PUNCAK, Koranpapua.id- Suasana menyambut Natal, moment rohani kedatangan Sang Juru Selamat Yesus Kristus, kini sudah terasa di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.
Personel TNI yang berdinas di wilayah itu bersama warga Sinak terus mempererat persaudaraan menjelang tanggal kelahiran Yesus tanggal 25 Desember dan Tahun Baru 2026.
Di moment sukacita ini, Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri 142/Khatulistiwa (Yonif 142/KJ) Pos Sinak tak tinggal diam.
Para personel berbaur mesra dengan masyarakat setempat dalam kegiatan gotong royong.
Mereka bersama-sama membersihkan lingkungan serta mempersiapkan berbagai sarana pendukung demi kelancaran ibadah dan kemeriahan Natal, pada Senin 15 Desember 2025.
Sejak mentari pagi menyapa, prajurit TNI dan warga Sinak terlihat bekerja berdampingan. Tak hanya merapikan area sekitar pos, mereka juga aktif membantu berbagai kebutuhan masyarakat.
Sama-sama menciptakan suasana penuh canda dan keakraban. Ini adalah bukti nyata ikatan emosional yang kuat terjalin antara Satgas dan warga, terukir di lanskap sejuk pegunungan Papua.
Mengutip Indonesiasatu.co.id, Komandan Pos Sinak, Kapten Inf Redha, dengan tegas menyatakan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan manifestasi otentik dari kemanunggalan TNI dan rakyat.
Lebih dari itu, ini adalah bentuk penghormatan tulus terhadap nilai-nilai keagamaan yang begitu dijunjung tinggi oleh masyarakat Papua.
“Kami hadir di sini bukan semata-mata untuk menjaga keamanan, melainkan untuk benar-benar menyatu dengan denyut nadi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
“Natal adalah momen suci penuh kasih dan damai, dan kami bertekad agar perayaan ini dapat dirasakan oleh semua, dalam suasana sukacita dan kebersamaan yang utuh, ” ungkap Kapten Redha.
Alunan apresiasi pun mengalir deras dari masyarakat Sinak. Salah seorang tokoh warga, dengan mata berbinar, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kontribusi prajurit TNI yang terlibat langsung dalam persiapan Natal.
“Kehadiran bapak-bapak TNI membuat kami merasa sungguh diperhatikan dan tidak merasa sendirian dalam persiapan ini. Mereka bekerja bersama kami, layaknya sebuah keluarga besar,” ungkapnya.
“Hal ini sungguh membuat suasana Natal terasa jauh lebih hangat dan penuh kedamaian, ” tuturnya tulus.
Kegiatan sederhana namun penuh makna ini tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi yang terpenting adalah mempererat tali persatuan dan menumbuhkan rasa saling percaya antara TNI dan masyarakat.
Di tengah tantangan geografis wilayah pegunungan, kebersamaan ini menjelma menjadi simbol harapan yang kuat untuk Papua yang damai, aman, dan senantiasa dipenuhi kasih.
Melalui langkah-langkah nyata seperti ini, Satgas Yonif 142/KJ kembali menegaskan komitmen tak tergoyahkan untuk terus hadir di tengah masyarakat Papua.
Mereka hadir untuk menjaga keamanan, merawat ikatan persaudaraan, dan menyemai semangat damai dalam setiap momen kehidupan yang dirayakan. (Redaksi)










