Di hadapan pimpinan OPD dam DPRD Mimika, Johannes Rettob mengungkapkan bahwa saat ini total pegawai Pemkab Mimika mencapai sekitar 9.000 orang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jumlah ini terdiri dari kurang lebih 4.000 pegawai P3K dan sisanya Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

“Dengan jumlah penduduk sekitar 320 ribu jiwa, kalau dihitung-hitung pegawai kita ini terlalu banyak,” ujar Johannes Rettob di kantor Pusat Pemerintahan SP3, Jumat 19 Desember 2025.

Menurutnya, kondisi tersebut mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja, dan kebutuhan sumber daya manusia melalui proses profiling pegawai.

Dari hasil evaluasi awal, ia menilai bahwa roda pemerintahan Kabupaten Mimika sejatinya dapat berjalan jauh lebih efisien.

“Setelah kami lakukan profiling, sebenarnya kabupaten ini bisa dikerjakan oleh 500 orang saja. Harusnya bisa, dengan manajemen talenta yang baik,” tegasnya.

Bupati menekankan bahwa ke depan pemerintah tidak lagi berfokus pada kuantitas pegawai, melainkan kualitas.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Mimika membutuhkan aparatur yang benar-benar profesional, memiliki dedikasi, integritas, serta kompetensi yang memadai untuk menjalankan tugas pemerintahan.

“Tidak perlu banyak-banyak orang. Kita butuh orang-orang yang betul-betul profesional, punya dedikasi, punya integritas, dan mampu menjalankan tugas dengan baik,” katanya.

Meski demikian, Johannes Rettob mengingatkan seluruh pegawai yang saat ini sudah berada dalam sistem pemerintahan agar tetap bekerja maksimal dan bertanggung jawab.

“Karena kondisi ini, kalian semua harus kerja baik-baik,” pungkasnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Mimika tengah bersiap melakukan penataan serius terhadap birokrasi, dengan menitikberatkan pada efisiensi, kinerja, dan kualitas aparatur sipil negara. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Tujuh Mantan Kombatan TPNPB-OPM Sinak Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Tujuh Mantan Kombatan TPNPB-OPM Sinak Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Jelang Nataru, Ongkos Transportasi Nabire- Mapia Barat Tembus Rp4 Juta, ke Mapia Tengah Rp3 Juta

Jelang Nataru, Ongkos Transportasi Nabire- Mapia Barat Tembus Rp4 Juta, ke Mapia Tengah Rp3 Juta

Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Polwan Cantik Ini Kini Menjabat Wakapolda Papua Barat

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id