ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

“Kementerian Agama adalah rumah bersama seluruh umat beragama. Kementerian Agama bukan milik satu agama. Menteri Agama bukan menteri satu agama. Semua agama harus dilibatkan dan duduk bersama”.

15 Desember 2025
0
Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat Seminar Natal Nasional dan Moderasi Beragama yang diselenggarakan Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia Provinsi Papua Barat Daya, Sorong, Sabtu 13 Desember 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

SORONG- Koranpapua.id- Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan fondasi utama dalam pembangunan bangsa.

Hal ini disampaikannya saat membuka Seminar Natal Nasional dan Moderasi Beragama yang diselenggarakan Majelis Daerah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Provinsi Papua Barat Daya (PBD), di Sorong pada Sabtu 13 Desember 2025.

Menurut Menag kemajuan ekonomi dan pembangunan fisik tidak akan bermakna tanpa kedamaian dan persatuan.

Hadir dalam kegiatan itu, Jeane Marie Tulung (Dirjen Bimas Kristen), Elisa Kambu (Gubernur PBD), Luksen Jems Mayor (Plt. Kakanwil Kemenag PBD) dan para tokoh agama di wilayah itu.

Baca Juga

Monev Puskesmas Wakia, Dinkes Mimika Bahas Capaian dan Kendala Program

Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

Pada kesempatan itu, Menag menyampaikan pengalamannya menghadiri pertemuan lintas agama di Vatikan beberapa waktu lalu.

Dari sejumlah deklarasi yang dihasilkan, Deklarasi Vatikan–Istiqlal menjadi salah satu yang pertama ditindaklanjuti karena menekankan penghentian dehumanisasi dan penguatan nilai kemanusiaan.

“Sudah saatnya bahasa agama menyatukan kemanusiaan. Tanpa agama, manusia tidak mungkin memanusiakan dirinya sendiri,” jelasnya.

Selain itu, Menag mengatakan, sejak awal menjabat Kementerian Agama mendorong penguatan dua gagasan utama, yakni Ekoteologi dan Kurikulum Cinta.

Keduanya sebagai pendekatan pembangunan kehidupan keagamaan yang berorientasi pada kemanusiaan dan keberlanjutan.

“Kita harus punya rasa dalam mengelola alam. Pelestarian lingkungan tidak boleh berpikir jangka pendek, tetapi harus memperhatikan masa depan,” ujarnya.

“Mari kita wariskan bumi yang indah untuk anak cucu kita. Inilah yang kami sebut Ekoteologi,” ajaknya.

Selain peran agama dalam pelestarian lingkungan Menag menekankan tentang peran agama dalam pengendalian dampak kecanggihan teknologi, termasuk kecerdasan buatan.

“Kecanggihan teknologi tanpa dasar moral agama dapat mengancam dehumanisasi. Karena itu, nilai-nilai agama harus menjadi tuntunan dalam perkembangan teknologi,” katanya.

Dalam konteks moderasi beragama, Menag menegaskan bahwa perbedaan keyakinan merupakan realitas yang harus dihormati.

“Kalau di sana Abraham, di sini Ibrahim. Jangan memaksakan yang berbeda menjadi sama, dan jangan pula memaksakan yang sama menjadi berbeda. Mari tetap berjalan bersama di tengah perbedaan,” ujar Menag.

Menag juga menegaskan bahwa Kementerian Agama adalah rumah bersama seluruh umat beragama.

“Kementerian Agama bukan milik satu agama. Menteri Agama bukan menteri satu agama. Semua agama harus dilibatkan dan duduk bersama,” katanya.

Ke depan, Menag berharap rumah ibadah dapat berfungsi sebagai pusat kemanusiaan yang terbuka bagi semua.

“Saya ingin rumah ibadah menjadi rumah besar bagi kemanusiaan. Saat mudik Lebaran maupun Natal, rumah ibadah bisa difungsikan sebagai posko kemanusiaan,” pungkasnya.

“Rumah ibadah adalah rumah kemanusiaan. Tamunya Katedral adalah tamunya Istiqlal, demikian sebaliknya,” tambah Menag.

Seminar Natal Nasional dan Moderasi Beragama ini diharapkan memperkuat peran tokoh agama dalam menjaga kerukunan, merawat lingkungan, serta membangun peradaban bangsa yang berlandaskan nilai agama dan kemanusiaan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinkes Mimika Evaluasi Pelayanan Puskesmas Atuka, Dorong Peningkatan Mutu Layanan

Dinkes Mimika Evaluasi Pelayanan Puskesmas Atuka, Dorong Peningkatan Mutu Layanan

15 Oktober 2026
Polisi Amankan Dua Pria, Satu Tersangka Kasus Amunisi Ilegal di Jayapura

Polisi Amankan Dua Pria, Satu Tersangka Kasus Amunisi Ilegal di Jayapura

15 Oktober 2026
Sempat Hilang, 10 Pejabat dan Legislator Fakfak Selamat usai Speedboat Bocor di Laut Sorong

Sempat Hilang, 10 Pejabat dan Legislator Fakfak Selamat usai Speedboat Bocor di Laut Sorong

15 Oktober 2026
BRIN Petakan Komoditas Unggulan Mimika untuk Kembangkan Ekonomi di Luar Tambang

BRIN Petakan Komoditas Unggulan Mimika untuk Kembangkan Ekonomi di Luar Tambang

15 Oktober 2026
BRIDA Mimika Petakan Komoditas Unggulan di Tiga Distrik untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

BRIDA Mimika Petakan Komoditas Unggulan di Tiga Distrik untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

15 Oktober 2026
Pangkogabwilhan III Kunjungi Sekolah Rakyat Mimika, Motivasi Siswa Raih Cita-cita

Pangkogabwilhan III Kunjungi Sekolah Rakyat Mimika, Motivasi Siswa Raih Cita-cita

15 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    799 shares
    Bagikan 320 Tweet 200
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

    516 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

Damai Natal di Distrik Sinak-Puncak, TNI dan Warga Erat Bersatu dalam Kasih Persaudaraan

Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

Satgas Korpasgat Perkuat Keamanan di Bandara Mulia Jelang Nataru

Seminar Natal Nasional GPdI se- Provinsi PBD, Menag: di sana Abraham, di sini Ibrahim, Jangan Memaksakan yang Berbeda

Ratusan Pelajar SMP di Mimika Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba dan Tes Urine

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id