ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

“Kementerian Agama adalah rumah bersama seluruh umat beragama. Kementerian Agama bukan milik satu agama. Menteri Agama bukan menteri satu agama. Semua agama harus dilibatkan dan duduk bersama”.

15 Desember 2025
0
Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat Seminar Natal Nasional dan Moderasi Beragama yang diselenggarakan Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia Provinsi Papua Barat Daya, Sorong, Sabtu 13 Desember 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG- Koranpapua.id- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan fondasi utama dalam pembangunan bangsa.

Hal ini disampaikannya saat membuka Seminar Natal Nasional dan Moderasi Beragama yang diselenggarakan Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Provinsi Papua Barat Daya (PBD), di Sorong pada Sabtu 13 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

Menurut Menag kemajuan ekonomi dan pembangunan fisik tidak akan bermakna tanpa kedamaian dan persatuan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir dalam kegiatan itu, Jeane Marie Tulung (Dirjen Bimas Kristen), Elisa Kambu (Gubernur PBD), Luksen Jems Mayor (Plt. Kakanwil Kemenag PBD) dan para tokoh agama di wilayah itu.

Baca Juga

Dua Pelajar Tewas dengan Luka di Leher, Polisi Buru Pelaku

Kebakaran Mengancam Runway Bandara Aminggaru Ilaga, Pasgat dan Warga Bergotong Royong Padamkan Api

Pada kesempatan itu, Menag menyampaikan pengalamannya menghadiri pertemuan lintas agama di Vatikan beberapa waktu lalu.

Dari sejumlah deklarasi yang dihasilkan, Deklarasi Vatikan–Istiqlal menjadi salah satu yang pertama ditindaklanjuti karena menekankan penghentian dehumanisasi dan penguatan nilai kemanusiaan.

“Sudah saatnya bahasa agama menyatukan kemanusiaan. Tanpa agama, manusia tidak mungkin memanusiakan dirinya sendiri,” jelasnya.

Selain itu, Menag mengatakan, sejak awal menjabat Kementerian Agama mendorong penguatan dua gagasan utama, yakni Ekoteologi dan Kurikulum Cinta.

Keduanya sebagai pendekatan pembangunan kehidupan keagamaan yang berorientasi pada kemanusiaan dan keberlanjutan.

“Kita harus punya rasa dalam mengelola alam. Pelestarian lingkungan tidak boleh berpikir jangka pendek, tetapi harus memperhatikan masa depan,” ujarnya.

“Mari kita wariskan bumi yang indah untuk anak cucu kita. Inilah yang kami sebut Ekoteologi,” ajaknya.

Selain peran agama dalam pelestarian lingkungan Menag menekankan tentang peran agama dalam pengendalian dampak kecanggihan teknologi, termasuk kecerdasan buatan.

“Kecanggihan teknologi tanpa dasar moral agama dapat mengancam dehumanisasi. Karena itu, nilai-nilai agama harus menjadi tuntunan dalam perkembangan teknologi,” katanya.

Dalam konteks moderasi beragama, Menag menegaskan bahwa perbedaan keyakinan merupakan realitas yang harus dihormati.

“Kalau di sana Abraham, di sini Ibrahim. Jangan memaksakan yang berbeda menjadi sama, dan jangan pula memaksakan yang sama menjadi berbeda. Mari tetap berjalan bersama di tengah perbedaan,” ujar Menag.

Menag juga menegaskan bahwa Kementerian Agama adalah rumah bersama seluruh umat beragama.

“Kementerian Agama bukan milik satu agama. Menteri Agama bukan menteri satu agama. Semua agama harus dilibatkan dan duduk bersama,” katanya.

Ke depan, Menag berharap rumah ibadah dapat berfungsi sebagai pusat kemanusiaan yang terbuka bagi semua.

“Saya ingin rumah ibadah menjadi rumah besar bagi kemanusiaan. Saat mudik Lebaran maupun Natal, rumah ibadah bisa difungsikan sebagai posko kemanusiaan,” pungkasnya.

“Rumah ibadah adalah rumah kemanusiaan. Tamunya Katedral adalah tamunya Istiqlal, demikian sebaliknya,” tambah Menag.

Seminar Natal Nasional dan Moderasi Beragama ini diharapkan memperkuat peran tokoh agama dalam menjaga kerukunan, merawat lingkungan, serta membangun peradaban bangsa yang berlandaskan nilai agama dan kemanusiaan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Dua Pelajar Tewas dengan Luka di Leher, Polisi Buru Pelaku

31 Agustus 2026
Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Kebakaran Mengancam Runway Bandara Aminggaru Ilaga, Pasgat dan Warga Bergotong Royong Padamkan Api

31 Agustus 2026
Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

Danyon 472 Satgas Pasgat Kunjungi Bandara Tigiles Sinak, Pastikan Kesiapan Personel

31 Agustus 2026
HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

HUT HIMPAUDI ke-21, 100 Guru PAUD di Mimika Dilatih Pertolongan Pertama

30 Agustus 2026
Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

30 Agustus 2026
APELCAMI Desak Pemkab Mimika Evaluasi Outsourcing: “Kami Bukan Minta Belas Kasihan”

APELCAMI Desak Pemkab Mimika Evaluasi Outsourcing: “Kami Bukan Minta Belas Kasihan”

30 Agustus 2026

POPULER

  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    619 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

Damai Natal di Distrik Sinak-Puncak, TNI dan Warga Erat Bersatu dalam Kasih Persaudaraan

Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

Satgas Korpasgat Perkuat Keamanan di Bandara Mulia Jelang Nataru

Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

Ratusan Pelajar SMP di Mimika Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba dan Tes Urine

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id